KAMI MENGUNDANG PARA FISIKAWAN DAN PEMERHATI FISIKA UNTUK BERGABUNG DALAM FORUM KOMUNIKASI INI

Login

Lupa password?

Real Time Clock


JADWAL SHOLAT
HARI INI
SELURUH WILAYAH INDONESIA





ARAHKAN POINTER KE JAM
UNTUK MELIHAT TANGGAL

May 2012

MonTueWedThuFriSatSun
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031   

Calendar Calendar

Navigasi


E-MAIL FISIKA
daftar dan periksa disini !!
provided and suppoted by :
powered by :


 Beranda
 Blog
 Portal
 Forum

 Group Mailing List FI :
 Fisika Indonesia

 Situs HFI :
 Himpunan Fisika Indonesia

 Fisika Net Indonesia

 Kalender
 Lacak
 Galeri
 FAQ
 Group
 Anggota
 Profil
 Pesan Pribadi

 Panduan Warna

 Kotak Surat :
 Physics
 Google
 Yahoo!
 Live
 MSN
 HotMail
 AOL



[ click to toggle ]



[ click to toggle ]



[ click to toggle ]



[ click to toggle ]


Latest topics

» INFOTEK: Pesawat Mampu Terbang Non-Stop
Sat Oct 01, 2011 4:24 pm by Achmad Firwany

» NUKLIR: Penemuan Partikel Lebih Cepat daripada Cahaya
Sat Oct 01, 2011 4:20 pm by Achmad Firwany

» DINAMIK: Memahami Kedudukan Fisika Kuantum
Sat Oct 01, 2011 4:15 pm by Achmad Firwany

» DINAMIK: Konversi dan Konservasi Energi
Sat Oct 01, 2011 4:11 pm by Achmad Firwany

» PLANETOS: Dijual, Tanah di Planet Serupa Bumi
Tue Jan 11, 2011 2:56 pm by Achmad Firwany

» PARTIKEL: Target Sains 2011: Temukan 'Partikel Tuhan'
Tue Jan 11, 2011 2:48 pm by Achmad Firwany

» PLANETOS: Jumlah Planet di Tata Surya Akan Berkurang
Tue Jan 11, 2011 2:42 pm by Achmad Firwany

» PLANETOS: Jumlah Planet di Tata Surya Akan Berkurang
Tue Jan 11, 2011 2:39 pm by Achmad Firwany

» PLANETOS: Jumlah Planet di Tata Surya Akan Berkurang
Tue Jan 11, 2011 2:39 pm by Achmad Firwany

» ASTROS: R136a1 - Bintang Terbesar SejagatRaya
Tue Jan 11, 2011 2:36 pm by Achmad Firwany

» PLANETOS: Atmosfir Pluto Terbalik Dibanding Bumi
Tue Jan 11, 2011 2:30 pm by Achmad Firwany

» PLANETOS: Peneliti Temukan Planet Bertabur Berlian
Tue Jan 11, 2011 2:28 pm by Achmad Firwany

» MATH: Prefiks Metrik Vs Digital
Mon Jan 10, 2011 2:57 pm by Achmad Firwany

» MEDIK: Spektrum Frekuensi Gelombang Otak Manusia
Mon Jan 10, 2011 12:37 pm by Achmad Firwany

» HELIOS: Letusan Bintik Matahari Ancam Bumi
Mon Jan 10, 2011 11:17 am by Achmad Firwany

» IPTEK: Amerika Bangun MegaProyek Matahari Buatan
Mon Jan 10, 2011 11:10 am by Achmad Firwany

» KOSMOS: Bayi Lubang Hitam Ini Bisa Melahap Bumi
Mon Jan 10, 2011 10:53 am by Achmad Firwany

» KOSMOS: Bibit Kehidupan Bumi dari Luar Angkasa?
Mon Jan 10, 2011 10:51 am by Achmad Firwany

» KOSMOS: Alam Semesta Berkembang dari Cairan
Tue Dec 28, 2010 10:39 am by Achmad Firwany

» KOSMOS: Astronom Amatir Abadikan Hantaman Benda Asing Terhadap Jupiter
Fri Aug 27, 2010 1:49 am by Achmad Firwany

» KOSMOS: Stephen Hawking: tak Mau Punah, Manusia Harus Mencari Planet Lain
Fri Aug 27, 2010 1:33 am by Achmad Firwany

» WEBINFO: E-mail Fisika
Sun Aug 22, 2010 5:40 pm by TESQSCAPE

» INTRO: TESQSCAPE
Sun Aug 22, 2010 5:32 pm by TESQSCAPE

» KOSMOS: Peneliti Yakin Bumi Kiamat Tiap 27 Juta Tahun
Sun Jul 18, 2010 12:13 pm by Achmad Firwany

» NUKLIR: PII Rekomendasikan Penerapan Energi Nuklir
Tue Jun 15, 2010 6:35 pm by Admin

» KOSMO: Kandungan Air di Bulan Ternyata Lebih Banyak dari Perkiraan
Tue Jun 15, 2010 6:21 pm by Admin

» INFO: Lukman Hakim Dilantik Jadi Kepala LIPI
Tue Jun 15, 2010 6:13 pm by Admin

» KOSMO: Patung Berusia 200.000 Tahun Ditemukan Di Bulan
Sun Jun 13, 2010 12:06 pm by Achmad Firwany

» MATERIAL: Kristal Cair
Sat May 01, 2010 9:34 am by Achmad Firwany

» PARTIKEL: Mencari Partikel Antimateri Hingga Antariksa
Sat May 01, 2010 9:23 am by Achmad Firwany

» METEOR: Ledakan Meteorit Langka dan Acak
Sat May 01, 2010 8:31 am by Admin

» NUKLIR: BATAN: Chernobyl Bukan Alasan Tolak PLTN
Sat May 01, 2010 8:14 am by Admin

» NUKLIR: BATAN: Indonesia Baru Memiliki PLTN 2018-2020
Sat May 01, 2010 7:28 am by Admin

» INFOTEK: Terapkan 42 Mbps, Indonesia Terdepan di Asia
Wed Apr 28, 2010 3:59 am by Admin

» INFOTEK: Indonesia Konsisten Perhatikan Keselamatan Nuklir
Wed Apr 28, 2010 3:49 am by Admin

» INFOTEK: Eropa Bangun Teleskop Terbesar Dunia di Chile
Wed Apr 28, 2010 3:45 am by Admin

» KOSMOS: Anda Bukan Apa-Apa ...
Fri Apr 23, 2010 6:04 pm by Achmad Firwany

» ASTRO: Foto Pertama "Mikroskop" Matahari
Fri Apr 23, 2010 5:19 pm by Achmad Firwany

» OPTO: LASER: Light Amplification by Stimulation of Emission of Radiation
Thu Apr 22, 2010 10:31 am by Achmad Firwany

» ASTRO: LAPAN: Badai Matahari 2012 Bukan Kiamat
Thu Apr 22, 2010 10:23 am by Achmad Firwany

» LENSA: Dibalik Kemerdekaan RI - 17 Agustus 1945
Thu Apr 22, 2010 10:18 am by Achmad Firwany

» KOSMOS: Penetapan Kecepatan Cahaya
Thu Apr 22, 2010 10:01 am by Achmad Firwany

» ASTRO: Kerumitan Perhitungan Saat: Hari - Bulan - Tahun
Tue Apr 20, 2010 6:03 pm by Achmad Firwany

» KOSMOS: Kita Senantiasa Berpindah dalam Ruang dan Waktu
Tue Apr 20, 2010 5:30 pm by Achmad Firwany

» KOSMOS: Kelajuan Ekstrim: Lebih Laju daripada Cahaya
Tue Apr 20, 2010 4:54 pm by Achmad Firwany

» INTERMEZO: Proyek Antariksa Indonesia ...
Tue Apr 20, 2010 9:12 am by Achmad Firwany

» ASTRO: Sistem Kalender Bumi: 20102 Qiamat? Kalkulasi Manusia Tak Pernah Bisa Presisi!
Tue Apr 20, 2010 8:44 am by Achmad Firwany

» ASTRO: Penjelasan IpTek Tentang Isue HuruHara 2012
Tue Apr 20, 2010 8:13 am by Achmad Firwany

» ASTRO: Sebelas Planet dalam Tata Surya Kita?
Tue Apr 20, 2010 8:00 am by Achmad Firwany

» KEMO: Dinding Antara Dua Laut di Giblatar dan Sungai BawahLaut di Meksiko
Tue Apr 20, 2010 7:48 am by Achmad Firwany

» INFOTEK: Senjata BelaDiri Kejutan-Listrik Tegangan-Tinggi Berbentuk PonSel
Tue Apr 20, 2010 7:37 am by Admin

» INFOTEK: Senjata Api Pembunuh Berbentuk PonSel
Tue Apr 20, 2010 6:49 am by Admin

» INFOTEK: Lensa Tembus-Pandang
Tue Apr 20, 2010 5:30 am by Achmad Firwany

» OPTO: Sains dan Teknologi Lensa Tembus Pandang
Tue Apr 20, 2010 3:49 am by Achmad Firwany

» BIO: Spektrum Frekuensi Gelombang Otak Manusia
Tue Apr 20, 2010 3:01 am by Achmad Firwany

» PSI: Menguak Kemampuan PSI | ESP
Tue Apr 20, 2010 2:52 am by Achmad Firwany

» ESAI: Orang Bodoh VS Orang Pintar
Tue Apr 20, 2010 2:24 am by Achmad Firwany

» NICE VIDEO: Black Hole: Jangan Tamak ... Jangan Serakah
Tue Apr 20, 2010 2:20 am by Achmad Firwany

» NICE VIDEO: Reach: Jadilah DiriMu Sendiri
Tue Apr 20, 2010 2:18 am by Achmad Firwany

» NICE VIDEO: Voodoo: Kejahatan Anda Akan Balik Kepada Anda
Tue Apr 20, 2010 2:15 am by Achmad Firwany

» PHOTO: Warna. Properti dan Atribut
Tue Apr 20, 2010 2:08 am by Achmad Firwany

» MIKROTEK: Kenali Kartu Plastik Pengganti Uang Anda
Tue Apr 20, 2010 1:35 am by Achmad Firwany

» LENSA: Nomor Anda Berapa?
Tue Apr 20, 2010 1:18 am by Achmad Firwany

» GEO: Biang Gempa-Bumi dan Tsunami
Tue Apr 20, 2010 12:57 am by Achmad Firwany

» MATERIAL: Logam Makin Keras dan Lentur
Mon Apr 19, 2010 5:35 pm by Achmad Firwany

» KOSMOS: Rahasia Kosmik Sang Air: Fenomena Natural dan SupraNatural
Mon Apr 19, 2010 11:25 am by Achmad Firwany

» ASTRO: Bintang Neutron, Supernova dan Lubang Hitam
Mon Apr 19, 2010 9:36 am by Achmad Firwany

» TEKNO: Bill Gates dan Toshiba akan Bangun Reaktor Nuklir
Mon Apr 12, 2010 5:18 am by Admin

» ASTRO: Pelacakan Ledakan Bintang Raksasa SuperNova
Fri Apr 09, 2010 7:34 am by Achmad Firwany

» KOSMOS: Asteroid Raksasa Penyebab Kepunahan Dinosaurus
Fri Apr 09, 2010 6:15 am by Admin

» MATERIAL: MetaMaterial Memungkinkan Anda Menghilang dari Pandangan
Fri Apr 09, 2010 4:06 am by Admin

» GEO: Hipotesis Gaia: Bumi Yang Hidup Dan Bernafas
Fri Apr 09, 2010 3:54 am by Admin

» KOSMOS: Jarak Antara Bumi dan Bulan Makin Hari Makin Jauh dan Hari Makin Panjang
Fri Apr 09, 2010 3:49 am by Admin

» FORUM: Administrator: Salam Kenal
Fri Apr 09, 2010 3:36 am by Admin

» TUTORIAL: Memuat Citra KompuGrafik: Foto | Gambar di Forum ini
Fri Apr 09, 2010 3:23 am by Admin

» TEST: Menampilkan Klip Video
Fri Apr 09, 2010 3:10 am by Admin

» TEST: Menampilkan Klip Audio
Fri Apr 09, 2010 2:59 am by Admin

» TEST: Menampilkan Citra Grafiks: Foto Atau Gambar
Fri Apr 09, 2010 2:32 am by Admin

» TEST: Membuat Tabulasi
Thu Apr 08, 2010 7:06 pm by Admin

» TEST: Membuat Daftar
Thu Apr 08, 2010 7:02 pm by Admin

» TEST: 1 ... 2 ... 3 ...
Thu Apr 08, 2010 7:00 pm by Admin

» FORUM: Pertanyaan Tak Akan Dijawab oleh Administrator
Thu Apr 08, 2010 6:49 pm by Admin

» FORUM: Tata Tertib
Thu Apr 08, 2010 6:46 pm by Admin

» FORUM: Etika
Thu Apr 08, 2010 6:42 pm by Admin

» FORUM: Ketentuan dan Kebijakan Administrator Forum
Thu Apr 08, 2010 6:35 pm by Admin

» FORUM: Selamat Datang
Thu Apr 08, 2010 6:15 pm by Admin

» FORUM: Undangan Untuk Para Pemerhati Fisika
Thu Apr 08, 2010 6:11 pm by Admin

» KOSMOS: Semesta Kita Ternyata Hologram Raksasa
Mon Feb 22, 2010 8:48 am by Admin

» WTA: Image To Seg-Y
Tue Feb 09, 2010 8:00 pm by hendraparley

» EPILOG: The Physics Philosophy
Tue Aug 18, 2009 8:55 am by Admin

Yahoo! Group Mailing List
Fisika Indonesia

User Yang Sedang Online

Total 4 uses online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 4 Tamu :: 1 Bot

Tidak ada


[ View the whole list ]


User online terbanyak adalah 22 pada Fri May 07, 2010 9:18 am

Statistics

Total 256 kiriman artikel dari user in 92 subjects

Total 22 user terdaftar

User terdaftar terakhir adalah baaaaaaapi

FISIKA-NET

Internet Banking


[ click to toggle ]


Ditemukan 197 data yang cocok

INFOTEK: Pesawat Mampu Terbang Non-Stop - Sat Oct 01, 2011 4:24 pm


PESAWAT MAMPU TERBANG NON-STOP


Pesawat Canggih Ini Mampu Terbang Tanpa Henti. Terinspirasi dari burung Godwit, yang mampu terbang ribuan kilometer, tanpa makan.


KAMIS, 29 SEPTEMBER 2011, 15:09 WIB | Elin Yunita Kristanti





Lockheed Stratoliner (Daily Mail)


VIVAnews



Para ilmuwan Lockheed mengambil inspirasi dari alam untuk membuat desain pesawat masa depan yang canggih: mampu terbang tanpa henti, dengan bahan bakar yang ramah lingkungan. Namanya: Lockheed Stratoliner.

Seekor burung Godwit yang menyumbang ide. Burung berekor batang itu adalah pemegang rekor dunia, dalam kategori terbang tanpa henti. Bahkan, spesies burung Australia itu diketahui mampu terbang sampai Alaska, tanpa berhenti makan, menempuh jarak menakjubkan, 7.256 mil atau sekitar 11.677 kilometer.

Takjub dengan kemampuan burung itu, desainer William Black mengambil sayapnya sebagai inspirasi -- untuk membuat sebuah jet 'tanpa emisi' menjadi konsep Lockheed Stratoliner. Pesawat ini akan menggunakan sayap seperti burung, yang berfungsi meningkatkan daya angkat.

Idenya adalah sebuah jet yang dapat terbang ke mana saja di Bumi - tanpa memancarkan polusi apapun. Bahan bakarnya menggunakan hidrogen.

Jalan masih panjang untuk mewujudkan mimpi itu. Selama ini, bahan bakar hidrogen baru diuji coba pada pesawat kecil.

Konsep yang dibuat Black mengilustrasikan, pesawat tanpa emisi yang bisa terbang ke mana pun di seluruh dunia -- mengunakan daya angkat aerodinamis ekstrem, untuk mencapai ketinggian di mana tekanan udara berkurang. Sehingga, pesawat bisa melayang seperti burung.

Laman milik Black, sang desainer, di Yanko Design mengatakan, "sayap berukuran besar menghasilkan energi pengangkatan dalam jumlah besar dan memungkinkan pesawat terbang di ketinggian." Jet ini menggunakan empat mesin Cryogenic Hydrogen Turbofan yang tidak mengakibatkan emisi dan bisa menyimpan bahan bakar. (eh)









• VIVAnews


http://teknologi.vivanews.com/news/read/251255-pesawat-canggih-ini-mampu-terbang-tanpa-henti





NUKLIR: Penemuan Partikel Lebih Cepat daripada Cahaya - Sat Oct 01, 2011 4:20 pm


PENEMUAN PARTIKEL LEBIH CEPAT DARIPADA CAHAYA


Partikel Ini Bergerak Lebih Cepat dari Cahaya


Tri Wahono | Kamis, 29 September 2011 | 01:06 WIB







KOMPAS.com — Para fisikawan di Laboratorium Organisasi Eropa untuk Riset Nuklir (CERN) di Geneva, Swiss, Jumat (23/9/2011) waktu setempat, mengumumkan keberhasilan mereka menemukan keberadaan partikel yang bisa bergerak lebih cepat daripada kecepatan cahaya.


Partikel yang disebut sebagai neutrino ini memiliki kecepatan 20 per 1 juta di atas kecepatan cahaya. Berdasarkan teori relativitas khusus yang dikemukakan Albert Einstein pada 1905, kecepatan cahaya mencapai 299.792 kilometer per detik atau yang sering dibulatkan menjadi 300.000 kilometer per detik. Ini merupakan kecepatan tertinggi di alam semesta. Neutrino merupakan partikel elementer yang memiliki massa sangat kecil, nyaris mendekati nol.

Eksperimen untuk menguji kecepatan neutrino ini dinamai Oscillation Project with Emulsion-tRacking Apparatus (OPERA) yang dilakukan di Gran Sasso National Laboratory, Italia, pada kedalaman 1.400 meter. Tujuan penelitian adalah menguji neutrino yang ditembakkan dari CERN.

Juru Bicara OPERA, Antonio Ereditato, dari Universitas Bern, Swiss, mengatakan, temuan ini sebagai kejutan yang sempurna. Para peneliti mengakui, hasil penelitian ini akan menimbulkan pro-kontra karena melawan hukum fisika yang sudah mapan selama lebih dari 100 tahun.

Untuk itu, pengukuran lain yang independen diperlukan guna menguji temuan ini. Direktur Penelitian CERN Sergio Bertolucci mengatakan, jika hasil pengukuran mereka bisa dikonfirmasi oleh ilmuwan lain, temuan ini akan mengubah pandangan umat manusia tentang
fisika.

(CERN.CH/LIVESCIENCE.COM/MZW)

__________


http://sains.kompas.com/read/2011/09/29/01064915/Partikel.Ini Bergerak Lebih Cepat dari Cahaya







Ditemukan, Partikel Lebih Cepat dari Cahaya


VIVAnews - Sejumlah fisikawan menyatakan bahwa mereka telah menemukan sebuah partikel sub atomik yang disebut dengan neutrino, yang mampu berjalan dengan kecepatan lebih tinggi dibanding kecepatan cahaya. Temuan ini, bila berhasil diverifikasi, akan membatalkan teori Albert Einstein seputar relativitas.

Dalam sebuah eksperimen yang dilakukan oleh para peneliti di European Centre for Nuclear Research (CERN) di Swiss dan sebuah laboratorium di Italia, partikel mikro itu mampu bergerak dengan kecepatan hingga 300.006 kilometer per detik. Sedikit lebih cepat dibanding cahaya yang hanya mampu menembus kecepatan 300.000 kilometer per detik.

“Temuan ini sangat mengejutkan kami,” kata Antonio Ereditato, ilmuwan yang menjadi juru bicara eksperimen yang memiliki sandi Opera, seperti dikutip dari News 24, 23 September 2011.

Seperti diketahui, sebelum ini para ilmuwan menganggap tidak ada partikel yang mampu bergerak lebih cepat dibandingkan dengan kecepatan cahaya. “Kini kami sedang mencari penjelasan yang paling memungkinkan untuk semua ini,” ucap Ereditato.

Dari uji coba, sebuah akselerator partikel menembakkan pancaran neutrino dari laboratorium CERN di Swiss ke sebuah lab di Italia. Ternyata, pancaran partikel itu tiba dalam waktu 60 nanodetik atau seperenampuluh miliar detik, lebih cepat dibanding cahaya.

Pada tahun 1905, Albert Einstein melontarkan teori seputar relativitas, teori yang dikenal dengan persamaan E=MC2 yang saat ini menjadi komponen fundamental dalam ilmu fisika modern. Teori ini berdasarkan pada ide bahwa tidak ada yang bergerak lebih cepat dibanding cahaya.

Jika temuan seputar neutrino ini berhasil diverifikasi, ia akan memaksa para ilmuwan untuk memikirkan ulang apa yang telah ditemukan dalam seabad terakhir terkait bagaimana cara kerja alam semesta.

Hasil temuan dalam uji coba itu dianggap sulit dipercaya, bahkan oleh para ilmuwan yang menemukannya. Para ilmuwan juga tengah mengonsultasikan dengan rekan-rekan mereka di berbagai belahan dunia untuk verifikasi, untuk memastikan bahwa tidak ada kesalahan dalam metode pengujian ataupun kalkulasi yang dibuat.

__________


http://teknologi.vivanews.com/news/read/249607-ditemukan--partikel-lebih-cepat-dari-cahaya

http://www.lintasberita.com/Entertainment/Sains/ditemukan-partikel-lebih-cepat-dari-kecepatan-cahaya







Ditemukan Partikel Neutrino yang Melampaui Kecepatan Cahaya


TRIBUNNEWS.COM - Sejumlah ilmuwan di Swiss mengungkapkan bahwa dari hasil penelitian mereka selama bertahun-tahun, mereka menemukan sebuah partikel kecil yang kecepatannya melebihi kecepatan cahaya dan melawan hukum alam. Demikian dilansir CNN, Jumat (23/9/2011).

Para ahli fisika ini mengatakan jika partikel yang berbentuk neutrinos ini dikirim di bawahtanah dari laboratorium di Swiss dan Italia berjarak 730 kilometer dan sampai kurang dari satu detik jika di banding dengan kecepatan cahaya yang dipancarkan dalam
jarak yang sama.

Laporan ini dipublikasikan oleh lembaga peneliti yang bekerja di sebuah proyek bernama eksperimen Opera yang berbasis di European Organization for Nuclear Research yang dikenal dengan nama CERN.

CERN adalah tempat dari penumbuk partikel hadron besar. "Saya kaget dan sungguh di luar dugaan," demikian ujar Antonio Ereditato, juru bicara proyek Opera di Universitas Bern di Swiss.

Meski demikian, para peneliti yakin jika apa yang mereka lakukan sudah benar. Penemuan ini tentu saja menantang teori Albert Enstein tentang relativitas dan teori klasik yang mengatakan tak ada satupun yang bisa mengalahkan kecepatan cahaya.

"Ini adalah penemuan yang luar biasa jika benar," kata Professor Neville Harnew, kepala peneliti partikel fisik di Oxford University. Ia menambahkan, jika peneliti konsisten menunjukkan kebenaran itu maka ini adalah bentuk revolusi fisika seperti yang suda dikenal selama ini.


_________


http://www.tribunnews.com/2011/09/24/ditemukan-partikel-neutrino-yang-melampaui-kecepatan-cahaya

http://id.berita.yahoo.com/ditemukan-partikel-neutrino-yang-melampaui-kecepatan-cahaya-072956068.html







DINAMIK: Memahami Kedudukan Fisika Kuantum - Sat Oct 01, 2011 4:15 pm


MEMAHAMI KEDUDUKAN FISIKA KUANTUM

(C) 2011 - Achmad firwany



Singkat kata, perlu digarisbawahi butir-butir sbb.




WAWASAN BERPIKIR


Ketika sekolah di sekolah dasar, menengah, dan lanjutan, org diajar dlm geometri datar Euclidean [Euclidus, Phytagoras, Archimedes, Regiomontanus, dll], 1, 2, 3 dimensi, planimetri, trigonometri, dan sterometri, bahwa:



  1. Garis lurus itu ada.

  2. Bidang datar itu ada.

  3. Dua garis sejajar tak akan pernah bertemu sampai kapan pun juga.

  4. jumlah sudut segitiga selalu 180 derajat.

  5. Ukuran jarak ruang adalah mutlak atau absolut.


Tp ketika kuliah di perguruan tinggi atau universitas, di jurusan sains atau teknik, terutama matematika dan fisika, dlm geometri lengkung: cembung atau cekung non-Euclidean [Menelaus, Jayyani, Jabir, Gauss, Rieman, Bolyai, Lobachevsky, dll], berlaku
bahwa:



  1. Garis lurus itu hanya bagian kecil [infinetisimal] dari garis lengkung.

  2. Bidang datar itu hanya bagian kecil [infinetisimal] dari bidang lengkung [cembung atau cekung].

  3. Dua garis sejajar akan bertemu pada satu titik, krn kelengkungan ruang.

  4. Jumlah sudut segitiga bisa > 180 derajat [cembung] atau < 180 derajat [cekung].

  5. Ukuran jarak ruang adalah nisbi atau relativ, bergantung pd titik diri (stand point) dan titik pandang (view point).


Moral dari sistem pembelajaran ini adalah bahwa, org pertama hanya bisa diajar hal ideal, kemudian stlh wawasan pemikirannya terbuka dan berkembang, tahap demi tahap diarahkan ke hal real.


Intinya, kita pertama justeru diajar ttg hal keliru, salah, bohong, atau palsu, baru kemudian diarahkan ke hal tepat, benar, betul, dan sejati. Hal semacam ini berlaku tak hanya dlm matematika, tp juga dlm fisika, dari mikro ke makro kosmos.


KLASIK



  1. Orbit elekton adalah lingkaran, nukleon [neutron, proton] ada di pusatnya.

  2. Garis edar elektron adalah rata atau datar.

  3. Elektron-elektron membentuk awan kelopak (shell).

  4. dst.


MODERN



  1. Orbit elekton adalah elips, nukleon ada di satu fokus.

  2. Garis edar elektron adalah gelombang.

  3. Elektron-elektron membentuk sabuk peringkat tenaga (energy level).

  4. dst.


Hal serupa berlaku utk sistem satelit, planet, bintang, dan galaksi.






BAHASA FISIKA



  1. Fisika tak dpt dipaparkan secara lengkap dgn hanya bahasa biasa, tp dgn formula matematika.

  2. Fisika adalah sains eksakt atau ilmu pasti, yg berlandaskan pd aksioma dan dalil, hipotesa dan teori, asumsi dan referensi, pembuktian matematik, empirik, teknik, dan eksperimental. Dgn demikian, arti eksakt disini sendiri
    relativ dan terbatas, krn pd matematika dan fisika tinggi menjadi makin kabur dgn kemungkinan, kebolehjadian atau probabilitas statistikal.

  3. Sbh contoh, jika sesuatu dikatakan adalah merah, maka hrs dpt diuji dan dibuktikan bahwa sesuatu itu memiliki properti, karakteristik, atribut, perilaku, dan tendensi merah, spt panjang gelombang, frekuensi, radiasi
    absorbsi, radiasi emisi, refleksi, refraksi, deviasi, kandungan energi, efek, dlsb. Lantas jika ada penyimpangan atau anomali, maka hrs juga dpt dijelaskan secara hukum sebab dan akibat (cause and effect).

  4. Problem terbesar manusia adalah tak dapat membagi 1, 10, 100, 1.000 dst menjadi 3 bagian persis sama, melainkan 0,333, 3,333, dst, secara analog apalagi digital. Secara matematik, 1 = 1/3 x 3, tp tak dpt dilakukan dlm
    presisi secara fisik.

  5. Secara alami, seluruh konstanta universal adalah bilangan pecahan, dan krn itu disebut sbg bilangan nyata (real number), baik konstata ruang maupun konstanta waktu. Dlm praktek, secara teknik, semua presisi dilakukan atas
    dasar teori aproksimasi. Faktor error pengukuran takan pernah dpt diabaikankan sampai kapan pun.






TEORI KUANTUM

JEMBATAN ANTARA FISIKA KLASIK DAN FISIKA MODERN



  1. Istilah kuantum [quantum, jamak: quanta] dlm fisika berarti bungkusan, bingkisan, atau paket (packet), bahwa sesuatu itu tak ada yg solid, konkrit, kontinuous, melainkan hanya integrasi atau paduan dari bagian diskrit atau
    terpisah.

  2. Teori kuantum fisika merupakan jembatan antara fisika klasik Newton dan fisika modern Einstein, yg dibangun oleh Plank melalui teori kuantum, yg semula digunakan utk menjelaskan pancaran tubuh-hitam (back-body radiation),
    bahwa radiasi cahaya ditransmisikan dlm bentuk diskrit, sedikit-sedikt, terpisah, tapi bersambungan terus-menerus, dan bagian diskrit atau kuantum cahaya inilah yg dinamakan foton (photon), dan krn itu cahaya bisa dinyatakan sbg gelombang tenaga (wave of
    energy) dan juga sbg zarah benda (particle of matter), shg memiilki dwasifat gelombang-zarah (wave-particle duality). Dgn menggabung karya Newton dan Plank, Einstein menjelaskan fenomena alam, mulai dari mikro hingga ke makro kosmos, dari efek
    foto-elektrik hingga ke teori khusus dan umum relativitas.

  3. Dgn demmikian, mekanika kuantum Plank adalah jembatan antara mekanika klasik Newton dan mekanika modern Einstein. Triad, atau gabungan tiga mekanika ini memungkinkan para fisikawan membangun model atomik dan nuklir secara
    lbh sempurna, hingga ke teori quark dan string.






ASUMSI


Apapun yg digunakan dlm fisika, adalah alat (tool), spt matematika sbg bahasa, dan teori sbg asumsi atau pengandaian akan sesuatu, semuanya hanyalah model utk menjelasakn ttg sesuatu keteraturan alam. Mrk tak benar ada atau mungkin tak sedemikian
adanya, melainkan hanya perkiraan melalui pola pendekatan. Dan sejauh dan selama hal tsb bisa digunakan, maka akan tetap bertahan, sampai suatu batas, dimana dibutuhkan asumsi baru. Sbg contoh, ketika konsep gelombang dan zarah tak dpt lagi menjelaskan,
maka dibangun konsep dawai (string), dst.






PSEUDO-SAINS | SAINS-SEMU



  1. Pseudo berarti semu, palsu, tipu, atau pura-pura. Istilah pseudo-sains (pseudo-science) atau sains-semu, digunakan spt utk membedakan astrologi dari astronomi. Keppler yg astronomer, menjadi astrologer utk mencari uang. Pd
    waktu itu ia sangat miskin, bahkan sempat tak punya uang utk membeli sepotong roti. Dgn gagasan dan pengetahuan dia mengarang astrologi utk menghibur dan menyenangkan raja, shg ia bisa memperoleh uang dan kedudukan utk memperbaiki kehidupnya dan sekaligus
    mengembangan ilmunya.

  2. Pseudo-sains adalah klaim, keyakinan, atau praktek yg disajikan sbg hal saintifik atau ilmiah, tp tak mematuhi metoda ilmiah berlaku, tak memiliki bukti pendukung, tak dpt diuji secara andal, atau tak memiliki status ilmiah.
    Pseudo-sains kerap ditandai oleh hal samar, klaim berlebihan atau tak bisa dibuktikan, bersandar secara berlebihan pd konfirmasi drpd upaya ketat pd penyanggahan, kurangnya keterbukaan utk penilaian oleh para ahli lain, dan ketiadaan umum proses sistematik
    utk mengembangkan teori secara rasional.

  3. Suatu bidang, praktek, atau badan pengetahuan dpt disebut pseudo-saintifik ketika ia disajikan konsisten dengan norma-norma penelitian ilmiah; tp ia gagal memenuhi norma-norma tsb. Sains juga dibedakan dari wahyu, teologi,
    atau spiritualitas, dalam hal ia menawarkan wawasan ke dalam dunia fisik, diperoleh melalui penelitian empirik dan pengujian. Umumnya keyakinan dipegang dlm sains populer tak bisa memenuhi kriteria sains. Sains populer bisa mengaburkan perbedaan antara
    sains dan pseduo-sains diantara masyarakat umum, dan juga mungkin melibatkan fiksi ilmiah. Keyakinan pseudo-saintifik tersebar luas, bahkan di antara guru-guru sains sekolah umum dan wartawan suratkabar.






METAFISIKA


Metafisika adalah satu cabang filsafat, yg berhubungan dgn penjelasan alamiah dan mendasar ttg kejadian, keberadaan, dan semesta. Metafisika memiliki rangkum cakupan sangat luas, shg sangat sulit memberikan batasan. Metafisika klasik, kuno atau
tradisonal, lahir dari keingintahuan manusia utk menjawab keberadaan alam dan dirinya sendiri. Apa yg ada disana? Seperti Apa? Metafisika berupaya memberikan penjelasan dan pencerahan bgmn org memahami dunia dan semesta, spt keberadaaan, benda dan
propertinya, ruang dan waktu, sebab dan akibat, dan kemungkinan. Metafisika memiliki bagian utama dan pokok yg dinamakan ontologi, penyelidikan kedlm kategori dasar dari keberadaan dan bagaimana mereka berhubungan satu sama lain.


Sebelum sejarah modern sains, pertanyaan ilmiah ditujukan sbg bagian dari metafisika yg dikenal sebagai filsafat alam (natural philosophy). Istilah sains itu sendiri, berarti "pengetahuan" akan, dari, atau ttg, berasal dari epistemologi. Metoda ilmiah,
bagaimanapun, tlh mengalihbentukkan filsafat alam kedlm aktivitas empirik yg diturunkan dari percobaan, tak spt bagian lain tersisa dari filsafat. Pada akhir abad ke18, metafisika disebut sbg sains utk membedakannya dgn filsafat. Stlh itu, metafisika
memerikan penyelidikan filosofis dari sifat non-empiris kedalam hakekat keberadaan.






DARI TUHAN KEMBALI KE TUHAN


Jika kita napaktilas sejarah sains, mundur ke 3.000 s/d 1.000 SM, thn lampau, maka akan kita temui bahwa semua berasal dari spritualisme dan filsafat kuno. Keingintahuan manusia akan dirinya, alam, dan penciptanya, melahirkan spiritualisme, teosofi dan
teologi, dan kemudian spiritualisme melahirkan filsafat atau filosofi. Sejak sekitar 1.000 SM, melahirkan bbg cabang, dan yg jadi pokok adalah filsafat alam. Kemudian, sekitar 500 SM, filsafat alam mencapai kejayaannya di Yunani, dan membuahkan tiga cabang
besar, logika, aritmetika, dan metafisika.


Para filsuf ternama spt Thales, Pythagoras, Plato, Socrates, Aristoteles, Demokritus, Archimedes, dll, memiliki andil besar dlm pengembangan tiga bidang ini, shg berkembang ke Eropa sampai ke masa Copernicus, Galileo, Pascal, Descartes, dst. Pd abad
pertengahan, terjadi revolusi besar di Timur Tengah dan Eropa, dimana sejak kasus Copernicus dan Galileo, dewan gereja memisahkan agama sbg dogna dan pengetahuan sbg karya. Rantai spiritualisme teosofi dan naturalisme filsafat diputus, saapai akhirnya
logika dan aritmetika menjadi matematika dan kalkulus, dan metafiska menjadi fisika dan kimia, yg secara keseluruhan dgn bagian lain filsafat alam akhirnya menjadi sains alam (natural science) atau ilmu pasti dan pengetahuan alam. Inilah babak kelahiran
sains modern yg kemudian melahirkan anak yg disebut sbg teknologi.


Jika kita terus belajar mendalami sains dan teknologi modern masa kini, dimana intinya adalah logika, matematika, dan fisika, maka akhirnya kita akan sampai ke ujung yg tak lain adalah filsafat alam modern, dan puncaknya kembali ke teosofi alias
spiritualisme. Dan akan kita temui bahwa sains dan teologi adalah satu kesatuan yg tak terpisahkan. Manusia dikatakan sempurna hanya bila dia memiliki keseimbangan ilmu dan iman. Seluruh sains akhirnya akan berujung ke filsafat, dan krn itu, stlh gelar MSc
(master of Science) atau ME (Master of Engineering), tak ada lagi gelar akademis lbh tinggi drpd PhD (Doctor of Philosophy).






FISIKA KUANTUM

JEMBATAN ANTARA FISIKA MODERN DAN METAFISIKA


Fisika kuantum adalah jembatan antara fisika modern dan metafisika, dimana naturalisme dan spiritualisme bertemu.



  • "Science without religion is lame. Religion without science is blind."

  • "Sains tanpa agama adalah timpang. Agama tanpa sains adalah buta."


Albert Einstein (1879–1955)

fisikawan dan kosmologiwan Jerman–AS. Ideas and Opinions



 


"The important thing is not to stop questioning. Curiosity has its own reason for existing. One cannot help, but be in awe when he contemplates the mysteries of eternity, of life, of the marvelous structure of reality. It is enough if one tries
merely to comprehend a little of this mystery every day. Never lose a holy curiosity.
"


"Hal penting adalah tak berhenti mempertanyakan. Keingintahuan memiliki alasannya sendiri utk ada. Orang tak dapat membantu, tapi dalam kekaguman ketika ia merenungkan misteri keabadian, dari kehidupan, dari struktur luarbiasa dari kenyataan. Itu adalah
cukup bila orang mencoba sematamata utk memahami sedikit misteri ini tiap hari. Jangan pernah kehilangan keingintahuan yg kudus."


Albert Einstein (1879–1955)

fisikawan dan kosmologiwan Jerman–AS. Ideas and Opinions




...


KESAKSIAN PARA ILMUWAN




Untuk memahami bukti-bukti bahwa memang Alläh adalah Maha-Pencipta dan alam dimana manusia berada didalamnya adalah sang-ciptaan, tak ada cara atau jalan lain kecuali mempelajari Al-Kitäb dan Al-’Älam, keduanya, secara keseluruhan, melalui ilmu kitäb
dan ilmu alam (natural sciences, physical sciences, physics). Perihal perlu atau tak perlu, bisa atau tak bisa, suka atau tak suka, bukalah urusan Tuhan, tapi urusan manusia. Dan Alläh telah melengkapi manusia dengan pasangan keseimbangan qalbun wa ’aqlun
(kalbu dan akal, perasaan dan pikiran, emosi dan rasio) sebagai wadah bagi iman dan ’ilmu.







Philosophy is written in that great book which ever lies before our eyes. I mean the usiverse. But we cannot understand it if we do not learn the language and grasp the symbols in which it its written. This book is written in the mathematical
language . . . without whose help it is impossible to comprehend a single word of it, without which one wonders in vain through a dark labyrinth.


Filsafat ditulis dalam buku besar yang bahkan tergeletak di hadapan mata kita. Maksud saya sang semesta. Tapi kita tak dapat mengerti dia jika kita tak mempelajari bahasa dan memahami simbol-simbol di mana ia ditulis. Buku ini ditulis dalam bahasa
matematika. . . yang tanpa bantuannya adalah mustahil untuk memahami satu kata pun dari dia, tanpa mana orang mengelana dalam kehampaan melalui suatu selaput gelap.




Galileo Galilei (1564–1642)

matematikan, fisikawan, dan astronomer Italia. [the Foundation of Physics]






It is not from space that I must seek my dignity, but from the government of my thought. I shall have no more if I posses worlds. By space the universe encompasses and swallows me up like an atom; by thought I comprehend the world.




Bukanlah dari ruang bahwa saya harus mencari martabat saya, tapi dari pemerintah pikiran saya. Saya akan tak memiliki lebih jika saya memiliki dunia-dunia. Dengan ruanglah sang semesta mencengkram dan menelan saya sampai seperti sebuah atom, dengan
pikiranlah saya memahami dunia.


Blaise Pascal (1623-1662)

filsuf, matematikan dan fisikawan Perancis. Pensées







God is able to create particles of matter of several sizes and figures . . . and perhaps of different densities and forces, and thereby to vary the laws's of nature, and make worlds of several sorts in several parts of the Universe. At least, I see
nothing of contradiction on all this.


Tuhan mampu menciptakan zarah benda dari beberapa ukuran dan angka . . . dan barangkali dari kerapatan dan kekuatan berbeda, dan karenanya meragam hukum alam, dan membuat dunia-dunia beberapa macam dalam beberapa bagian sang semesta. Setidaknya, saya
melihat tak sesuatu pun pertentangan pada semua ini.




Sir Isaac Newton (1642–1727)

matematikan dan fisikawan Inggris. Optics






The human mind is not capable of grasping the universe. We are like a little child entering a huge library. The wall are covered to the ceilings with books in many different tongues. The child knows that someone must have written these books. It does
not know who or how. It does not understand the languages in which they are written. But the child notes a definite plan in the arrangement of the books, a mysterious order which it does not comprehend, but only dimly suspects.


Pikiran manusia tidak mampu merangkum sang semesta. Kita seperti anak kecil memasuki sebuah perpustakaan sangat besar. Sang dinding diliputi sampai ke lelangit dengan buku-buku dalam berbagai bahasa. Sang anak tahu bahwa seseorang musti telah menulis
buku-buku ini. Ia tak tahu siapa atau bagaimana. Ia tak mengherti bahasa dalam mana mereka tela ditulis. Tapi sang anak mencatat suatu rencana tertentu dalam susunan buku tersebut, suatu perintah rahasia yang tak dipahami, tapi hanya dugaan-dugaan secara
samar.


Albert Einstein (1879–1955)

fisikawan dan kosmologiwan Jerman–AS. Prolog in The Next Ten Thousand Years






Why did the universe start out with so nearly the critical rate of expansion, that separates models that recollapse from those that go on expanding forever, so that even now, ten thousand million years later, it is still expanding at nearly the
critical rate? If the rate of expansion one second after the big bang had been smaller by even one part in a hundred thousand million million, the universe would have recollapsed before it ever reached its present size.



Mengapa sang semesta mulai mekar dengan sedemikian menghampiri kadar kritis pemuaian, yang memisahkan model-model yang runtuh-kembali dari mereka yang terus memuai selamanya, sehingga bahkan sekarang, sepuluh ribu juta tahun kemudian, ia masih memuai
pada keadaan menghampiri kadar kritis? Jika kadar pemuaian satu detik setelah dentuman besar telah menjadi lebih kecil dengan bahkan satu bagian dalam per seratus ribu juta juta, sang semesta akan runtuh-kenbali sebelum ia pernah mencapai ukuran sekarang.


Stephen W. Haking (1942–)

fisikawan dan kosmologiwan Inggis. A Brief History of Time




. . .


Para naturalis dan fisikawan atau ahli ilmu alam diatas yang terkenal dengan penemuan dan karya mereka, mencatat bahwa ada campurtangan atau intervensi suatu keberadaan Maha-SupraCerdas, The-SuperIntelligent-Being, Maha-Supraba, All-Superb,
The-Supreme-Being, dalam pengaturan alam, bahwa segala sesuatu bukan terjadi secara kebetulan, tapi ditata secara rapi dan berencana dengan sangat matang, dalam suatu tatanan yang sangat pelik untuk dapat dicapai oleh kemampuan manusia sangat cerdas sekali
pun.


Dan mereka mencatat bahwa alam, jagatraya atau semesta (universe) bagaikan sebuah kitab besar terbuka lebar, yang ditulis dengan bahasa simbolik matematis oleh keberadaan Maha-SupraCerdas, The-SuperIntelligent-Being, yang menamakan diri-Nya Alläh,
Tuhan, segala sesuatu. Dan Al-Kitäb atau kitab suci agama samawi menyatakan tentang semua ini secara lugas dengan tegas dan jelas.




. . .


Semoga berkenan, dapat dicerna, dan menjadi pencerahan.


Mohon ma'af atas kekeliruan dan kekurangan, dan terimakash utk tlh membaca tulisan ini.




Salam.


__________








(C) 2011 — Achmad Firwany

HAKI (Hak Atas Kepemilikan Intelektual) karya tulis intelektual ini dilindungi oleh Undang-Undang Negara Republik Indonesia, dan juga oleh konvensi dan provisi internasional atas karya intelektual di tiap negara di seluruh dunia.

Tak sebagian pun dr tulisan, dokumen atau pagina jala ini boleh disalin, digandakan dan atau diperbanyak: diduplikasi, direplika, direproduksi, ditransmisi, ditranskripsi, ditranslasi kedlm bentuk bahasa apapun atau disimpan dlm satu sistem retrieval
apapun; dlm bentuk apapun atau dlm cara apapun, mencakup tp tak terbatas pd cara optik, elektromagnetik, elektronik, elektromekanik, atau lainnya; utk maksud dan tujuan komersial; tanpa pemberitahuan dan perkenanan tertulis terlebih dulu dr pemilik hak atas karya intelektual ini.

Untuk non-komersial, penggunaan sebagai rujukan atau referensi, secara keseluruhan atau sebagian, harap cantumkan sumber informasi ini sebagai acuan.


FINE ART ™
FIRWANY INTERNETWORK ENTERPRISE — ARTICLES ON REFORM AND TRANSFORM
adalah marka-niaga, identitas produk dan properti Achmad Firwany


SITE:
http://www.thefineart.co.cc
http://www.firwany.co.cc

BLOG :
http://blog.firwany.co.cc
http://firwany.blogspot.com
http://firwany.blogspot.com/2011/04/memahami-kedudukan-fisika-kuantum.html

FACEBOOK :
http://www.facebook.com/fineart.pro.id
http://www.facebook.com/pages/fine-art/201303343218367
http://fb.firwany.co.cc
http://www.facebook.com/people/achmad-firwany/100000427899819




DINAMIK: Konversi dan Konservasi Energi - Sat Oct 01, 2011 4:11 pm




KONVERSI DAN KONSERVASI ENERGI





BAHASA FISIKA



  1. Fisika tak dpt dipaparkan secara lengkap dgn hanya bahasa biasa, tp dgn formula matematika.

  2. Fisika adalah sains eksakt atau ilmu pasti, yg berlandaskan pd aksioma dan dalil, hipotesa dan teori, asumsi dan referensi, pembuktian matematik, empirik, teknik, dan eksperimental. Dgn demikian, arti eksakt disini sendiri
    relativ dan terbatas, krn pd matematika dan fisika tinggi menjadi makin kabur dgn kemungkinan, kebolehjadian atau probabilitas statistik.

  3. Sbh contoh, jika sesuatu dikatakan adalah merah, maka hrs dpt diuji dan dibuktikan bahwa sesuatu itu memiliki properti, karakteristik, atribut, perilaku, dan tendensi merah, spt panjang gelombang, frekuensi, radiasi
    absorbsi, radiasi emisi, refleksi, refraksi, deviasi, kandungan energi, efek, dlsb. Lantas jika ada penyimpangan atau anomali, maka hrs juga dpt dijelaskan secara hukum sebab dan akibat (cause and effect).

  4. Problem terbesar manusia adalah tak dapat membagi 1, 10, 100, 1.000 dst menjadi 3 bagian persis sama, melainkan 0,333, 3,333, dst, secara analog apalagi digital. Secara matematik, 1 = 1/3 x 3, tp tak dpt dilakukan dlm
    presisi secara fisik.

  5. Secara alami, seluruh konstanta universal adalah bilangan pecahan, dan krn itu disebut sbg bilangan nyata (real number), baik konstata ruang maupun konstanta waktu. Dlm praktek, secara teknik, semua presisi dilakukan atas
    dasar teori aproksimasi. Faktor eror pengukuran takan pernah dpt dibaikankan sampai kapan pun.






KETIADAAN DAN PENCIPTAAN



  1. Alam atau semesta (universe) tak diciptakan dari ketiadaan (nihil), dimana dentuman besar (big bang) tak terjadi dari ketiadaan, melainkan dari ylem atau telur komik (cosmic egg), yg juga tak diciptakan dari ketiadaan.

  2. Didalam alam, tak ada yg namanya ketiadaan. Alam atau semesta itu sendiri adalah suatu keberadaan (existence) jelas.

  3. Tiap elemen universal, waktu, ruang, tenaga, benda (time, space, energy, matter), semuanya adalah keberadaan sama dalam wujud berbeda, dan dinamik atau berubah. Hanya saja ada yg tampak (visible) dan ada yg tak-tampak
    (invisble) atau ghaib. Yg ghaib bukan berarti ketiadaan, hanya saja ada keterbatasan atau limitasi indera manusia utk mendeteksi keberadaannya. Keadaan statik atau diam adalah ideal, melainkan berubah secara tetap (quasi-static) utk mencapai keseimbangan
    (equilibrium). Keadaan stabil atau mantap adalah ideal, tak lain adalah keadaan labil atau goyah dlm ruang-waktu tertentu dan terbatas [infinitesimal].

  4. Faktor ruang dan waktu berperan dalam pengubahan, dimana ruang mengubah gaya (force) dalam jarak atau distansi (distance) menjadi tenaga [E = F x s], sedangkan waktu mengubah daya (power) dalam tempo atau durasi (duration)
    menjadi tenaga [E = p x t].

  5. Penggunaan istilah penciptaan (creation) dalam konteks tertentu adalah tak tepat, tak sesuai atau keliru. Semestinya adalah pengubahan (conversion), dari satu bentuk ke bentuk lain.






KONSERVASI ENERGI



  1. Dlm fisika dinamika, hukum konservasi energi atau kekekalan tenaga adalah hukum tentang konversi energi atau perubahan tenaga yg berlaku hanya dlm sistem tertutup (closed system), bukan dlm sistem terbuka (open system);
    dimana ketika energi A diubah jadi energi B, atau energi B dan C, maka A = B [efisiensi 100%], atau A - B + C [efisiensi < 100%, jika B atau C ireversibel].

  2. Hukum konservasi energi tak berlaku dlm sistem terbuka, krn ada energi lain terlibat, apakah bentuk sama atau berbeda, dan apakah dlm bentuk gaya (force) atau energi persatuan ruang [F = E /s], ataukah daya (power) atau
    energi per satuan waktu [p = E / t], tak peduli apakah arahnya positiv [energi total meningkat] atau negativ [energi total merosot].

  3. Hukum konservasi energi adalah ideal, secara real atau faktual, hampir tak dpt dibuat sistem tertutup yg menghasilkan konversi 100% secara reversibel atau bolak-balik sempurna, krn ada faktor media dan efek friksi atau
    gesekan. Seluruh materi, padat, cair, gas, plasma, dan cahaya, pd dasarnya adalah fluida atau aliran yg merambat, krn bergerak dlm ruang dan waktu, dan intermediasi menghasilkan friksi yg membangkitkan gelombang. Bahkan dlm ruang hampa (vacuum) ada
    gelombang, shg tak ada ruang hampa ideal dlm semesta.

  4. Sbg analogi, tak ada resistor atau penghambat, dan konduktor atau penghantar sempurna. Sesuatu disebut resistor bila resistansinya relativ lbh besar drpd konduktasinya, dan sesuatu disebut konduktor bila konduktansinya
    relativ jauh lbh besar drpd resistansinya. Msing-masing berlaku hanya mulai dari sampai dgn limit tertentu, yg disebut sbg batas ambang (threshold) dan batas kritis (critical).

  5. Hal serupa juga berlaku bahwa, tak ada volume nol mutlak (absoulte zero), shg tekanan dan suhu nol juga adalah relativ. Begitu pula, tak ada ruang kosong mutlak, tp selalu ada sesuatu diluar batas pengukuran dpt dilakukan
    manusia. Sesuatu dikatakan acak (random), hanya saja krn keterbatasan kemampuan ilmu manusia utk mengupas keteraturannya, krn semesta adalah teratur (cosmos), bukan kacau (chaos).






KONVERSI ENERGI



  1. Berdasarkan pd teori medan-terpadu (unified field theory), interaksi gravitasional, elektromagnetik [elektrik + magnetik], atomik [lemah], dan nuklir [kuat] adalah satu hal sama pada rangkum ruang-waktu berbeda.

  2. Tiap proses peristiwa alam hanyalah perubahan dari satu wujud ke wujud lain, dimana penciptaan (creation) dan pemusnahan (annihilation) adalah jalan ke arah perubahan, dimana penciptaan bukan dlm arti dari ketiadaan kpd
    keberadaan, dan pemusnahan bukan dlm arti dari keberadaan kpd ketiadaan, melainkan dlm arti perubahan wujud, pengejawantahan atau manifestasi. Azas ini berlaku dlm proses fisika penciptaan materi dari energi (creation of matter from energy) dan pemusnahan
    meteri ke energi (annihilation of matter into energy).

  3. Partikel cahaya atau photon, memiliki masa samadengan nol, adalah asumsi ideal, dan tak berarti bahwa foton tiada, hanya saja keberadaannya adalah dalam wujud tenaga fotik atau elektromagnetik.


. . .


And last but not least, seluruh sains akhirnya akan berujung ke filsafat, dan krn itu, stlh gelar MSc (master of Science) atau ME (Master of Engineering), tak ada lagi gelar akademis lbh tinggi drpd PhD (Doctor of Philosophy).


. . .


Demikian, semoga dapat dicerna, dipahami, dan jelas utk semua.


Salam.


__________








(C) 2011 — Achmad Firwany

HAKI (Hak Atas Kepemilikan Intelektual) karya tulis intelektual ini dilindungi oleh Undang-Undang Negara Republik Indonesia, dan juga oleh konvensi dan provisi internasional atas karya intelektual di tiap negara di seluruh dunia.

Tak sebagian pun dr tulisan, dokumen atau pagina jala ini boleh disalin, digandakan dan atau diperbanyak: diduplikasi, direplika, direproduksi, ditransmisi, ditranskripsi, ditranslasi kedlm bentuk bahasa apapun atau disimpan dlm satu sistem retrieval
apapun; dlm bentuk apapun atau dlm cara apapun, mencakup tp tak terbatas pd cara optik, elektromagnetik, elektronik, elektromekanik, atau lainnya; utk maksud dan tujuan komersial; tanpa pemberitahuan dan perkenanan tertulis terlebih dulu dr pemilik hak atas karya intelektual ini.

Untuk non-komersial, penggunaan sebagai rujukan atau referensi, secara keseluruhan atau sebagian, harap cantumkan sumber informasi ini sebagai acuan.


FINE ART ™
FIRWANY INTERNETWORK ENTERPRISE — ARTICLES ON REFORM AND TRANSFORM
adalah marka-niaga, identitas produk dan properti Achmad Firwany


SITE:
http://www.thefineart.co.cc
http://www.firwany.co.cc

BLOG :
http://blog.firwany.co.cc
http://firwany.blogspot.com
http://firwany.blogspot.com/2011/04/konversi-dan-konservasi-energi.html

FACEBOOK :
http://www.facebook.com/fineart.pro.id
http://www.facebook.com/pages/fine-art/201303343218367
http://fb.firwany.co.cc
http://www.facebook.com/people/achmad-firwany/100000427899819



PLANETOS: Dijual, Tanah di Planet Serupa Bumi - Tue Jan 11, 2011 2:56 pm

Dijual, Tanah di Planet Serupa Bumi

Sertifikat tanah seluas 4 hektar di Zarmina dijual di eBay. Masing-masing seharga US$20.



Planet Zarmina yang mengitari bintang kerdil berwarna merah Gliese 581 (www.eso.org)


VIVAnews - Planet Gliese 581g, merupakan sebuah planet yang terletak di konstelasi Libra, dalam sistem tata surya bintang kerdil merah (Red Dwarf). Bintang kerdil merah yang diputari oleh planet itu sendiri ditemukan oleh Wilhem Gliese, astronom Jerman di tahun 1957 dan diberi nama Gliese 581.

Menurut Steven Vogt, penemu Gliese 581g, planet itu terlalu cantik untuk diberi nama demikian. Untuk itu, Vogt kemudian menamai Gliese 581 sebagai Zarmina, seperti nama istrinya yang tinggal di California.

Yang menarik, Gliese 581g, yang ditemukan pada September lalu itu sangat mirip dengan kondisi bumi, namun dengan ukuran yang lebih besar. Planet berjarak 20 tahun cahaya dari planet kita dan kemungkinan bisa dihuni manusia ini mencapai sekitar 20 sampai 50 persen lebih besar dari Bumi.

Saking menariknya, seperti dikutip dari Nationalgeographic, 4 Januari 2011, dua orang warga negara Amerika Serikat, Jason Connell dan Alison Tippins buru-buru mengklaim kepemilikan planet itu dan bahkan mulai menjual sejumlah kawasan tanah di sana lewat situs jualan online, eBay.

“Ada celah di Perjanjian Ruang Angkasa PBB di tahun 1967 yang melarang negara-negara mengklaim properti di luar angkasa,” sebut keduanya. “Namun demikian, perjanjian itu tidak menyebutkan apapun seputar kepemilikan warga negara secara individual,” ucapnya.

Kedua ‘wirausahawan’ ini kemudian mendeklarasikan kepemilikan atas tanah di planet itu ke PBB. Mereka kemudian membuat halaman iklan di eBay dan menjual sertifikat tanah seluas 10 acre (4 hektar) di planet itu. Harganya? cuma US$20 atau Rp180 ribu saja.

“Kami mengklaim kepemilikan Zarmina karena kami ingin meninggalkan Bumi selama-lamanya. Sayangnya, belum ada planet yang jadi tujuan kami,” sebut keduanya. “Namun, setelah penemuan planet itu, kami menyadari pasti banyak orang yang berpikiran sama dengan kami,” ucapnya.

Belum ada informasi apakah Connell dan Tippins telah mengajukan hak kepemilikan tanah mereka di planet itu ke badan dunia PBB.


http://teknologi.vivanews.com/news/read/197394-dijual--tanah-di-planet-serupa-bumi
SELASA, 4 JANUARI 2011, 11:40 WIB Muhammad Firman

PARTIKEL: Target Sains 2011: Temukan 'Partikel Tuhan' - Tue Jan 11, 2011 2:48 pm

Target Sains 2011: Temukan 'Partikel Tuhan'

"Kami memiliki akselerator dan detektor untuk menemukannya."



Large Hadron Collider (connect.in.com)


VIVAnews -- Atom adalah partikel terkecil, begitu ilmu pengetahuan mengajarkan. Tapi sesudah tahun 1900-an para ahli menemukan bahwa masih ada yang lebih kecil lagi dari Atom yakni Inti Atom. Belakangan, ketika ilmu pengetahuan terus melaju, para ilmuwan kemudian menemukan bahwa Inti Atom itu masih bisa dipecah lagi. Begitu seterusnya.

Dan kini para ahli sudah sampai pada sebuah partikel terkecil yang disebut Higgs Boson. Dan Higgs Boson inilah yang disebut sebagai ibu dari segala partikel yang diyakini pertama kali membentuk jagad raya. Para ahli bumi menyebut Higgs Boson sebagai "partikel Tuhan".

Sejumlah ahli kini terus berusaha menemukan partikel ini. Bahkan, menempati urutan pertama dalam daftar resolusi sains 2011.
"Jika alam baik pada kita, 'partikel Tuhan' akan ditemukan tahun 2011," kata fisikawan, Christoph Rembser kepada LiveScience.

Rembser bekerja di European Laboratory for Particle Physics (CERN) di Jenewa, di mana laboratorium penubruk atom, Large Hadron Collider (LHC) berada.

Di LHC terdapat akselelator berbentuk terowongan sepanjang 27 kilometer di bawah tanah. Di sana, para ilmuan menguji tumbukan-tumbukan partikel berenergi sangat tinggi, sehingga bisa ‘melihat’ gambaran materi pada skala terkecil, sebagaimana yang terbentuk sesaat ketika seper-semiliar detik setelah Big-Bang -- pembentukan jagad raya.

Magnet berkekuatan tinggi yang ditempatkan di sekeliling terowongan berfungsi untuk menambah kecepatan.

Ketika dua partikel bertabrakan, para ilmuwan mengubah energi kinetik yang sangat besar menjadi hal baru melalui persamaan Einstein, E = mc2 -- bahwa energi dapat dikonversi menjadi massa (dan sebaliknya). Sehingga makin besar energi tabrakan, semakin besar partikel baru yang dapat dihasilkan .

Hingga saat ini, para ilmuwan belum bisa memastikan seberapa besar partikel Higgs, jika 'partikel Tuhan' itu benar-benar ada. Namun, "setidaknya, kita sudah memiliki apa saja yang diperlukan," kata Rembser.

"Kami memiliki akselerator dan detektor untuk menemukannya. Semuanya telah diatur untuk mengukur dan mengobservasi itu."

"Untuk saat ini, semuanya tergantung alam yang memutuskan, apakah Higgs akan bisa sering diproduksi atau sangat langka ditemukan. Jadi, dalam hal ini, kita harus menunggu."



http://teknologi.vivanews.com/news/read/196943-resolusi-sains-2010--temukan--partikel-tuhan-
SABTU, 1 JANUARI 2011, 12:20 WIB Elin Yunita Kristanti

PLANETOS: Jumlah Planet di Tata Surya Akan Berkurang - Tue Jan 11, 2011 2:42 pm

Jumlah Planet di Tata Surya Akan Berkurang
Merkurius, kini jadi planet terkecil yang ada di tata surya.



Merkurius, planet terkecil di tata surya semakin menciut (softpedia.com)


VIVAnews - Tahun 2006 lalu, International Astronomical Union (IAU) mendegradasi Pluto dari planet menjadi sebuah planet kerdil (dwarf planet). Alasannya, dari sisi ukuran, Pluto tidak memenuhi syarat sebagai untuk disebut sebagai sebuah planet.

Saat ini sistem tata surya tinggal memiliki delapan planet yang mengelilingi Matahari. Akan tetapi, dari bukti-bukti baru yang ditemukan, ke depannya bisa jadi tata surya hanya akan terdiri dari 7 buah planet saja.

Dari sisi ukuran, Merkurius memang dua kali lebih besar dibanding Pluto. Namun ternyata, Merkurius, yang kini menjadi planet terkecil yang ada di tata surya itu juga semakin menciut.

Peneliti memperkirakan, Merkurius memang tidak akan jadi sekecil mantan planet kesembilan milik tata surya. Akan tetapi jika ukurannya terus mengecil, IAU tentu akan mendegradasi status planet itu.

Penyebab menciutnya ukuran Merkurius adalah karena inti planet itu yang terdiri dari zat besi cair terus mendingin dan memadat sehingga menciutkan ukuran planet itu dari dalam. Menurut peneliti, pergerakan ini sudah berlangsung sejak miliaran tahun yang lalu.

Penciutan Merkurius juga terlihat dari foto-foto milik satelit Messenger milik NASA yang menggambarkan terjadi lipatan di kerak planet itu. Dari foto juga terungkap bahwa dulu, Merkurius punya banyak gunung berapi yang meletus. Adapun yang mematikan gunung itu adalah karena inti planet semakin dingin.

“Merkurius menunjukkan pada kita berapa besar pengaruh pendinginan inti planet terhadap evolusi yang terjadi di permukaan,” kata Sean Solomon, peneliti dari Carnegie Institution for Science, di Washington, seperti dikutip dari LA Times, 28 Desember 2010.

Sama seperti Mars dan Bulan, Merkurius sangat berapi saat ia lahir. Namun planet itu kehilangan panasnya sejalan dengan pertumbuhannya selama sekitar 4,5 miliar tahun terakhir yang menghentikan aktivitas vulkanik di sana.

Sebagai informasi, planet Bumi juga mengalami pendinginan dengan cara yang serupa. Dan dalam waktu beberapa miliar tahun mendatang, Bumi juga akan terlalu dingin untuk gunung berapi. Setelah inti bumi semakin dingin, gunung-gunung berapi di Bumi akan berhenti meletus. (umi)



http://teknologi.vivanews.com/news/read/196197-jumlah-planet-di-tata-surya-akan-berkurang
SELASA, 28 DESEMBER 2010, 15:38 WIB Muhammad Firman

PLANETOS: Jumlah Planet di Tata Surya Akan Berkurang - Tue Jan 11, 2011 2:39 pm

Jumlah Planet di Tata Surya Akan Berkurang
Merkurius, kini jadi planet terkecil yang ada di tata surya.



Merkurius, planet terkecil di tata surya semakin menciut (softpedia.com)


VIVAnews - Tahun 2006 lalu, International Astronomical Union (IAU) mendegradasi Pluto dari planet menjadi sebuah planet kerdil (dwarf planet). Alasannya, dari sisi ukuran, Pluto tidak memenuhi syarat sebagai untuk disebut sebagai sebuah planet.

Saat ini sistem tata surya tinggal memiliki delapan planet yang mengelilingi Matahari. Akan tetapi, dari bukti-bukti baru yang ditemukan, ke depannya bisa jadi tata surya hanya akan terdiri dari 7 buah planet saja.

Dari sisi ukuran, Merkurius memang dua kali lebih besar dibanding Pluto. Namun ternyata, Merkurius, yang kini menjadi planet terkecil yang ada di tata surya itu juga semakin menciut.

Peneliti memperkirakan, Merkurius memang tidak akan jadi sekecil mantan planet kesembilan milik tata surya. Akan tetapi jika ukurannya terus mengecil, IAU tentu akan mendegradasi status planet itu.

Penyebab menciutnya ukuran Merkurius adalah karena inti planet itu yang terdiri dari zat besi cair terus mendingin dan memadat sehingga menciutkan ukuran planet itu dari dalam. Menurut peneliti, pergerakan ini sudah berlangsung sejak miliaran tahun yang lalu.

Penciutan Merkurius juga terlihat dari foto-foto milik satelit Messenger milik NASA yang menggambarkan terjadi lipatan di kerak planet itu. Dari foto juga terungkap bahwa dulu, Merkurius punya banyak gunung berapi yang meletus. Adapun yang mematikan gunung itu adalah karena inti planet semakin dingin.

“Merkurius menunjukkan pada kita berapa besar pengaruh pendinginan inti planet terhadap evolusi yang terjadi di permukaan,” kata Sean Solomon, peneliti dari Carnegie Institution for Science, di Washington, seperti dikutip dari LA Times, 28 Desember 2010.

Sama seperti Mars dan Bulan, Merkurius sangat berapi saat ia lahir. Namun planet itu kehilangan panasnya sejalan dengan pertumbuhannya selama sekitar 4,5 miliar tahun terakhir yang menghentikan aktivitas vulkanik di sana.

Sebagai informasi, planet Bumi juga mengalami pendinginan dengan cara yang serupa. Dan dalam waktu beberapa miliar tahun mendatang, Bumi juga akan terlalu dingin untuk gunung berapi. Setelah inti bumi semakin dingin, gunung-gunung berapi di Bumi akan berhenti meletus. (umi)



http://teknologi.vivanews.com/news/read/196197-jumlah-planet-di-tata-surya-akan-berkurang
SELASA, 28 DESEMBER 2010, 15:38 WIB Muhammad Firman

PLANETOS: Jumlah Planet di Tata Surya Akan Berkurang - Tue Jan 11, 2011 2:39 pm

Jumlah Planet di Tata Surya Akan Berkurang
Merkurius, kini jadi planet terkecil yang ada di tata surya.



Merkurius, planet terkecil di tata surya semakin menciut (softpedia.com)


VIVAnews - Tahun 2006 lalu, International Astronomical Union (IAU) mendegradasi Pluto dari planet menjadi sebuah planet kerdil (dwarf planet). Alasannya, dari sisi ukuran, Pluto tidak memenuhi syarat sebagai untuk disebut sebagai sebuah planet.

Saat ini sistem tata surya tinggal memiliki delapan planet yang mengelilingi Matahari. Akan tetapi, dari bukti-bukti baru yang ditemukan, ke depannya bisa jadi tata surya hanya akan terdiri dari 7 buah planet saja.

Dari sisi ukuran, Merkurius memang dua kali lebih besar dibanding Pluto. Namun ternyata, Merkurius, yang kini menjadi planet terkecil yang ada di tata surya itu juga semakin menciut.

Peneliti memperkirakan, Merkurius memang tidak akan jadi sekecil mantan planet kesembilan milik tata surya. Akan tetapi jika ukurannya terus mengecil, IAU tentu akan mendegradasi status planet itu.

Penyebab menciutnya ukuran Merkurius adalah karena inti planet itu yang terdiri dari zat besi cair terus mendingin dan memadat sehingga menciutkan ukuran planet itu dari dalam. Menurut peneliti, pergerakan ini sudah berlangsung sejak miliaran tahun yang lalu.

Penciutan Merkurius juga terlihat dari foto-foto milik satelit Messenger milik NASA yang menggambarkan terjadi lipatan di kerak planet itu. Dari foto juga terungkap bahwa dulu, Merkurius punya banyak gunung berapi yang meletus. Adapun yang mematikan gunung itu adalah karena inti planet semakin dingin.

“Merkurius menunjukkan pada kita berapa besar pengaruh pendinginan inti planet terhadap evolusi yang terjadi di permukaan,” kata Sean Solomon, peneliti dari Carnegie Institution for Science, di Washington, seperti dikutip dari LA Times, 28 Desember 2010.

Sama seperti Mars dan Bulan, Merkurius sangat berapi saat ia lahir. Namun planet itu kehilangan panasnya sejalan dengan pertumbuhannya selama sekitar 4,5 miliar tahun terakhir yang menghentikan aktivitas vulkanik di sana.

Sebagai informasi, planet Bumi juga mengalami pendinginan dengan cara yang serupa. Dan dalam waktu beberapa miliar tahun mendatang, Bumi juga akan terlalu dingin untuk gunung berapi. Setelah inti bumi semakin dingin, gunung-gunung berapi di Bumi akan berhenti meletus. (umi)



http://teknologi.vivanews.com/news/read/196197-jumlah-planet-di-tata-surya-akan-berkurang
SELASA, 28 DESEMBER 2010, 15:38 WIB Muhammad Firman

ASTROS: R136a1 - Bintang Terbesar SejagatRaya - Tue Jan 11, 2011 2:36 pm

R136a1, Bintang Terbesar Sejagat Raya
Berukuran 265 kali lebih besar, sinarnya 10 juta kali lebih terang dibanding Matahari.



Matahari kita, ukuran Matahari saat mulai kehabisan oksigen, dan ukuran bintang R136a1. (bbc.co.uk)


VIVAnews - Sekelompok astronom asal Inggris berhasil mendeteksi sebuah bintang yang paling besar yang pernah dilihat manusia. Bintang raksasa itu memiliki ukuran 265 kali lipat lebih besar dibanding Matahari kita.

Saking besarnya, bintang itu dapat mengubah teori tentang bagaimana proses lahirnya bintang. Bahkan diperkirakan, saat lahir ia mencapai ukuran 320 kali Matahari.

Sebelum ini, menggunakan model yang digunakan oleh peneliti, diketahui bahwa ukuran maksimal bintang adalah 150 kali lipat dibanding Matahari kita. Apapun yang berukuran di atas itu terlalu sulit untuk terbentuk menjadi bintang.

Namun, dikutip dari BBC, 25 Desember 2010, Paul Crowther, astronom asal University of Sheffield, Inggris, setalah mengamati gambar-gambar yang ditangkap oleh Very Large Telescope di Chile dan teleskop ruang angkasa Hubble, menemukan bintang yang melampaui ukuran maksimal itu.

Selain jauh lebih besar dibanding Matahari, R136a1, bintang yang berada di gugus dengan jarak 165 ribu tahun cahaya dari Bumi itu juga sama terangnya dengan 10 juta buah Matahari kita.

“Sebagai gambaran, perbandingan cahaya antara bintang ini dengan Matahari di tata surya kita adalah seperti membandingkan sinar Matahari dengan Bulan purnama,” kata Crowther.

Diperkirakan, suhu di permukaan bintang itu mencapai sekitar 50 ribu derajat Celsius, hampir delapan kali lebih panas dibanding Maharari.

Crowther menyebutkan, hal yang lebih penting dari penemuan bintang raksasa itu adalah memberikan keyakinan pada manusia bahwa kemungkinan besar masih ada bintang-bintang sangat raksasa seperti R136a1 di jagat raya. (hs)



http://teknologi.vivanews.com/news/read/195704-r136a1--bintang-terbesar-sejagat-raya
SABTU, 25 DESEMBER 2010, 15:46 WIB Muhammad Firman

PLANETOS: Atmosfir Pluto Terbalik Dibanding Bumi - Tue Jan 11, 2011 2:30 pm

Atmosfir Pluto Terbalik Dibanding Bumi

Atmosfir bagian atas Pluto lebih hangat dibandingkan dengan suhu di permukaannya.



Ilustrasi permukaan planet Pluto (nationalgeographic.com)


VIVAnews - Pluto, planet terjauh dari sistem tata surya kita memiliki atmosfir yang unik. Dibandingkan dengan milik Bumi, atmosfir di Pluto terbalik. Semakin tinggi, suhunya semakin tinggi, bukannya semakin rendah.

Dari pengukuran yang dilakukan oleh astronom, menggunakan Very Large Telescope milik European Southern Observatory, diketahui bahwa metana merupakan gas kedua paling banyak yang ada di atmosfirnya. Gas itu juga lebih panas di tempat yang lebih tinggi dibanding di permukaan planet.

Efek sampingnya, atmosfir bagian atas Pluto memiliki suhu sekitar 50 derajat Celcius. Lebih hangat dibandingkan dengan suhu di permukaan Pluto yang mencapai 230 derajat Celcius di bawah 0.

Menurut spekulasi Emmanuel Lellouch, ketua tim peneliti dari Paris Observatory, Prancis, di permukaan Pluto terdapat lapisan tipis beku dari metana dan gas-gas lain.

“Saat orbit Pluto sedang dekat dengan Matahari, gas beku itu menguap,” kata Lellocuh, seperti dikutip dari National Geographic, 17 Desember 2010. “Proses ini, disebut juga dengan sublimasi, mendinginkan permukaan Pluto sekaligus menghangatkan atmosfirnya,” ucapnya.

Menurut Leslie Young, Deputy Project Scientist for NASA, penemuan itu memberi petunjuk terhadap observasi lebih lanjut yang akan dilakukan satelit New Horizons.

“Kita tahu bahwa Pluto mengalami perubahan saat ia mengelilingi Matahari,” ucap Young. “Mengombinasikan hasil temuan observasi di bumi dengan data yang akan dikumpulkan New Horizons akan memberikan petunjuk jelas seputar perilaku planet kerdil tersebut,” ucapnya.

Sebagai informasi, satelit New Horizons yang diluncurkan pada 19 Januari 2006 diperkirakan akan tiba di orbit Pluto pada 14 Juli 2015 mendatang.



http://teknologi.vivanews.com/news/read/194405-atmosfir-pluto-terbalik
SABTU, 18 DESEMBER 2010, 00:27 WIB Muhammad Firman

PLANETOS: Peneliti Temukan Planet Bertabur Berlian - Tue Jan 11, 2011 2:28 pm

Peneliti Temukan Planet Bertabur Berlian

Planet berjarak 1.200 tahun cahaya dari Bumi itu mengorbit terlalu dekat ke mataharinya.



WASP-12b, planet penuh karbon, berlian, grafit dan gas metana mengorbit mataharinya (newscientist.com)


VIVAnews - Joseph Harrington, astronom dan profesor dari University of Central Florida, Amerika Serikat, dan timnya menemukan bahwa terdapat lebih banyak karbon dibanding oksigen pada atmosfir planet WASP-12b. Planet itu berjarak 1.200 tahun cahaya dari Bumi.

Temuan ini mengindikasikan bahwa bebatuan yang ada di seluruh planet itu terdiri dari karbon murni, dalam bentuk berlian atau grafit. Meski belum bisa dipastikan, tetapi planet yang sangat kaya akan karbon itu kemungkinan juga memiliki inti berlian dalam jumlah besar.

“Secara umum, planet biasanya memiliki jumlah oksigen yang sangat banyak yang membuat bebatuan seperti kuarsa dan gas seperti karbon dioksida bisa tersedia dalam kuantitas besar,” kata Harrington.

Tetapi, kata Harrington, jika karbon lebih banyak dibanding oksigen, maka akan banyak batu-batuan yang terdiri dari karbon murni seperti berlian dan grafit. Selain itu akan ada banyak gas metana.

Tim peneliti melakukan analisa kimia berdasarkan teleskop ruang angkasa Spitzer milik NASA. Mereka membandingkan perilaku inframerah gas-gas yang ada untuk menentukan komposisi atmosfir planet yang bersangkutan.

Meski karbon merupakan salah satu elemen penting yang membentuk kehidupan, WASP-12b tampaknya tidak dapat dihuni oleh makhluk hidup.

“Jaraknya terlalu dekat dengan mataharinya, dan setahun planet itu hanya berlangsung selama 26 jam saja,” kata Harrington. “Temperatur di siang hari pada planet yang diperkirakan bertaburan berlian itu juga sangat panas, mencapai sekitar 2.600 derajat Celcius. Planet itu juga rusak akibat besarnya gaya gravitasi dari mataharinya itu,” ucap Harrington.

Sebagai informasi, WASP-12b pertamakali ditemukan oleh konsorsium Wide Angle Search for Planets asal Inggris pada tahun 2009 lalu.



http://teknologi.vivanews.com/news/read/193088-peneliti-temukan-planet-bertabur-berlian
JUM'AT, 10 DESEMBER 2010, 13:01 WIB Muhammad Firman

MATH: Prefiks Metrik Vs Digital - Mon Jan 10, 2011 2:57 pm

10^TATA BILANGAN PULUHANSAINSINDONESIAAMERIKA | USINGGRIS | UK
011 ekaSatuOneOne
1101 deka1 Puluh1 Ten1 Ten
21001 hekto1 Ratus1 Hundred1 Hundred
31.0001 kilo1 Ribu1 Thousand1 Thousand
410.00010 kilo 10 Ribu10 Thousands10 Thousands
5100.000100 kilo100 Ribu100 Thousands100 Thousands
61.000.0001 Mega1 Juta1 Million1 Million
710.000.00010 Mega10 Juta10 Millions10 Millions
8100.000.000100 Mega100 Juta100 Millions100 Millions
91.000.000.0001 Giga1 Milyar1 Billion1.000 Millions
1010.000.000.00010 Giga10 Milyar10 Billions10.000 Millions
11100.000.000.000100 Giga100 Milyar100 Billions100.000 Millions
121.000.000.000.0001 Tera1 Triliun1 Trillion1 Billion
1310.000.000.000.00010 Tera10 Triliun10 Trillions10 Billions
14100.000.000.000.000 100 Tera100 Triliun100 Trillions100 Billions
151.000.000.000.000.0001 Peta1 Caturliun1 Quadrillion1.000 Billions
1610 exp 1610 Peta10 Caturliun10 Quadrillions10.000 Billions
1710 exp 17100 Peta100 Caturliun100 Quadrillions100.000 Billions
1810 exp 181 Exa1 Pancaliun1 Quintillion1 Trillion
1910 exp 1910 Exa10 Pancaliun10 Quintillion10 Trillion
2010 exp 20100 Exa100 Pancaliun100 Quintillion100 Trillion
2110 exp 211 Zeta1 Sasaliun1 Sextillion1.000 Trillions
2210 exp 2210 Zeta10 Sasaliun10 Sextillion10.000 Trillions
2310 exp 23100 Zeta100 Sasaliun100 Sextillion100.000 Trillions
2410 exp 241 Yotta1 Saptaliun1 Septillion1 Quadrillion
2710 exp 2710 Yotta1 Astaliun1 Octillion1.000 Quadrillions
3010 exp 30100 Yota1 Nawaliun1 Nonillion1 Quintillion
3310 exp 331.000 Yota1 Dasaliun1 Decillion1.000 Quintillions

MATH: Prefiks Metrik Vs Digital - Mon Jan 10, 2011 1:59 pm


PREFIKS NILAI BILANGAN

Y = Yotta
Z = Zeta
E = Exa
P = Peta
T = Tera
G = Giga
M = Mega
k = kilo
h = hecto
da = deca
d = deci
c = centi
m = milli
u = micro


PENERAPAN DALAM UNIT METRIK [ berbasis desimal: 10^n ]

1 Ym = 1.000 Zm
1 Zm = 1.000 Em
1 Em = 1.000 Pm
1 Pm = 1.000 Tm
1 Tm = 1.000 Gm
1 Gm = 1.000 Mm
1 Mm = 1.000 km
1 km = 10 hm = 100 dam = 1.000 m
1 hm = 10 dam = 100 m
1 dam = 10 m
1 m = 10 dm = 100 cm = 1.000 mm = 1.000.000 um
1 dm = 10 cm = 100 mm
1 cm = 10 mm
1 mm = 1.000 um

0 10 100 1.000 ...


PENERAPAN DALAM UNIT BYTE [ berbasis biner: 2^n ]

1 YB = 1.024 ZB (ZettaByte)
1 ZB = 1.024 EB (ExaByte)
1 EB = 1.024 PB (PetaByte)
1 PB = 1.024 TB (TeraByte)
1 TB = 1.024 GB (GigaByte)
1 GB = 1.024 MB (MegaByte)
1 MB = 1.024 kB (kiloByte)
1 kB = 1.024 B (Byte)
1 B = 8 BIT (binary digit)

0 1 2 4 8 16 32 64 128 256 512 1.024 ...

MEDIK: Spektrum Frekuensi Gelombang Otak Manusia - Mon Jan 10, 2011 12:37 pm

Rahasia di Balik Otak Manusia
Pada kulit otak saja, Anda bisa menemukan kurang lebih 125 triliun sinaps.

Muhammad Chandrataruna



Ilustrasi Otak (kotaku.com)


VIVAnews - Otak manusia benar-benar mengagumkan. Otak seorang yang normal dan sehat memiliki sekitar 200 miliar sel saraf, yang terhubung satu sama lain melalui ratusan triliun sinaps (penghubung satu neuron dan neuron berikutnya). Sinaps berfungsi seperti mikroprosesor, dan 10.000 di antaranya bertugas menghubungkan satu neuron ke sel saraf lainnya.

Pada kulit otak saja, Anda bisa menemukan kurang lebih 125 triliun sinaps, jumlah ini setara dengan jumlah yang ada di 1.500 galaksi Bima Sakti. Sangat mengagumkan. Sinaps itu sangat kecil. Diameternya kurang dari seperseribu milimeter.

Saking mungilnya, hingga saat ini, belum ada penelitian yang mampu mengetahui secara jelas apa fungsinya dan apa yang mereka lakukan sehari-hari. Jumlahnya berbeda-beda dari waktu ke waktu. Bisa bertambah dan berkurang. Dan, itu masih terus terjadi selama hidup.

Mereka adalah peneliti dari Stanford University School of Medicine, yang telah menghabiskan waktunya beberapa tahun terakhir untuk membuat model rekayasa pencitraan baru tentang otak, yang disebutnya tomografi array (array tomography).

Disebut demikian karena model pencitraan kali ini terhubung dengan software baru yang dapat memilah-milah gambar seolah-olah terlihat seperti tiga dimensi. Tak cuma itu, gambar hasil pencitraan oleh software tersebut juga bisa diputar, ditembus, bahkan dinavigasikan secara bebas.

Untuk menguji model mereka, tim tidak langsung mengambil sampel manusia, melainkan tikus. Tikus dipilih karena otaknya secara biologis memiliki neuron lebih besar dan tampak dari kulit otak. Cahayanya kuning-hijau. Dengan adanya cahaya ini, peneliti jadi mampu melihat sinaps dengan latar belakang neuron.

Pada penelitiannya terhadap manusia, mereka menemukan bahwa otak manusia ternyata jauh lebih kompleks dari apa yang mereka bayangkan sebelumnya, bahkan sampai ke titik di luar dugaan.

"Satu sinaps seperti sebuah mikroprosesor, lengkap dengan media penyimpanan dan elemen untuk memproses informasi, bukan sekadar tombol on dan off," kata Stephen Smith, profesor fisiologi molekuler dan seluler yang juga punya andil besar pada penelitian tersebut.

"Satu sinaps bisa menampung 1.000 tombol skala molekuler. Itu baru satu sinaps. Bisa dibayangkan, satu otak manusia memiliki berapa tombol. Bisa melebihi seluruh tombol komputer, router dan koneksi seluruh Internet yang ada di bumi," jelas Smith, yang dikutip VIVAnews dari Cnet, Minggu 21 November 2010.

Pada video berdurasi empat menit di bawah ini Anda akan dibawa mengeksplorasi kulit luar otak tikus melalui enam layer dan subkortikal putih ke arah ke striatum dengan sajian 3D ala Stephen Smith cs:






http://teknologi.vivanews.com/news/read/189833-rahasia-di-balik-otak-manusia


Kembali Ke Atas

Waktu sekarang Tue May 22, 2012 11:43 pm