KAMI MENGUNDANG PARA FISIKAWAN DAN PEMERHATI FISIKA UNTUK BERGABUNG DALAM FORUM KOMUNIKASI INI

Login

Lupa password?

Real Time Clock


JADWAL SHOLAT
HARI INI
SELURUH WILAYAH INDONESIA





ARAHKAN POINTER KE JAM
UNTUK MELIHAT TANGGAL

December 2016

MonTueWedThuFriSatSun
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 

Calendar Calendar

Navigasi


E-MAIL FISIKA
daftar dan periksa disini !!
provided and suppoted by :
powered by :


 Beranda
 Blog
 Portal
 Forum

 Group Mailing List FI :
 Fisika Indonesia

 Situs HFI :
 Himpunan Fisika Indonesia

 Fisika Net Indonesia

 Kalender
 Lacak
 Galeri
 FAQ
 Group
 Anggota
 Profil
 Pesan Pribadi

 Panduan Warna

 Kotak Surat :
 Physics
 Google
 Yahoo!
 Live
 MSN
 HotMail
 AOL



[ click to toggle ]



[ click to toggle ]



[ click to toggle ]



[ click to toggle ]


Latest topics

» MATH: Prefiks Metrik Vs Digital
Mon Apr 15, 2013 12:48 am by trfrm

» FORUM: Administrator: Salam Kenal
Fri Mar 29, 2013 11:29 pm by kresnadjaja

» INTRO: TESQSCAPE
Fri Mar 29, 2013 11:26 pm by kresnadjaja

» Kelompok Keahlian Fisika Sains
Fri Aug 17, 2012 11:02 am by kresnadjaja

» INFOTEK: Pesawat Mampu Terbang Non-Stop
Sat Oct 01, 2011 4:24 pm by Achmad Firwany

» NUKLIR: Penemuan Partikel Lebih Cepat daripada Cahaya
Sat Oct 01, 2011 4:20 pm by Achmad Firwany

» DINAMIK: Memahami Kedudukan Fisika Kuantum
Sat Oct 01, 2011 4:15 pm by Achmad Firwany

» DINAMIK: Konversi dan Konservasi Energi
Sat Oct 01, 2011 4:11 pm by Achmad Firwany

» PLANETOS: Dijual, Tanah di Planet Serupa Bumi
Tue Jan 11, 2011 2:56 pm by Achmad Firwany

» PARTIKEL: Target Sains 2011: Temukan 'Partikel Tuhan'
Tue Jan 11, 2011 2:48 pm by Achmad Firwany

» PLANETOS: Jumlah Planet di Tata Surya Akan Berkurang
Tue Jan 11, 2011 2:42 pm by Achmad Firwany

» PLANETOS: Jumlah Planet di Tata Surya Akan Berkurang
Tue Jan 11, 2011 2:39 pm by Achmad Firwany

» PLANETOS: Jumlah Planet di Tata Surya Akan Berkurang
Tue Jan 11, 2011 2:39 pm by Achmad Firwany

» ASTROS: R136a1 - Bintang Terbesar SejagatRaya
Tue Jan 11, 2011 2:36 pm by Achmad Firwany

» PLANETOS: Atmosfir Pluto Terbalik Dibanding Bumi
Tue Jan 11, 2011 2:30 pm by Achmad Firwany

» PLANETOS: Peneliti Temukan Planet Bertabur Berlian
Tue Jan 11, 2011 2:28 pm by Achmad Firwany

» MEDIK: Spektrum Frekuensi Gelombang Otak Manusia
Mon Jan 10, 2011 12:37 pm by Achmad Firwany

» HELIOS: Letusan Bintik Matahari Ancam Bumi
Mon Jan 10, 2011 11:17 am by Achmad Firwany

» IPTEK: Amerika Bangun MegaProyek Matahari Buatan
Mon Jan 10, 2011 11:10 am by Achmad Firwany

» KOSMOS: Bayi Lubang Hitam Ini Bisa Melahap Bumi
Mon Jan 10, 2011 10:53 am by Achmad Firwany

» KOSMOS: Bibit Kehidupan Bumi dari Luar Angkasa?
Mon Jan 10, 2011 10:51 am by Achmad Firwany

» KOSMOS: Alam Semesta Berkembang dari Cairan
Tue Dec 28, 2010 10:39 am by Achmad Firwany

» KOSMOS: Astronom Amatir Abadikan Hantaman Benda Asing Terhadap Jupiter
Fri Aug 27, 2010 1:49 am by Achmad Firwany

» KOSMOS: Stephen Hawking: tak Mau Punah, Manusia Harus Mencari Planet Lain
Fri Aug 27, 2010 1:33 am by Achmad Firwany

» WEBINFO: E-mail Fisika
Sun Aug 22, 2010 5:40 pm by TESQSCAPE

» KOSMOS: Peneliti Yakin Bumi Kiamat Tiap 27 Juta Tahun
Sun Jul 18, 2010 12:13 pm by Achmad Firwany

» NUKLIR: PII Rekomendasikan Penerapan Energi Nuklir
Tue Jun 15, 2010 6:35 pm by Admin

» KOSMO: Kandungan Air di Bulan Ternyata Lebih Banyak dari Perkiraan
Tue Jun 15, 2010 6:21 pm by Admin

» INFO: Lukman Hakim Dilantik Jadi Kepala LIPI
Tue Jun 15, 2010 6:13 pm by Admin

» KOSMO: Patung Berusia 200.000 Tahun Ditemukan Di Bulan
Sun Jun 13, 2010 12:06 pm by Achmad Firwany

» MATERIAL: Kristal Cair
Sat May 01, 2010 9:34 am by Achmad Firwany

» PARTIKEL: Mencari Partikel Antimateri Hingga Antariksa
Sat May 01, 2010 9:23 am by Achmad Firwany

» METEOR: Ledakan Meteorit Langka dan Acak
Sat May 01, 2010 8:31 am by Admin

» NUKLIR: BATAN: Chernobyl Bukan Alasan Tolak PLTN
Sat May 01, 2010 8:14 am by Admin

» NUKLIR: BATAN: Indonesia Baru Memiliki PLTN 2018-2020
Sat May 01, 2010 7:28 am by Admin

» INFOTEK: Terapkan 42 Mbps, Indonesia Terdepan di Asia
Wed Apr 28, 2010 3:59 am by Admin

» INFOTEK: Indonesia Konsisten Perhatikan Keselamatan Nuklir
Wed Apr 28, 2010 3:49 am by Admin

» INFOTEK: Eropa Bangun Teleskop Terbesar Dunia di Chile
Wed Apr 28, 2010 3:45 am by Admin

» KOSMOS: Anda Bukan Apa-Apa ...
Fri Apr 23, 2010 6:04 pm by Achmad Firwany

» ASTRO: Foto Pertama "Mikroskop" Matahari
Fri Apr 23, 2010 5:19 pm by Achmad Firwany

» OPTO: LASER: Light Amplification by Stimulation of Emission of Radiation
Thu Apr 22, 2010 10:31 am by Achmad Firwany

» ASTRO: LAPAN: Badai Matahari 2012 Bukan Kiamat
Thu Apr 22, 2010 10:23 am by Achmad Firwany

» LENSA: Dibalik Kemerdekaan RI - 17 Agustus 1945
Thu Apr 22, 2010 10:18 am by Achmad Firwany

» KOSMOS: Penetapan Kecepatan Cahaya
Thu Apr 22, 2010 10:01 am by Achmad Firwany

» ASTRO: Kerumitan Perhitungan Saat: Hari - Bulan - Tahun
Tue Apr 20, 2010 6:03 pm by Achmad Firwany

» KOSMOS: Kita Senantiasa Berpindah dalam Ruang dan Waktu
Tue Apr 20, 2010 5:30 pm by Achmad Firwany

» KOSMOS: Kelajuan Ekstrim: Lebih Laju daripada Cahaya
Tue Apr 20, 2010 4:54 pm by Achmad Firwany

» INTERMEZO: Proyek Antariksa Indonesia ...
Tue Apr 20, 2010 9:12 am by Achmad Firwany

» ASTRO: Sistem Kalender Bumi: 20102 Qiamat? Kalkulasi Manusia Tak Pernah Bisa Presisi!
Tue Apr 20, 2010 8:44 am by Achmad Firwany

» ASTRO: Penjelasan IpTek Tentang Isue HuruHara 2012
Tue Apr 20, 2010 8:13 am by Achmad Firwany

» ASTRO: Sebelas Planet dalam Tata Surya Kita?
Tue Apr 20, 2010 8:00 am by Achmad Firwany

» KEMO: Dinding Antara Dua Laut di Giblatar dan Sungai BawahLaut di Meksiko
Tue Apr 20, 2010 7:48 am by Achmad Firwany

» INFOTEK: Senjata BelaDiri Kejutan-Listrik Tegangan-Tinggi Berbentuk PonSel
Tue Apr 20, 2010 7:37 am by Admin

» INFOTEK: Senjata Api Pembunuh Berbentuk PonSel
Tue Apr 20, 2010 6:49 am by Admin

» INFOTEK: Lensa Tembus-Pandang
Tue Apr 20, 2010 5:30 am by Achmad Firwany

» OPTO: Sains dan Teknologi Lensa Tembus Pandang
Tue Apr 20, 2010 3:49 am by Achmad Firwany

» BIO: Spektrum Frekuensi Gelombang Otak Manusia
Tue Apr 20, 2010 3:01 am by Achmad Firwany

» PSI: Menguak Kemampuan PSI | ESP
Tue Apr 20, 2010 2:52 am by Achmad Firwany

» ESAI: Orang Bodoh VS Orang Pintar
Tue Apr 20, 2010 2:24 am by Achmad Firwany

» NICE VIDEO: Black Hole: Jangan Tamak ... Jangan Serakah
Tue Apr 20, 2010 2:20 am by Achmad Firwany

» NICE VIDEO: Reach: Jadilah DiriMu Sendiri
Tue Apr 20, 2010 2:18 am by Achmad Firwany

» NICE VIDEO: Voodoo: Kejahatan Anda Akan Balik Kepada Anda
Tue Apr 20, 2010 2:15 am by Achmad Firwany

» PHOTO: Warna. Properti dan Atribut
Tue Apr 20, 2010 2:08 am by Achmad Firwany

» MIKROTEK: Kenali Kartu Plastik Pengganti Uang Anda
Tue Apr 20, 2010 1:35 am by Achmad Firwany

» LENSA: Nomor Anda Berapa?
Tue Apr 20, 2010 1:18 am by Achmad Firwany

» GEO: Biang Gempa-Bumi dan Tsunami
Tue Apr 20, 2010 12:57 am by Achmad Firwany

» MATERIAL: Logam Makin Keras dan Lentur
Mon Apr 19, 2010 5:35 pm by Achmad Firwany

» KOSMOS: Rahasia Kosmik Sang Air: Fenomena Natural dan SupraNatural
Mon Apr 19, 2010 11:25 am by Achmad Firwany

» ASTRO: Bintang Neutron, Supernova dan Lubang Hitam
Mon Apr 19, 2010 9:36 am by Achmad Firwany

» TEKNO: Bill Gates dan Toshiba akan Bangun Reaktor Nuklir
Mon Apr 12, 2010 5:18 am by Admin

» ASTRO: Pelacakan Ledakan Bintang Raksasa SuperNova
Fri Apr 09, 2010 7:34 am by Achmad Firwany

» KOSMOS: Asteroid Raksasa Penyebab Kepunahan Dinosaurus
Fri Apr 09, 2010 6:15 am by Admin

» MATERIAL: MetaMaterial Memungkinkan Anda Menghilang dari Pandangan
Fri Apr 09, 2010 4:06 am by Admin

» GEO: Hipotesis Gaia: Bumi Yang Hidup Dan Bernafas
Fri Apr 09, 2010 3:54 am by Admin

» KOSMOS: Jarak Antara Bumi dan Bulan Makin Hari Makin Jauh dan Hari Makin Panjang
Fri Apr 09, 2010 3:49 am by Admin

» TUTORIAL: Memuat Citra KompuGrafik: Foto | Gambar di Forum ini
Fri Apr 09, 2010 3:23 am by Admin

» TEST: Menampilkan Klip Video
Fri Apr 09, 2010 3:10 am by Admin

» TEST: Menampilkan Klip Audio
Fri Apr 09, 2010 2:59 am by Admin

» TEST: Menampilkan Citra Grafiks: Foto Atau Gambar
Fri Apr 09, 2010 2:32 am by Admin

» TEST: Membuat Tabulasi
Thu Apr 08, 2010 7:06 pm by Admin

» TEST: Membuat Daftar
Thu Apr 08, 2010 7:02 pm by Admin

» TEST: 1 ... 2 ... 3 ...
Thu Apr 08, 2010 7:00 pm by Admin

» FORUM: Pertanyaan Tak Akan Dijawab oleh Administrator
Thu Apr 08, 2010 6:49 pm by Admin

» FORUM: Tata Tertib
Thu Apr 08, 2010 6:46 pm by Admin

» FORUM: Etika
Thu Apr 08, 2010 6:42 pm by Admin

» FORUM: Ketentuan dan Kebijakan Administrator Forum
Thu Apr 08, 2010 6:35 pm by Admin

» FORUM: Selamat Datang
Thu Apr 08, 2010 6:15 pm by Admin

» FORUM: Undangan Untuk Para Pemerhati Fisika
Thu Apr 08, 2010 6:11 pm by Admin

» KOSMOS: Semesta Kita Ternyata Hologram Raksasa
Mon Feb 22, 2010 8:48 am by Admin

» WTA: Image To Seg-Y
Tue Feb 09, 2010 8:00 pm by hendraparley

Yahoo! Group Mailing List
Fisika Indonesia

User Yang Sedang Online

Total 3 uses online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 3 Tamu

Tidak ada


[ View the whole list ]


User online terbanyak adalah 187 pada Sat Nov 10, 2012 10:45 am

Statistics

Total 260 kiriman artikel dari user in 93 subjects

Total 39 user terdaftar

User terdaftar terakhir adalah embun.pagi.718

FISIKA-NET

Internet Banking


[ click to toggle ]

    KOSMOS: Rahasia Kosmik Sang Air: Fenomena Natural dan SupraNatural

    Share

    Achmad Firwany
    Administrator
    Administrator

    Male Total Pesan : 198
    Poin : 316
    Reputasi : 0
    Sejak : 09.04.10
    Organisasi : HFI | HAGI | IEEE | NYAS
    Interes | Hobi : Fisika | KosmoFisika
    Moto | Slogan : Tiap Sesuatu adalah Unik
    Lokasi Domisili : Bojong Sari Depok | Parung Bogor

    KOSMOS: Rahasia Kosmik Sang Air: Fenomena Natural dan SupraNatural

    Post by Achmad Firwany on Mon Apr 19, 2010 7:25 am

    RAHASIA KOSMIK SANG AIR — NATURAL DAN SUPRANATURAL [1]

    (C) 1996—2010 — Achmad Firwany



    SEGALA SESUATU BERASAL DARI AIR

    Berdasarkan pada penemuan terakhir di bidang sains: fisika, kimia, biologi, astronomi, dan kosmologi, telah terbukti bahwa air adalah asal kejadian dan sumber kehidupan segala sesuatu makhluq di dunia dan di alam semesta (universe). Fakta dan data ilmiah menunjukkan bahwa atom air adalah zat pertama diciptakan dalam penciptaan semesta. Air adalah asal-mula kehidupan, air adalah sumber kehidupan, dan dengan air pula kita hidup. Tidakkah kita menyadari bahwa tiap manusia berasal dari setetes air? Lalu apa yang anda ketahui tentang air?



    AIR

    Air murni (pure water, aqua pura) memiliki nama ilmiah Hidrogen DiOksida (Hydrogen DiOxyde) dengan rumus kimia: H20. Artinya tiap satu molekul air terdiri dari dua atom Hidrogenium (Hydrogen, H, zat air) dan satu atom Oksigenium (Oxygen, O, zat asam). Jika air murni dididihkan, maka dua molekul air akan memisahkan diri menjadi dua molekul gas air dan satu molekul gas asam, dengan rumus reaksi keseimbangan kimia:

    2 H2O " 2 H2 + O2

    Atom air atau Hidrogenium adalah atom terkecil dan paling ringan, dan asal kejadian semua atom. Tiap atom lain adalah merupakan kelipatan bulat (integer multiply) atom H. Atom O misalnya, merupakan kelipatan 8 atom H, sehingga memiliki nomor atom 8, dan memiliki berat 2 x 8 = 16 x berat atom H. Dengan demikian berat 1 molekul H2O = 2 + 16 = 18. Jadi seluruh atom lain adalah turunan atau penjelmaan rangkap atom air (derivative or multiple manifestation of Hydrogen atom).

    . . .

    __________________________________________________

    (C) 1996—2010 — Achmad Firwany

    HAKI (Hak Atas Kepemilikan Intelektual) karya tulis intelektual ini dilindungi oleh Undang-Undang Negara Republik Indonesia, dan juga oleh konvensi dan provisi internasional atas karya intelektual di tiap negara di seluruh dunia.

    Tak sebagian pun dr tulisan, dokumen atau pagina jala ini boleh disalin, digandakan dan atau diperbanyak: diduplikasi, direplika, direproduksi, ditransmisi, ditranskripsi, ditranslasi kedlm bentuk bahasa apapun atau disimpan dlm satu sistem retrieval apapun; dlm bentuk apapun atau dlm cara apapun, mencakup tp tak terbatas pd cara optik, elektromagnetik, elektronik, elektromekanik, atau lainnya; utk maksud dan tujuan komersial; tanpa pemberitahuan dan perkenanan tertulis terlebih dulu dr pemilik hak atas karya intelektual ini.

    Untuk non-komersial, penggunaan sebagai rujukan atau referensi, secara keseluruhan atau sebagian, harap cantumkan sumber informasi ini sebagai acuan.



    TESQ ™com.TESQscape.com
    THE EXPLANATION OF SCIENTIFIC QUR`ÁN


    FINE ART ™FINE-ART.TESQscape.com
    FIRWANY INTERNATIONAL NETWORK ENTERPRISE ― ARTICLES ON REFORM AND TRANSFORM

    Latarbelakang pendidikan penulis, formal dan non-formal: sains, teknologi, manajemen, pseudo-sains, agama: fisika, geofisika, seismologi, otomotiv, elektrika, elektronika, kontrol, komunikasi, komputer - perangkatkeras dan perangkatlunak, informatika, sibernetika, biometrika, transaksi finansial elektronik otomatik, jurnalistik, manajemen perusahaan, manajemen personalia, manajemen pemasaran, manajemen keuangan, hukum, metafisika, psika, magika, extra sensory perception, bahasa Inggris, bahasa Belanda, Bahasa Jerman, bahasa Arab, tarjamah Al Qur`an, muballigh, dll.



    ________________________________________

    Achmad Firwany
    Administrator
    Administrator

    Male Total Pesan : 198
    Poin : 316
    Reputasi : 0
    Sejak : 09.04.10
    Organisasi : HFI | HAGI | IEEE | NYAS
    Interes | Hobi : Fisika | KosmoFisika
    Moto | Slogan : Tiap Sesuatu adalah Unik
    Lokasi Domisili : Bojong Sari Depok | Parung Bogor

    Re: KOSMOS: Rahasia Kosmik Sang Air: Fenomena Natural dan SupraNatural

    Post by Achmad Firwany on Mon Apr 19, 2010 9:27 am

    RAHASIA KOSMIK SANG AIR — NATURAL DAN SUPRANATURAL [2]

    (C) 1996—2010 — Achmad Firwany



    DAYA DAN KEKUATAN AIR


    Jika tiap ruang didalam semesta diisi oleh atom, maka berarti di tiap titik didalam alam terdapat manifestasi Hidrogenium atau derivasi air.


    Air murni bening, tak berwarna, tak berbau, dan tak berbentuk. Tapi karena keberadaannya yang sangat primitiv, air dapat memanifestasikan dirinya kedalam bentuk apa saja.





    Sebuah pusat alami Tsunami di tengah samudera



    Didalam alam, sebuah kristal air, setetes embun atau sebungkah es adalah wujud lain keberadaan air. Hamparan samudera, gunung es, komet es (icy comet) dan meteorite es (icy meteorite) adalah manifestasi lain yang mengandung kekuatan supra dahsyat. Dan begitu pula dengan banjir bah dan Tsunami, adalah bentuk lain air sebagai penghancur. Namun dibalik semua itu, sebaliknya air memiliki kekuatan luarbiasa dalam memberi, membangun dan menopang kehidupan, begitu pula dalam pemeliharaan, kesehatan, dan penyembuhan segala penyakit apa pun di dunia ini. subhaana–`allaahu, wa `allaahu `akbaru.



    Pernahkah anda menyaksikan seseorang dukun ahli dalam pengobatan alternativ, yang meminta air bening dalam gelas kemudian ia membacakan do’a atau jampi-jampi terhadap air tersebut, lalu air itu diminuman kepada si sakit, dan tak lama kemudian sembuh? It is magic? No, it is scientific! Tak ada yang ajaib di alam ini bila kita mengetahui ilmunya. subhaana–`allaahu, wa `allaahu `akbaru. Pada bagian akhir tulisan ini kita akan menemukan jawabannya.


    . . .




    TESQ ™com.TESQscape.com
    THE EXPLANATION OF SCIENTIFIC QUR`ÁN


    FINE ART ™FINE-ART.TESQscape.com
    FIRWANY INTERNATIONAL NETWORK ENTERPRISE ― ARTICLES ON REFORM AND TRANSFORM



    ________________________________________

    Achmad Firwany
    Administrator
    Administrator

    Male Total Pesan : 198
    Poin : 316
    Reputasi : 0
    Sejak : 09.04.10
    Organisasi : HFI | HAGI | IEEE | NYAS
    Interes | Hobi : Fisika | KosmoFisika
    Moto | Slogan : Tiap Sesuatu adalah Unik
    Lokasi Domisili : Bojong Sari Depok | Parung Bogor

    Re: KOSMOS: Rahasia Kosmik Sang Air: Fenomena Natural dan SupraNatural

    Post by Achmad Firwany on Mon Apr 19, 2010 9:29 am

    RAHASIA KOSMIK SANG AIR — NATURAL DAN SUPRANATURAL [3]

    (C) 1996—2010 — Achmad Firwany



    ANOMALI AIR

    Air adalah satu elemen unik yang mengikuti satu aturan tak berlaku umum dan adakalanya mengandung hal-hal rahasia atau misterius. Alláh telah memberikan satu keistimewaan kepada air. Ada pesan-pesan tertentu disampaikan oleh air kepada manusia, tapi kebanyakan manusia tak mengetahui.


    Air adalah satusatunya zat memiliki lelainan atau anomali (abnormal) yang menentang hukum fisika atau filsafat alam. Jika semua zat di dunia ini memuai bila dipanaskan dan menyusut bila didinginkan, maka dalam rangum suhu tertentu, air bertingkah sebaliknya, Air memuai bila didinginkan dari suhu 4 ke 0 derajat Celcius, dan menyusut bila dipanaskan dari suhu 0 ke 4 derajat. Setelah melewati suhu ambang (threshold temperature) 4 derajat Celcius, barulah air mematuhi hukum alam berlaku umum [lihat tabel rapat masa air dalam perbandingan].


    Hal ini menjelaskan mengapa bila kita memasukkan sebongkah es batu kedalam sebuah gelas berisi penuh air hingga ke bibir gelas, ketika es mencair, air digelas tidak tumpah meluap, karena ternyata volume air bukan bertambah, tapi malah berkurang. Rapat air (water density) sebesar 1 gr per cc adalah pada suhu 4 derajat C, lebih dan kurang daripada suhu ini sampai plus-minus 100 derajat, rapat air menurun ke 0,9 gram per cc karena jarak antar molekul air merenggang [lihat tabel].




    TABEL RAPAT MASA AIR DALAM PERBANDINGAN


    MATERIDENSITAS
    MASA GRAVITASI
    gram per cc
    TEMP
    ˚ C
    CATATAN
    air murni0,999.841.0000memuai
    anomali
    0,999.902.0001
    0,999.941.0002
    0,999.965.0003
    0,999.972.0004
    1,000.000.0004approx.
    0,999.965.0005memuai
    normal
    0,999.941.0006
    0,999.902.0007
    0,999.700.00010
    0,998.203.00020
    0,988.040.000 30
    0,958.350.00050
    0,958.350.000100
    0,917.300.000150
    0,862.800.000 200
    air laut1,025.000.00015bergaram
    air berat1,105.800.00015deutrium
    hidrogen cair0,071.000.000–252,77
    hidrogen gas0,000.089.900 STP
    oksigen cair1,145.000.000–182,98
    oksigen gas0,001.429.000STP
    nitrogen cair0,808.000.000 –195,85
    nitrogen gas0,001.251.000STP
    udara cair 94% O21,133.000.000–194,16
    udara cair 21% O20,092.000.000 –194,16
    udara basah0,001.292.800 STP
    udara kering0,001.205.000STP

    catatan: konversi unit kerapatan, suhu dan tekanan.

    • kerapatan | densitas: gr / cc = gr / cm^3 = 10^3 kg / m^3 [1 kg / m^3 = 0,001 gr / cm^3 = 0,001 gr /cc]
    • suhu | temperatur: TK = TC + T factor, atau TC = TK - T factor; T factor = 273,16
    • tekanan | pressur: 1 atm = 760 mm Hg = 1,033.23 kg/m^2 = 1,013.25 x 10^5 N/m^2
    • 1 N/m^2 = 1,019.72 x 10^ - 5 kg/cm^2 = 9,869.23 x 10^ –6 atm
    • STP = standard temperature and pressure: 20 ˚C (17 ˚C s/d 23 ˚C ) dan 760 mm Hg

    Dalam praktek, kita tak pernah bisa mendapatkan angka 1 tepat untuk rapat air, dimana angka 1 hanya merupakan nilai pendekatan matematik. Dari ukuran densitas air dalam suhu dan tekanan normal, 0,99 gram per cm cubik atau 99 kg per meter kubik, angka 99 ini bukan secara kebetulan melambangkan`al-`asmaa`u-`al-husnaa (sang nama-nama baik, the good names) milik Alláh subhaanahu wa ta’aala.

    . . .


    Achmad Firwany
    Administrator
    Administrator

    Male Total Pesan : 198
    Poin : 316
    Reputasi : 0
    Sejak : 09.04.10
    Organisasi : HFI | HAGI | IEEE | NYAS
    Interes | Hobi : Fisika | KosmoFisika
    Moto | Slogan : Tiap Sesuatu adalah Unik
    Lokasi Domisili : Bojong Sari Depok | Parung Bogor

    Re: KOSMOS: Rahasia Kosmik Sang Air: Fenomena Natural dan SupraNatural

    Post by Achmad Firwany on Mon Apr 19, 2010 9:57 am

    RAHASIA KOSMIK SANG AIR — NATURAL DAN SUPRANATURAL [4]

    (C) 1996—2010 — Achmad Firwany



    SANG LEDAKAN-BESAR – THE BIG-BANG



    George Gamow


    Berbagai teori kosmofisika penciptaan semesta, bahwa semesta berasal dari satu keterpaduan, diajukan sejak 1927–1931 oleh Georges Edward Lemaitre (1894–1966), matematikan dan kosmologiwan Belgia yang kemudian jadi pendeta, lalu pada 1940-1946 oleh George Gamow (1904–1968), fisikawan teoritis Rusia–Amerika, hingga 1988–1998 oleh Stephen W. Hawking (1942–), fisikawan Inggris, memberikan hasil perhitungan matematik sangat akurat dalam ukuran waktu dalam hubungan dengan suhu dan tenaga penciptaan pertama atom H sebagai hasil integrasi elektron dan proton.






    Pusat Dentuman Besar - Big Bang - cikal-bakal jagatraya



    Kini, berdasarkan pada fakta data data pengamatan dan penelitian, para kosmofisikawan sepakat bahwa penciptaan semesta diawali oleh satu dentuman besar (big bang) dari satu telur atom sebagai satu ketunggalan mutlak (absolut singularity), dan sebagai cikal bakal partikel subnuklir pembentuk atom H.





    Ilustrasi Dentuman Besar - Big Bang - dari Yelm atau telur primordial.




    . . .


    ________________________________________

    Achmad Firwany
    Administrator
    Administrator

    Male Total Pesan : 198
    Poin : 316
    Reputasi : 0
    Sejak : 09.04.10
    Organisasi : HFI | HAGI | IEEE | NYAS
    Interes | Hobi : Fisika | KosmoFisika
    Moto | Slogan : Tiap Sesuatu adalah Unik
    Lokasi Domisili : Bojong Sari Depok | Parung Bogor

    Re: KOSMOS: Rahasia Kosmik Sang Air: Fenomena Natural dan SupraNatural

    Post by Achmad Firwany on Mon Apr 19, 2010 10:02 am

    RAHASIA KOSMIK SANG AIR — NATURAL DAN SUPRANATURAL [5]

    (C) 1996—2010 — Achmad Firwany



    INFORMASI AL-QUR`ÁN DAN KONFIRMASI SAINS DAN TEKNOLOGI

    Jika kita teliti dengan seksama berulang kali didalam Al-Qur`án, maka akan kita jumpai bahwa seluruh informasi bahwa segala sesuatu berasal dari air telah dipaparkan secara baik tersurat (explicite) maupun tersirat (implicite) dalam Al-Qur`án.

    Dapatkah anda membayangkan bahwa sekitar 4 milyar tahun lampau, Alláh menurunkan air dalam bentuk komet es dan curahan bungkahan-bungkahan meteor es dari antariksa ke Bumi, dan menghidupkan Bumi dari matinya dengan air itu, dimana dalam komet es dan meteorit es tersebut terkandung suatu pola genetik untuk penciptaan kehidupan?


    Apakah pendapat atau pandangan ini bertentangan dengan Al-Qur`án? Tidak! Bahkan Al-Qur`án menginformasikan demikian, dan sains dan teknologi mengkorfirmasikan kebenarannya.





    Pertama cahaya lalu jadi plasma



    Para ilmuwan sepakat bahwa sekitar 4 milyar tahun lampau, air di Bumi tak mencukupi untuk mendinginkan Bumi, yang pada waktu itu baru dibentuk dari plasma, yakni gas terbakar, panas dan pijar berasal dari Matahari, lalu membentuk kabut asap atau nebula. Lalu Alláh menghujani bumi dengan komet es dan meteor es dari antariksa bertubitubi untuk mendinginkan Bumi agar kehidupan segera dapat diciptakan di Bumi.


    Apakah pendapat atau pandangan ini bertentangan dengan Al-Qur`án? Tidak! Bahkan Al-Qur`án menginformasikan demikian, dan sains dan teknologi mengkorfirmasikan kebenarannya.


    Para ilmuwan sepakat bahwa kehidupan di Bumi terjadi melalui proses abiogenesis, yakni kejadian makhluq hidup dari benda mati.


    Apakah pendapat atau pandangan ini bertentangan dengan Al-Qur`án? Tidak! Bahkan Al-Qur`án menginformasikan demikian, dan sains dan teknologi mengkorfirmasikan kebenarannya.


    Apa yang terjadi adalah bahwa Al-Qur`án menginformasikan, dan sains dan teknologi mengkonfirmasikan bahwa informasi tersebut benar. Dan hal ini tak hanya berlaku untuk kasus air dan atom, tapi telah dibuktikan secara empirik dan ekperimental bahwa berlaku untuk segala hal di alam semesta. subhaana–`allaahu, wa `allaahu `akbaru.




    . . .

    Achmad Firwany
    Administrator
    Administrator

    Male Total Pesan : 198
    Poin : 316
    Reputasi : 0
    Sejak : 09.04.10
    Organisasi : HFI | HAGI | IEEE | NYAS
    Interes | Hobi : Fisika | KosmoFisika
    Moto | Slogan : Tiap Sesuatu adalah Unik
    Lokasi Domisili : Bojong Sari Depok | Parung Bogor

    Re: KOSMOS: Rahasia Kosmik Sang Air: Fenomena Natural dan SupraNatural

    Post by Achmad Firwany on Mon Apr 19, 2010 10:04 am

    RAHASIA KOSMIK SANG AIR — NATURAL DAN SUPRANATURAL [6]

    (C) 1996—2010 — Achmad Firwany



    IMPLIKASI LOGIS

    Implikasi logis pernyataan diatas adalah bahwa Al-Qur`án benar, dan tidak mungkin buatan manusia atau karangan Muhammad nabiyyu–`al-`ummiyyi (pembawa-berita yang buta-huruf), melainkan kitaabu–`allaahi (kitábulláh, kitáb Alláh, scripture of Alláh), rabbu–`al-‘aalamiyna (pengasuh sang-semesta-alam, cherisher of the-universal-natures), dan berlaku sebagai mu`jizat atau ayat (tanda, sign) kenabian dan kerasulan, atau nubuwah dan risalah Muhammad nabiyyu–`allaahi wa rasuwlu–`allaahi, shalla–`allaahu ‘alayhi wa sallama, wa rahmaatan lli `al-‘aalamiyna.


    Berikut adalah cukilan beberapa ayat Al-Qur`án yang mengandung informasi tersebut.


    PENCIPTAAN LELANGIT DAN BUMI DENGAN PEMISAHAN VIA BIG-BANG


    `al-hamdu li `allaahi faathara `als-samaawaati wa `al-`ardhi. [ Q 35:1 ]


    Maha-Pujian adalah untuk Alláh Dia-telah-memfithrah | membelah (memecah, memisahkan) sang-lelangit dan sang-bumi (split the heavens and the-earth) [via dentuman-besar, big-bang].



    `anna `als-samaawati wa `al-`ardha kaanataa ratqaan, fa fataqnaahumaa. [ Q 21:30 ]


    Bahwasanya sang-lelangit dan sang-bumi [sang-semesta, the-universe] dia-berdua-telah-adalah [dulu] satu-keterpaduan (an-integration, a-single-entity; a-primeval-atom, a-primordial-egg, ylem), maka Kami-telah-memisahkan–dia-berdua [via dentuman-besar, big-bang].





    Sebelum menjadi nebula gas debu kosmik cikal bakal bayi bintang




    PENCIPTAAN SANG-LELANGIT DAN SANG-BUMI DARI KABUT-ASAP | NEBULA


    tsumma `istawaaa `ilaa `als-samaa`i, wa hiya dukhaanun. fa qaala lahaa wa li `al-`ardhi: `i`tiyaa, thaw’aan `aw karhaan. fa qaalataa: `ataynaa thaa`i’iyna. [ Q 41:11 ]


    Kemudian [Alláh] Dia-beranjak kepada sang-langit (the-heaven), dan dia adalah sebagai-kabut [gas dan debu kosmik, nebula]. Maka Dia-telah-berkata kepada–nya dan kepada sang-bumi (the-earth): "Kamu-berdua-datanglah, dengan-rela atau dengan-terpaksa." Maka dia-berdua-telah-berkata: "Kami-berdua-telah-datang dengan-rela."





    Ketika nebula mulai dibentuk . . . lalu membentuk bintang . . .
    dan kemudian kumpulan bintang membentuk gugus-bintang alias galaksi




    . . .

    Achmad Firwany
    Administrator
    Administrator

    Male Total Pesan : 198
    Poin : 316
    Reputasi : 0
    Sejak : 09.04.10
    Organisasi : HFI | HAGI | IEEE | NYAS
    Interes | Hobi : Fisika | KosmoFisika
    Moto | Slogan : Tiap Sesuatu adalah Unik
    Lokasi Domisili : Bojong Sari Depok | Parung Bogor

    Re: KOSMOS: Rahasia Kosmik Sang Air: Fenomena Natural dan SupraNatural

    Post by Achmad Firwany on Mon Apr 19, 2010 10:09 am

    RAHASIA KOSMIK SANG AIR — NATURAL DAN SUPRANATURAL [7]

    (C) 1996—2010 — Achmad firwany



    PEMBETUKAN ANASIR DAN SEMESTA [1]




    Stephen W. Hawkings


    Satu hal spesifik dalam teori George Gamow adalah bahwa ia menghitung waktu pembentukan atom dalam penciptaan semesta. Hal ini kelak kemudian menjadi perhatian Stephen W. Hawkings, yang mengulasnya pada 1988 dalam bukunya "A Brief History of Time." Gamow menggambarkan sesaat sebelum ledakan, suhu, tekanan, dan rapat masa materi ylem mencapai tak terhingga. Sesaat setelah ledakan, terjadi ekspansi, suhu, tekanan, dan rapat masa materi menurun secara drastis, tapi relativ masih sangat tinggi, dimana partikel subnuklir dimampatkan dalam rapat masa sekitar 10^15 gram per sentimeter kubik atau 10^12 kali rapat masa air murni.





    Ilustrasi waktu dan peristiwa dalam Dentuman besar



    Pada suhu nol derajat Celcius, rapat masa air murni adalah sekitar 1 x 10^3 kg per meter kubik atau 1 gr per cm kubik. Pada volume tetap, rapat masa berbanding terbalik dengan suhu. Makin tinggi suhu makin renggang rapat masa. Pada suhu sekitar 100 derajat Celcius, rapat masa air menjadi sekitar 0,95 x gr per cm kubik.


    Dalam lima menit pertama setelah ledakan, partikel subnuklir pertama diciptakan adalah neutron bebas yang netral. Kemudian neutron luruh dalam proses luruhan Beta (Beta decay) menjadi proton bebas yang bermuatan listrik poistiv dan elektron bebas yang bermuatan listrik negativ. Neutron dan proton adalah cikal bakal pembentuk inti atom atau nukelon, dan nukleon dan elektron adalah cikal bakal pembentuk atom. Namun karena suhu sedemikian sangat tinggi, dimana tenaga gerak (kinetic energy) rerata partikel sangat tinggi, diatas tenaga ikat (binding energy) rerata partikel nuklir, pembentukan nukleon dan atom tak mungkin terjadi.

    Tapi begitu ekspansi terus berlangsung dan suhu menurun secara bertahap hingga mencapai sekitar 10^9 derajat, yang merupakan suhu titik didih nuklir, pada suhu mana interaksi partikel dengan radiasi akan memisahkan mereka secepat mereka bergabung, proton masih belum bisa menangkap neutron untuk membentuk nukleon stabil, jika pun karena tumbukan proton bisa bergabung dengan neutron, maka hanya membentuk nukleon labil yang bertahan sementara, dan sesaat kemudian terpisah kembali, dan pada tumbukan lain proton bahkan kembali berpadu dengan elektron membentuk kembali neutron. Dalam lima menit pertama, yang terjadi adalah produksi neutron, proton, dan elektron hingga berlimpah ruah sebagai cikal bakal pembentuk nukleon dan atom.





    Ilustrasi waktu dan peristiwa Dentuman Besar



    Setelah lima menit pertama, sementara ekspansi terus berlanjut, rapat masa menurun sekitar 10^-6 kali rapat masa air atau sekitar 0,000.001 gram per sentimeter kubik, dan sesaat kemudian suhu turun dibawah titik didih nuklir, tenaga gerak rerata partikel menurun dibawah tenaga ikat rerata partikel nuklir, dimana proton tak lagi bisa berpadu dengan elektron untuk membentuk kembali neutron, melainkan bersama neutron membentuk nukleon. Yang dibentuk pertama adalah inti atom Hidrogenium, monotron, kemudian Deuteron, Triteron, dan inti atom Helium atau partikel Alpha. Dalam menit berikutnya, yang terjadi adalah produksi atom Hidrogenium hingga melimpah ruah, kemudian Helium, dan seterusnya, dimana diantara penangkapan neutron (neutron capture) terjadi peluruhan Beta, sedemikian sehingga terjadi rangkaian isotop dan isobar atom, dari yang terringan hingga yang terberat.





    Ilustrasi waktu dan peristiwa Dentuman Besar




    . . .

    Achmad Firwany
    Administrator
    Administrator

    Male Total Pesan : 198
    Poin : 316
    Reputasi : 0
    Sejak : 09.04.10
    Organisasi : HFI | HAGI | IEEE | NYAS
    Interes | Hobi : Fisika | KosmoFisika
    Moto | Slogan : Tiap Sesuatu adalah Unik
    Lokasi Domisili : Bojong Sari Depok | Parung Bogor

    Re: KOSMOS: Rahasia Kosmik Sang Air: Fenomena Natural dan SupraNatural

    Post by Achmad Firwany on Mon Apr 19, 2010 10:12 am

    RAHASIA KOSMIK SANG AIR — NATURAL DAN SUPRANATURAL [8]

    (C) 1996—2010 — Achmad Firwany



    PEMBETUKAN ANASIR DAN SEMESTA [2]


    Critchfied dan Smart, dua fisikawan nuklir, telah menunjukan bahwa dalam satu nukleon yang mengandung lebih banyak neutron daripada proton, persentasi maksimum neutron dapat dikandung sebuah nukleon dan masih dapat mempertahankan stabilitasnya hanya sekitar 70 persen. Dalam keadaan labil, neutron dalam sebuah nukleon dapat mengalami luruhan Beta, melepaskan elektron, dan menjadi proton. Satu atom dengan nukleon labil membutuhkan interval waktu tertentu, bergantung pada komposisi nukleonnya, untuk mengalami luruhan Beta, dan berubah menjadi isotopnya.

    Pembetukan partikel dan atom dalam penciptaan semesta berdasarkan teori Big Bang, dalam 30 menit pertama setelah ledakan, dapat digambarkan lebih-kurang sebagai berikut. Dalam lima menit pertama, pertama kali partikel subnuklir diciptakan adalah neutron bebas. Konsentrasi neutron melimpah ruah. Kemudian neutron luruh dalam proses luruhan Beta menjadi proton bebas dan elektron bebas. Konsentrasi neutron menurun. Sebaliknya konsentrasi proton dan elektron meningkat. Setelah lima menit pertama, proton yang mencoba bergabung kembali dengan elektron untuk membentuk neutron gagal sehingga membentuk Hidrogenium (H-1). Kemudian proton menangkap neutron untuk membentuk Deuteron. Konsentrasi neutron, proton, dan elektron menurun. Konsentrasi Hidrogenium meningkat. Deuteron menangkap elektron untuk membentuk Deuterium (H-2) atau Hidrogenium berat. Konsentrasi elektron menurun. Konsentrasi Deuterium meningkat. Kemudian Deuterium menangkap neutron untuk membentuk Tritium (H-3) atau Hidrogenium supra-berat. Kemudian Tritium mengalami luruhan alpha, dimana neutron dalam Triton luruh jadi proton elektron, sehingga Tritium berubah jadi Trhelium (He-3) atau Helium ringan. Kemudian Trhelium menangkap neutron untuk membentuk Helium (He-4).





    Partikel elementer membentuk nebula



    Demikian seterusnya, dengan rumus umum, atom A-1 menangkap neutron menjadi isotop atom A, kemudian isotop atom A mengalami luruhan Beta menjadi isobar atom A atau menjadi isotop atom B, dimana A = B, kemudian menangkap neutron lagi menjadi isotop atom B = B+1. Dengan pola serupa, dibentuk berbagai atom hingga Uranium-240 (U-240), sehingga diperlukan 240 ekuasi fisika matematik untuk menyatakan reaksi formasi nuklir dan atomik ini.


    Sementara konsentrasi neutron terus menurun karena luruhan Beta dan penangkapan netron oleh nukleon, konsentrasi proton dan elektron terus meningkat, sedemikian sehingga pada tahap akhir pembentukan atom, Hidrogenium melimpah ruah dalam semesta. Berdasarkan data dan fakta alami, Makin ringan dan simpel suatu atom, makin besar konsentrasinya di alam. Sebaliknya, makin berat dan kompleks suatu atom, makin kecil konsentrasinya di alam.





    Proses pembentukan nebula dan galaksi dalam milyaran tahun




    . . .

    Achmad Firwany
    Administrator
    Administrator

    Male Total Pesan : 198
    Poin : 316
    Reputasi : 0
    Sejak : 09.04.10
    Organisasi : HFI | HAGI | IEEE | NYAS
    Interes | Hobi : Fisika | KosmoFisika
    Moto | Slogan : Tiap Sesuatu adalah Unik
    Lokasi Domisili : Bojong Sari Depok | Parung Bogor

    Re: KOSMOS: Rahasia Kosmik Sang Air: Fenomena Natural dan SupraNatural

    Post by Achmad Firwany on Mon Apr 19, 2010 10:16 am

    RAHASIA KOSMIK SANG AIR — NATURAL DAN SUPRANATURAL [9]

    (C) 1996—2010 — Achmad Firwany



    EKSPANSI SEMESTA




    Albert Einstein


    Pada 1916-1917, Albert Einstein (1979-1955), fisikawan Jerman-Amerika, secara tak sengaja menemukan dalam perhitungan matematik bahwa semesta memuai. Tapi ia tak percaya dan menganggapnya tak mungkin, dan membuat satu konstanta metematik untuk menahan pemuaian ini yang dikenal kemudian sebagai konstanta kosmik Einsten yang kontradiktiv.





    Pemuaian jagatraya ruang vs waktu






    Edwin P. Hubble


    Tapi pada 1923-1932, Edwin Powell Hubble (1889-1953), astronomer Amerika, secara faktual melalui pengamatan observatorial menemukan bahwa semesta memuai, berdasarkan pada rekaman bahwa semua galaksi bergerak saling menjauhi dari pusat semesta yang merupakan titik pusat ledakan besar penciptaan semesta, sebagaimana diperkirkan Lemaitre dan Gamow. Kini, berdasarkan pada fakta data data pengamatan dan penelitian, para kosmofisikawan menetapkan kesimpulan bahwa semesta memang memuai dalam satu pemuaian semesta (the universal expansion of universe).




    USIA SEMESTA


    Berdasarkan pada perhitungan kecepatan gerak resesi galaksi, Hubble menetapkan satu konstanta dan memperoleh angka-angka bahwa semesta diciptakan tak kurang daripada 20 milyar tahun silam, dan radius semesta sekarang tak kurang daripada 200 x 10 pangkat 21 km.




    Arnold A. Penzias dan Robert W. Wilson


    Pada 1965, Arnold A. Penzias dan Robert. W. Wilson, di Laboratorium Telepon Bell, AS,secara tak sengaja mendeteksi radiasi latarbelakang yang terrekam sebagai derau (noise) gelombang elektomagnetik, tapi kemudian setelah diteliti ternyata adalah gelombang bekas ledakan penciptaan semesta yang berasal dari titik pusat ledakan, dan pusat semesta pun ditemukan.




    ENAM ERA PENCIPTAAN SEMESTA


    Hasil kalkukasi mutakhir memperoleh angka-angka bahwa telur atom cikal-bakal semesta diciptakan sekitar 21 milyar tahun lampau, dimana dentuman besar (big bang) berlansung sekitar 18 - 19 milyar tahun lampau. Dan semesta telah melalui enam era atau babak pembentukan. Teori mutakhir, mengangkat kembali teori waktu kosmik-atomik atau waktu-berimpit-ganda, yang diajukan pada 1932-1951 oleh Edward Arthur Milne (1896-1950), astronom Inggris; dan menghitung bahwa tiap era tersebut tak sama lamanya, makin kini makin pendek durasi waktunya, dimana era pertama enam kali lebih lama daripada era keenam. Hasil permutasi matematik 6! = 6 + 5 + 4 + 3 + 2 + 1 = 21 adalah setara dengan usia total semesta 21 milyar tahun. Kita sekarang berada dalam era keenam.





    The Milky Way atau Sang Bima Sakti Galaksi Kita



    Semua informasi dari data ilmiah dan fakta alamiah diatas, ternyata sesuai benar dengan keterangan kitab suci agama samawi, seperti At-Tawrat, Al-Injil, dan Al-Qur`án. Dari semua kitab agama samawi, Al-Qur`án adalah satu-satu-nya yang menyebutkan dengan jelas informasi tersebut diatas.



    . . .

    __________________________________________________

    (C) 1996—2010 — Achmad Firwany

    HAKI (Hak Atas Kepemilikan Intelektual) karya tulis intelektual ini dilindungi oleh Undang-Undang Negara Republik Indonesia, dan juga oleh konvensi dan provisi internasional atas karya intelektual di tiap negara di seluruh dunia.

    Tak sebagian pun dr tulisan, dokumen atau pagina jala ini boleh disalin, digandakan dan atau diperbanyak: diduplikasi, direplika, direproduksi, ditransmisi, ditranskripsi, ditranslasi kedlm bentuk bahasa apapun atau disimpan dlm satu sistem retrieval apapun; dlm bentuk apapun atau dlm cara apapun, mencakup tp tak terbatas pd cara optik, elektromagnetik, elektronik, elektromekanik, atau lainnya; utk maksud dan tujuan komersial; tanpa pemberitahuan dan perkenanan tertulis terlebih dulu dr pemilik hak atas karya intelektual ini.

    Untuk non-komersial, penggunaan sebagai rujukan atau referensi, secara keseluruhan atau sebagian, harap cantumkan sumber informasi ini sebagai acuan.



    TESQ ™com.TESQscape.com
    THE EXPLANATION OF SCIENTIFIC QUR`ÁN


    FINE ART ™FINE-ART.TESQscape.com
    FIRWANY INTERNATIONAL NETWORK ENTERPRISE ― ARTICLES ON REFORM AND TRANSFORM


    Achmad Firwany
    Administrator
    Administrator

    Male Total Pesan : 198
    Poin : 316
    Reputasi : 0
    Sejak : 09.04.10
    Organisasi : HFI | HAGI | IEEE | NYAS
    Interes | Hobi : Fisika | KosmoFisika
    Moto | Slogan : Tiap Sesuatu adalah Unik
    Lokasi Domisili : Bojong Sari Depok | Parung Bogor

    Re: KOSMOS: Rahasia Kosmik Sang Air: Fenomena Natural dan SupraNatural

    Post by Achmad Firwany on Mon Apr 19, 2010 10:17 am

    RAHASIA KOSMIK SANG AIR — NATURAL DAN SUPRANATURAL [10]

    (C) 1996—2010 — Achmad Firwany



    ALLÁH MENURUNKAN AIR DALAM BENTUK KOMET ES KE BUMI

    Semua hipotesa dan teori kejadian Bumi, pada intinya sepakat bahwa Bumi berasal dari Matahari. Jika hipotesa nebular menganggap bahwa Bumi dan planet lainnya dalam tata surya berasal dari nebula (kabut-asap gas dan debu kosmik) sekeliling Matahari, maka hipotesa planetesimal mengasumsikan bahwa mereka berasal dari semburan material Matahari yang disedot oleh satu bintang raksasa yang pernah lewat dekat Matahari. Sedangkan hipotesa bintang-ganda berasumsi bahwa dulu Matahari kita mempunyai saudara kembar, tapi kemudian hancur jadi planet-planet seperti Bumi.


    Sejak kelahirannya, selama lebih-kurang setengah sampai satu milyar tahun, Bumi berada dalam era pre-terrestrian (pra-bumi), dan masih merupakan plasma, api atau gas pijar, yang berasal dari semburan Matahari, lalu mendingin menjadi nebula, gas dan debu kosmik, dan kemudian mencair, sehingga keseluruhan permukaan Bumi hanyalah air. Sekitar 4,5 hingga 4 milyar tahun lampau, baru mulai memadat, membentuk landasan samudera dan benua, dan kemudian diatasnya terbentuk lempeng tektonik (tectonic plate), dan Bumi memasuki era pre-cambrian.


    Ada 21 ayat dalam 20 surat Al-Qur`án yang mengandung kalimat bahwa Alláh menurunkan air dari langit, dimana satu diantaranya menurunkan dalam bentuk bungkahan es [ Q 24:43 ] dan lima diantaranya menuturkan bahwa penurunan air tersebut untuk menghidupkan kematian Bumi [ Q 16:65 29:63 30:24 43:11 22:63 ], dan beberapa lagi diantaranya untuk mengaliri lembah [ Q 13:17 ], menghijaukan Bumi [ Q 22:63 ], menumbuhkan tetumbuhan, tanaman, dan bebuahan [ Q 2:22 6:99 14:32 16:10 20:53 27:60 35:27 39:21 ], lainnya adalah [ Q 8:11 31:34 42:28 46:24 54:11 56:69 ] untuk mendatangkan harapan dan menimbulkan ketakutan, sebagai siksa, hujan deras, banjir, pengusir, perusak, pembunuh, dan pemusnah masal.


    wa yunazzilu mina `als-sammaa`i, min jibaalin fiyhaa minm baradin. fa yushiybu bihii man yasyaa`u wa yashrifuhuu 'an mman yasyaa`u. yakaadu sanaa barqi–hii yadzhabu bi `al-`abshaari. [ Q 24:43 ]


    Dan [Alláh] Dia-menurunkan dari sang-langit, dari gunung-gunung [yang] didalam–nya dari es [komet es, meteorid, planetoid, planet dingin, planet jauh dari Matahari, dengan orbit eksentrik diluar orbit planet Mars, seperti planet Yupiter, dst]. maka Dia-menimpakan dengan–nya siapa-saja-yang Dia-kehendaki dan Dia-menghidarkan–nya terhadap siapa-saja-yang Dia-kehendaki [suatu curah telah diprogram dan dikendalikan secara cermat oleh keberadaan supracerdas]. dia-nyaris kemilau kilat–nya [kilap cahaya komet dan curah meteor ketika sedang jatuh ke Bumi] melenyapkan sang-penglihatan.





    Orbit Komet yang melintasi Tata Surya kita



    Dalam pembentukan planet-planet dalam tata surya, planet-planet jauh dari Matahari, karena jaraknya jauh, mereka menerima kualitas panas Matahari lebih rendah daripada planet dekat, sehingga lebih dulu mendingin dan membeku menjadi es. Satu planet es raksasa dalam tata surya kita adalah Yupiter (Mustariyun), dengan diameter lebih 11 kali diameter Bumi, dan volume lebih 1.350 kali volume Bumi, dengan suhu permukaan sekitar –150 ˚C, sehingga planet ini sangat mungkin membantu pendinginan Bumi. Selain itu planet Saturnus (Zuhalun) bisa merupakan sumber kedua, dengan diameter sekitar 9,3 kali diameter Bumi, dan volume 795 kali volume Bumi, dengan suhu permukaan mencapai –175 ˚C.





    Komet es dalam orbitnya menuju Bumi




    Komet es dalam orbitnya menuju Bumi




    Komet es dalam orbitnya menuju Bumi



    . . .

    __________________________________________________

    (C) 1996—2010 — Achmad Firwany

    HAKI (Hak Atas Kepemilikan Intelektual) karya tulis intelektual ini dilindungi oleh Undang-Undang Negara Republik Indonesia, dan juga oleh konvensi dan provisi internasional atas karya intelektual di tiap negara di seluruh dunia.

    Tak sebagian pun dr tulisan, dokumen atau pagina jala ini boleh disalin, digandakan dan atau diperbanyak: diduplikasi, direplika, direproduksi, ditransmisi, ditranskripsi, ditranslasi kedlm bentuk bahasa apapun atau disimpan dlm satu sistem retrieval apapun; dlm bentuk apapun atau dlm cara apapun, mencakup tp tak terbatas pd cara optik, elektromagnetik, elektronik, elektromekanik, atau lainnya; utk maksud dan tujuan komersial; tanpa pemberitahuan dan perkenanan tertulis terlebih dulu dr pemilik hak atas karya intelektual ini.

    Untuk non-komersial, penggunaan sebagai rujukan atau referensi, secara keseluruhan atau sebagian, harap cantumkan sumber informasi ini sebagai acuan.



    TESQ ™com.TESQscape.com
    THE EXPLANATION OF SCIENTIFIC QUR`ÁN


    FINE ART ™FINE-ART.TESQscape.com
    FIRWANY INTERNATIONAL NETWORK ENTERPRISE ― ARTICLES ON REFORM AND TRANSFORM


    Achmad Firwany
    Administrator
    Administrator

    Male Total Pesan : 198
    Poin : 316
    Reputasi : 0
    Sejak : 09.04.10
    Organisasi : HFI | HAGI | IEEE | NYAS
    Interes | Hobi : Fisika | KosmoFisika
    Moto | Slogan : Tiap Sesuatu adalah Unik
    Lokasi Domisili : Bojong Sari Depok | Parung Bogor

    Re: KOSMOS: Rahasia Kosmik Sang Air: Fenomena Natural dan SupraNatural

    Post by Achmad Firwany on Mon Apr 19, 2010 10:19 am

    RAHASIA KOSMIK SANG AIR — NATURAL DAN SUPRANATURAL [11]

    (C) 1996—2010 — Achmad Firwany



    PEMBENTUKAN SAMUDERA


    Pada masa awal pembentukan Bumi, kuantitas air terbentuk di Bumi tak cukup memadai untuk mengairi dan mendinginkan Bumi, dan membentuk hidrosfir untuk membangkitkan kehidupan prototip dan atmosfir sebagai perisai pembentuk kehidupan, sehingga diperlukan pendinginan melalui hujan meteor es dari antariksa. Berdasarkan pada data geologis dan rekaman historis pembentukan Bumi, para ahi fisika, geologi, dan geofisika telah sepakat tentang hal ini; dan ini merupakan konfirmasi sains dan teknologi terhadap informasi Al-Qur`án dalam ayat diatas.

    Dan Kami telah meniupkan angin untuk mengawinkan (tumbuh-tumbuhan) dan Kami turunkan hujan dari langit, lalu Kami beri minum kamu dengan air itu, dan sekali-kali bukanlah kamu yang menyimpannya. [ Q 15:22 ]





    Ilustrasi curah hujan es dari langit membasahi Bumi



    Akibat komet es dan badai meteor es di masa lampau, permukaan samudera di Bumi sekarang lebih luas daripada permukaan benua, agar dapat terus menopang kehidupan untuk jangka panjang, dan hujan meteor es tetap berlanjut hingga sekarang, tapi tak sederas dulu, atau dalam kuantitas lebih kecil, agar kehidupan tetap terus berlangung di Bumi, Keadaan seperti ini tak ditemui pada planet tetangga dekat kita, seperti di Mars (Mariykhun), Venus (Zuhrabun), dan Merkurius (`Utariydun), bahkan di Bulan (Qamarun). Jadi Bumi (Earth, `Ardhun) memang telah dipilih secara khusus, direncanakan dan diprogramkan Alláh untuk tempat tinggal makhluq hidup jenis-manusia (human-kind, naasun). subhaana–`allaahu, wa `allaahu `akbaru.


    Dalam mushhaf Al-Qur`án, lafazh `al-bahru atau bahrun (samudera, lautan) diulang sebanyak 41 kali, sedangkan lafazh `al-barru atau barrun (benua, daratan) diulang sebanyak 12 kali.


    41 lafazh bahrun [ Q 2:50,164 5:96 6:59,63,97 7:138,163 10:22,90 14:32 16:14 17:66,67,70 18:60,61,63,79,109,109 20:77 22:65 24:40 25:53 26:63 27:61,63 30:41 31:27,31 35:12 42:32 44:24 45:12 52:6 55:19,24 81:6 82:3 ], dan 12 lafazh barrun [ Q 5:96 6:59,63,97 10:22 17:67,68,70 27:63 29:65 30:41 31:32 ].


    Dari data nomor ayat diatas, ternyata lautan dan daratan disebut berurutan dalam satu ayat sebanyak sembilan kali di sembilan ayat dalam enam surah [ Q 5:96 6:59,63,97 10:22 17:67,70 27:63 30:41 ], dan angka 99 ini sekali lagi melambangkan `al-asmaa`u-`al-husnaa, and angka 96 memiliki aestika matematik dan harmoni anti-simetrik fisik.


    Hasil-bagi (quotient) 41 : 12 menghasilkan 3,341.666.666.666.667. . . ., dimana nilai ini lebih-kurang samadengan nilai perbandingan (rasio) total samudera dan total benua, 76,923.076.923% : 23,076.923.076% = 3,333.333.333. Disamping samudera, didalam tiap benua ada danau luas dan sungai besar, yang bila ditotal nilainya sekitar 6,923.076.923%, sehingga jika ditotal dengan samudera, maka rasio air dan tanah adalah sekitar 70% : 30% = 2,333.333.333.





    Sebagian permukaan samudera Bumi



    Jika diambil lagi hasil-bagi 9 angka dibelakang koma dari masing-masing persentasi diatas, 0,923.076.923% : 0,076.923.076% = 12, dimana angka 1 melambangkan keterpaduan dalam ketunggalan (integrity in singularity), angka melambangkan pasangan harmonik (harmonic pair), 1 + 2 = 3, melambangkan tiga dimensi ruang (space dimension), dan 1 – 2 = – 1, melambangkan satu dimensi waktu (time dimension) yang selalu negativ, karena kita hanya bisa maju dan tak pernah bisa mundur dalam waktu. Sedangkan 0,333.333.333 melambangkan ketakterhinggaan atau infinitas (infinity) dari satu ketunggalan, dimana 1 / 3 = 0.333.333.333. . . . . . . . . . Sementara – 1 / 3 = – 0,333.333.333. . . . berarti infinitas tersembunyi atau tak-tampak (hidden, invisible) alias gaib (ghayibun).



    . . ..

    __________________________________________________

    (C) 1996—2010 — Achmad Firwany

    HAKI (Hak Atas Kepemilikan Intelektual) karya tulis intelektual ini dilindungi oleh Undang-Undang Negara Republik Indonesia, dan juga oleh konvensi dan provisi internasional atas karya intelektual di tiap negara di seluruh dunia.

    Tak sebagian pun dr tulisan, dokumen atau pagina jala ini boleh disalin, digandakan dan atau diperbanyak: diduplikasi, direplika, direproduksi, ditransmisi, ditranskripsi, ditranslasi kedlm bentuk bahasa apapun atau disimpan dlm satu sistem retrieval apapun; dlm bentuk apapun atau dlm cara apapun, mencakup tp tak terbatas pd cara optik, elektromagnetik, elektronik, elektromekanik, atau lainnya; utk maksud dan tujuan komersial; tanpa pemberitahuan dan perkenanan tertulis terlebih dulu dr pemilik hak atas karya intelektual ini.

    Untuk non-komersial, penggunaan sebagai rujukan atau referensi, secara keseluruhan atau sebagian, harap cantumkan sumber informasi ini sebagai acuan.



    TESQ ™com.TESQscape.com
    THE EXPLANATION OF SCIENTIFIC QUR`ÁN


    FINE ART ™FINE-ART.TESQscape.com
    FIRWANY INTERNATIONAL NETWORK ENTERPRISE ― ARTICLES ON REFORM AND TRANSFORM


    Achmad Firwany
    Administrator
    Administrator

    Male Total Pesan : 198
    Poin : 316
    Reputasi : 0
    Sejak : 09.04.10
    Organisasi : HFI | HAGI | IEEE | NYAS
    Interes | Hobi : Fisika | KosmoFisika
    Moto | Slogan : Tiap Sesuatu adalah Unik
    Lokasi Domisili : Bojong Sari Depok | Parung Bogor

    Re: KOSMOS: Rahasia Kosmik Sang Air: Fenomena Natural dan SupraNatural

    Post by Achmad Firwany on Mon Apr 19, 2010 10:21 am

    RAHASIA KOSMIK SANG AIR — NATURAL DAN SUPRANATURAL [12]

    (C) 1996—2010 — Achmad Firwany



    PROSES ABIOGENESIS — PEMBENTUKAN KEHIDUPAN

    Setelah evolusi fisik dan kimiawi pembentukan samudera atau hidrosfir (hydrosphere) dan udara atau atmosfir (atmosphere). Kemudian baru sekitar 3,75 hingga 3,5 milyar tahun lalu berlangsung evolusi biofisik dan biokimiawi, melakukan proses pembentukan RNA (ribose nucleid acid) dan DNA (deoxy-ribose nucleid acid), yang kemudian membentuk makhluk semi-hidup non-selular, yaitu virusia. Kemudian sekitar 2,5 milyar tahun lalu, dihasilkan protophyta, planta uniselular prototip atau tumbuhan satu-sel primitiv pertama, dan sekitar 1,5 milyar tahun lalu, dihasilkan protozoa, animalia uniselular prototip atau binatang satu-sel primitiv pertama. Akhirnya sekitar 1 milyar hingga 900 juta tahun lalu, protophyta dan protozoa masing-masing berbiak menghasilkan makhluk hidup multiselular, dan bumi memasuki era cambrian.





    Model Molekul DNA dalam struktur ikatan double helix



    Bagaimana hidrogenium bisa membentuk rantai asam amino dan protein, sehingga terbentuk molekul RNA dan DNA? Penelitian dan eksperimen biokimia telah membuktikan bahwa hal tersebut bisa terjadi ketika Bumi mengalami badai meteor es.


    Hasil percobaan abiogenesis telah diperoleh di pertengahan abad pertama milenium lalu, dimana beberapa ilmuwan A.S., antara lain Harold C. Urey, Stanley C. Miller, Philip H. Abelson, dan Melvin Calvin, menggunakan piranti cyclotron, melakukan irradiasi air dan satu larutan Karbonium DiOksida (Carbon DiOxyde. CO2), dan memperoleh beberapa jenis asam formik (formic), oksalik (oxalic), dan sukinik (succinic). Pada 1953, Urey dan Miller memperoleh beberapa asam amino, yang merupakan dasar protolasma sel dan kehidupan.


    Urey dan Miler mencoba mensimulasi keadaan Bumi pada masa lampau, ketika atmosfir baru terbentuk, dan Bumi dihujani meteor, kilat dan petir. Mereka menempatkan dalam satu tabung, beberapa gas pembetuk udara pada masa lampau, yakni, uap air, hidrogenium, karbonium dioksida, nitrogenium, dan ammonia, dan kemudian memuati tabung tersebut dengan bunga-api listrik (electric spark) yang dibangkitkan dari satu kumparan (coil). Dari proses ini ternyata terbentuk beberapa asam amino, seperti alanine, glycine, sarcoisne, dan lainnya. Irradiasi sinar Gamma terhadap senyawa nitrogen ammonium karbonat ternyata juga menghasilkan beberapa senyawa baru termasuk dua asam amino.


    Meski pun dalam eksperimen tersebut belum dihasilkan protein, tapi simulasi demikian menunjukkan bahwa kehidupan muncul dari suatu rangkaian panjang proses fisik dan kimiawi, dan berakhir dengan proses biologis, dan keadaan Bumi pada masa itu sangat memungkinkan hal tersebut berlangsung via proses sintesa kimiawi dan evolusi biologis yang berlangsung dengan campurtangan suatu keberadaan supracerdas yang merencanakan, memprogram, dan mengendalikan seluruh tahapan proses penciptaan.



    . . ..

    __________________________________________________

    (C) 1996—2010 — Achmad Firwany

    HAKI (Hak Atas Kepemilikan Intelektual) karya tulis intelektual ini dilindungi oleh Undang-Undang Negara Republik Indonesia, dan juga oleh konvensi dan provisi internasional atas karya intelektual di tiap negara di seluruh dunia.

    Tak sebagian pun dr tulisan, dokumen atau pagina jala ini boleh disalin, digandakan dan atau diperbanyak: diduplikasi, direplika, direproduksi, ditransmisi, ditranskripsi, ditranslasi kedlm bentuk bahasa apapun atau disimpan dlm satu sistem retrieval apapun; dlm bentuk apapun atau dlm cara apapun, mencakup tp tak terbatas pd cara optik, elektromagnetik, elektronik, elektromekanik, atau lainnya; utk maksud dan tujuan komersial; tanpa pemberitahuan dan perkenanan tertulis terlebih dulu dr pemilik hak atas karya intelektual ini.

    Untuk non-komersial, penggunaan sebagai rujukan atau referensi, secara keseluruhan atau sebagian, harap cantumkan sumber informasi ini sebagai acuan.



    TESQ ™com.TESQscape.com
    THE EXPLANATION OF SCIENTIFIC QUR`ÁN


    FINE ART ™FINE-ART.TESQscape.com
    FIRWANY INTERNATIONAL NETWORK ENTERPRISE ― ARTICLES ON REFORM AND TRANSFORM


    Achmad Firwany
    Administrator
    Administrator

    Male Total Pesan : 198
    Poin : 316
    Reputasi : 0
    Sejak : 09.04.10
    Organisasi : HFI | HAGI | IEEE | NYAS
    Interes | Hobi : Fisika | KosmoFisika
    Moto | Slogan : Tiap Sesuatu adalah Unik
    Lokasi Domisili : Bojong Sari Depok | Parung Bogor

    Re: KOSMOS: Rahasia Kosmik Sang Air: Fenomena Natural dan SupraNatural

    Post by Achmad Firwany on Mon Apr 19, 2010 10:23 am

    RAHASIA KOSMIK SANG AIR — NATURAL DAN SUPRANATURAL [13]

    (C) 1996—2010 — Achmad Firwany



    TAMPUK PEMERINTAHAN ALLAH DIATAS AIR
    DAN TIAP KEHIDUPAN DIJADIKAN DARI AIR




    Dan telah-adalah tampuk | tahta–Nya [Alláh] diatas sang-air. [ Q 11:7 ]
    Dan [Alláh dengan melibatkan makhluq-Nya] Kami-telah-menjadikan dari sang-air [lautan, awan, hujan] tiap sesuatu yang-hidup. [ Q 21:30 ]


    wa kaana ‘arsyuhuu ‘alaa ‘al-maa`i. [ Q 11:7 ]
    wa ja’alnaa mina `al-maa`i kulli syay`in hayyin. [ Q 21:30 ]



    Dan telah-adalah tampuk | tahta–Nya [Alláh] diatas sang-air (water|aqua > pure-water|aqua-pura > hydrogen–dioxyde, H2O > hydrogen-gas, H2 > hydrogen-atom, H > atomic nucleon: proton–electron–neutrino). [ Q 11:7 ]

    Dan [Alláh dengan melibatkan makhluq-Nya] Kami-telah-menjadikan dari sang-air [lautan, awan, hujan; hydrosphere + atmosphere > biosphere] tiap sesuatu yang-hidup [virusia > protophyta > protozoa fithrah: RNA|DNA nucleid > unicell > multicell]. [ Q 21:30 ]


    wa kaana ‘arsyuhuu ‘alaa ‘al-maa`i.
    [ Q 11:7 ]
    wa ja’alnaa mina `al-maa`i kulli syay`in hayyin.
    [ Q 21:30 ]



    Dan [Alláh] Dia yang telah-menciptakan sang-lelangit dan sang-bumi didalam enam hari, dan telah-adalah tampuk | tahta–Nya diatas sang-air.


    wa huwa `alladziy khalaqa `als-samaawati wa `al-`ardhi fiy sittati `ayyaamin, wa kaana ‘arsyu–huu ‘alaa ‘al-maa`i.
    [ Q 11:7 ]



    Dan [Alláh] Dia yang telah-menciptakan sang-lelangit dan sang-bumi (the-heavens and the-earth) [sang-jagatraya, sang-semesta, the-universe] didalam enam hari [hari semesta, hari kosmik, universal days, cosmic days; aeon] dan telah-adalah tampuk | tahta–Nya diatas sang-air (water | aqua > pure-water | aqua-pura > hydrogen–dioxyde, H2O > hydrogen-gas, H2 > hydrogen-atom, H > atomic nucleon: proton–electron–neutrino).


    wa huwa `alladziy khalaqa `als-samaawati wa `al-`ardhi fiy sittati `ayyaamin, wa kaana ‘arsyu–huu ‘alaa ‘al-maa`i. [ Q 11:7 ]

    . . .


    Achmad Firwany
    Administrator
    Administrator

    Male Total Pesan : 198
    Poin : 316
    Reputasi : 0
    Sejak : 09.04.10
    Organisasi : HFI | HAGI | IEEE | NYAS
    Interes | Hobi : Fisika | KosmoFisika
    Moto | Slogan : Tiap Sesuatu adalah Unik
    Lokasi Domisili : Bojong Sari Depok | Parung Bogor

    Re: KOSMOS: Rahasia Kosmik Sang Air: Fenomena Natural dan SupraNatural

    Post by Achmad Firwany on Mon Apr 19, 2010 10:25 am

    RAHASIA KOSMIK SANG AIR — NATURAL DAN SUPRANATURAL [14]

    (C) 1996—2010 — Achmad Firwany



    PEMISAHAN LELANGIT DAN BUMI TIAP KEHIDUPAN DIJADIKAN DARI AIR




    Bahwasanya sang-lelangit dan sang-bumi [sang-semesta, the-universe] dia-berdua-telah-adalah [dulu] satu-keterpaduan (an-integration, a-single-entity; a-primeval-atom, a-primordial-egg, ylem), maka Kami-telah-memisahkan–dia-berdua [via dentuman-besar, big-bang]; dan Kami-telah-menjadikan dari sang-air [lautan, awan, hujan; hydrosphere + atmosphere > biosphere] tiap sesuatu yang-hidup [virusia > protophyta > protozoa; fithrah: RNA|DNA nucleid > unicell > multicell].



    `anna `als-samaawati wa `al-`ardha kaanataa ratqaan, fa fataqnaahumaa; wa ja’alnaa mina `al-maa`i kulli syay`in hayyin.
    [ Q 21:30 ]

    . . .


    Achmad Firwany
    Administrator
    Administrator

    Male Total Pesan : 198
    Poin : 316
    Reputasi : 0
    Sejak : 09.04.10
    Organisasi : HFI | HAGI | IEEE | NYAS
    Interes | Hobi : Fisika | KosmoFisika
    Moto | Slogan : Tiap Sesuatu adalah Unik
    Lokasi Domisili : Bojong Sari Depok | Parung Bogor

    Re: KOSMOS: Rahasia Kosmik Sang Air: Fenomena Natural dan SupraNatural

    Post by Achmad Firwany on Mon Apr 19, 2010 10:27 am

    RAHASIA KOSMIK SANG AIR — NATURAL DAN SUPRANATURAL [15]

    (C) 1996—2010 — Achmad Firwany



    PENCIPTAAN DARI SATU DIRI TUNGGAL DAN MEMBENTUK PASANGAN


    [Alláh] Dia adalah Dia-yang Dia-telah-menciptakan–kalian dari satu-diri–yang-tunggal, dan Dia-telah-menjadikan dari–nya mitra|pasangan–nya sehingga dia-menetap kepada–nya.


    huwa `alladziy khalaqakum mmin nnafsin–wwaahidatin, wa ja’ala minhaa zawjahaa li yaskuna `ilayhaa. [ Q 7:189 ]



    [Alláh] Dia adalah Dia-yang Dia-telah-menciptakan–kalian dari satu-diri–yang-tunggal [single–self; Alláh|Al-Kháliq > makhluq > string > particle > nucleon > atom > molecule > compound > RNA|DNA nucleoid > unicell: protophyta > protozoa; fithrah, fission, mitosis > somatic-cell > genetic-cell > fusion > miosis > multicell: pembiakan regenerasi], dan Dia-telah-menjadikan dari–nya mitra | pasangan (partner | mate) nya sehingga dia-menetap [bergabung menjadi satu > fusion, integration] kepada–nya.


    huwa `alladziy khalaqakum mmin nnafsin–wwaahidatin, wa ja’ala minhaa zawjahaa li yaskuna `ilayhaa. [ Q 7:189 ]


    Dan sebagian-dari tanda-tanda–Nya, Dia-telah-menciptakan untuk–kalian dari diri-diri–kalian-sendiri, para-mitra | para-pasangan, sehingga kalian-menetap kepada–nya, dan Dia-telah-menjadikan diantara–kalian cinta dan kasih-sayang; sesungguhnya didalam yang-demikian-itu sungguh adalah tanda-tanda untuk suatu-kaum-yang mereka-berpikir-berulang-kali.


    wa min `aayaatihii khalaqa lakum mmin `anfusikum `azwaajaan lli taskunuw `ilayhaa, wa ja’ala baynakum mmawaddatan wa rahmatan; `inna fiy dzaalika la `aayaatin lli qawmin yatafakkaruwna.
    [ Q 30:21 ]



    Dan sebagian-dari tanda-tanda–Nya, Dia-telah-menciptakan untuk–kalian dari diri-diri–kalian-sendiri [melalui fithrah, pembelahan-diri, fission, disintegration], para-mitra | para-pasangan (partners|mates), sehingga kalian-menetap [bergabung menjadi satu > fusion, integration] kepada–nya, dan Dia-telah-menjadikan diantara–kalian cinta-(love) [rekatan-erat, adhesion and cohesion] dan kasih-sayang (merciful-compassion) [tarik-menarik, interaksi, interaction]; sesungguhnya didalam yang-demikian-itu sungguh adalah tanda-tanda untuk suatu-kaum-yang mereka-berpikir-berulang-kali.

    wa min `aayaatihii khalaqa lakum mmin `anfusikum `azwaajaan lli taskunuw `ilayhaa, wa ja’ala baynakum mmawaddatan wa rahmatan; `inna fiy dzaalika la `aayaatin lli qawmin yatafakkaruwna. [ Q 30:21 ]





    Proses pembentukan sel ganda melalu pembelahan diri sel tunggal



    PENCIPTAAN DARI PASANGAN


    Wahai yang-manakah–dia sang-jenis-manusia (the-human-kind), Sesungguhnya–Kami, Kami-telah-menciptakan–kalian dari seorang-pria dan seorang-wanita, dan Kami-telah-menjadikan-kalian berbagai-bangsa dan berbagai-suku agar kalian-saling-mengenal. Sesungguhnya yang-paling-mulia-diantara–kalian dihadapan Alláh adalah yang-paling-taqwa (memelihara-diri, self-maintain) diantara–kalian.


    yaa `ayyuhaa `aln-naasu, `innaa khalaqnaakum min dzakarin wa `untsaa, wa ja’alnaakum syu'uwbaan wa qabaa`ila li ta'aarafuw. `inna `akramakum ‘inda–`allaahi `atqaakum. [ Q 49:13 ]




    Reproduksi seksual pembentukan satu sel baru dari sepasang sel induk


    . . .


    Achmad Firwany
    Administrator
    Administrator

    Male Total Pesan : 198
    Poin : 316
    Reputasi : 0
    Sejak : 09.04.10
    Organisasi : HFI | HAGI | IEEE | NYAS
    Interes | Hobi : Fisika | KosmoFisika
    Moto | Slogan : Tiap Sesuatu adalah Unik
    Lokasi Domisili : Bojong Sari Depok | Parung Bogor

    Re: KOSMOS: Rahasia Kosmik Sang Air: Fenomena Natural dan SupraNatural

    Post by Achmad Firwany on Mon Apr 19, 2010 10:58 am

    RAHASIA KOSMIK SANG AIR — NATURAL DAN SUPRANATURAL [16]

    (C) 1996—2010 — Achmad Firwany



    FITHRAH ALLAAH

    Maka kamu-luruskanlah wajah [diri | jiwa] mu kepada sang-dín (pembalasan, revenge) dengan-teguh (kokoh, tegar); fithrah (pembelahan, pemisahan, fission, split) Alláh adalah yang Dia-telah-memfitrahkan sang-jenis-manusia (the-human-kind) atas–nya; tiada dia-berulang-ubah untuk ciptaaan–Alláh; ituláh sang-dín–yang-lurus; dan tapi kebanyakan sang-para-manusia tak mereka-mengetahui.


    fa `aqim wajhaka li `ald-diyni hanifaan; fithrata–`allaahu `allatiy fathara `aln-nassa ‘alayhaa; laa tabdiyla li khalqi–`allaahi; dzaalika `ald-diynu–`al-qayyimu, wa laakinna `aktsara `aln-nassa laa ya’lamuwna. [ Q 30:30 ]


    . . .


    Achmad Firwany
    Administrator
    Administrator

    Male Total Pesan : 198
    Poin : 316
    Reputasi : 0
    Sejak : 09.04.10
    Organisasi : HFI | HAGI | IEEE | NYAS
    Interes | Hobi : Fisika | KosmoFisika
    Moto | Slogan : Tiap Sesuatu adalah Unik
    Lokasi Domisili : Bojong Sari Depok | Parung Bogor

    Re: KOSMOS: Rahasia Kosmik Sang Air: Fenomena Natural dan SupraNatural

    Post by Achmad Firwany on Mon Apr 19, 2010 11:00 am

    RAHASIA KOSMIK SANG AIR — NATURAL DAN SUPRANATURAL [17]

    (C) 1996—2010 — Achmad Firwany


    INTERAKSI FISSI – FUSI



    Sebelumnya renungkan dan pahami ayat berikut:

    Dia [Alláh] Dia-yang dia-telah-menciptakan kalian dari satu-diri yang-tunggal.

    huwa `alladziy khalaqa kum mmin nnafsin wwahidatin. [ Q 7:189 ]

    He [Alláh] He-who he-hath-created all-of-you from one-self which-single.


    dimana frasa "satu-diri yang-tunggal" bisa memiliki konotasi rangkap-maksud dan rangkap-tingkap dari keberadaan tunggal atau singularitas (singularity), dan keesaan yang adalah sumber segalanya, Alláh, Tuhan Yang Maha Esa, hingga ke ketunggalan ciptaannya: satu nukloid, satu atom, satu sel, Aadam.


    Ayat diatas bisa memiliki beberapa penafsiran dan semuanya benar, bergantung pada konteks mana ia digunakan. Itulah satu kehebatan Al Qur`aan, memiliki beberapa ayat yang rangkap-maksud (multi-purpose) dan rangkap-tingkap (multi-level).

    Kemudian renungkan dan pahami ayat berikut:

    Fithrah (pembelahan) Alláh [adalah] sesuatu-yang Dia-telah-memfithrahkan (membelah, memecah, memisah) sang jenis-manusia atas nya.

    fitharata `allaahi `allatiy fathara `aln naasa ’alay haa. [ Q 30:30 ]

    Split of Alláh [is] one-which He-hath-splited (separated) the human-kind over her.


    Memfithrah, menurut bahasa Al-Qur`án artinya adalah membelah sesuatu ditengah dan memisahkannya atas dua bagian. Sebagai contoh ketika kita berbuka puasa pada saat maghrib, kita membelah atau memecah puasa kita, dari keadaan berpuasa pada siang hari dan keadaan tak berpuasa pada malam hari. Dalam do’a berbuka puasa, lafazh "afthartu" berarti "aku-telah-memecah" [puasa]. "'iydu `al fithri", hari-raya fithrah, artinya hari-raya berbuka atau "lebaran", yang memisahkan keadaan berpuasa selama bulan Ramadhán dan keadaan tak berpuasa mulai bulan Syawal.


    Lafazh "fathara" dan "fithratun", dalam arti fithrah, pembelahan-diri, pemisahan satu-diri menjadi dua, memiliki akar-kata "f—th—r" (faa—thaa—raa) dengan arti pecah, belah, atau rekah, sebagaimana dinyatakan dengan jelas dan tegas dalam ayat-ayat berikut:

    [Alláh] Dia-telah-membelah sang lelangit dan sang bumi.

    faathara `als samaawaati wa `al `ardha.
    [ Q 6:14,79 12:101 14:10 35:1 39:46 42:11 21:56 ]

    [Alláh] He-hath-splited the heavens and the earth.


    [Alláh] Sebagai-pembelah sang sekalian-langit dan sang bumi dia-telah-menjadikan bagi kalian dari dediri kalian pepasangan.

    faathiru `als samaawaati wa `al `ardhi ja’ala la kum min `anfusi kum `azwaajan. [ Q 42:11 ]

    [Alláh] As-a-spliter [of] the heavens and the earth he-hath-made for all-of-you from selves of all-of-yours mates.


    Dimana dulu asalnya sekalian-langit dan bumi adalah satu, kemudian Alláh memisahkan mereka-berdua melalui satu ledakan dahsyat yang dalam kosmologi dikenal dengan istilah Dentuman Besar (Big Bang), sesuai dengan pernyataan Alláh dalam ayat berikut:

    Bahwasanya sang lelangit dan sang bumi mereka-berdua-telah-adalah suatu-keterpaduan maka kami-telah-menceraikan mereka-berdua.

    anna `als samaawaati wa `al `ardha kaanataa rattqaan fa fataqnaa humma. [ Q 21:30 ]

    Definitely the heavens and the earth both-of-them-were an-integrity so we-have-split both-of-them.


    Berdasarkan pernyataan Alláh, Maha Pencipta, Al KHáliqu (All Creator), dalam ayat-ayat di atas, tentang "khalqun, penciptaan, (creation) secara fithrah ini tak hanya berlaku bagi manusia, tapi berlaku untuk semua makhluwqun, ciptaan (creature), dari yang paling kecil - mikrokosmos, partikel subnuklir, hingga yang paling besar - makrokosmos, semesta-alam.

    . . .


    Achmad Firwany
    Administrator
    Administrator

    Male Total Pesan : 198
    Poin : 316
    Reputasi : 0
    Sejak : 09.04.10
    Organisasi : HFI | HAGI | IEEE | NYAS
    Interes | Hobi : Fisika | KosmoFisika
    Moto | Slogan : Tiap Sesuatu adalah Unik
    Lokasi Domisili : Bojong Sari Depok | Parung Bogor

    Re: KOSMOS: Rahasia Kosmik Sang Air: Fenomena Natural dan SupraNatural

    Post by Achmad Firwany on Mon Apr 19, 2010 11:05 am

    RAHASIA KOSMIK SANG AIR — NATURAL DAN SUPRANATURAL [18]

    (C) 1996—2010 — Achmad Firwany



    PENCIPTAAN MANUSIA

    Manusia diciptakan dari satu-diri yang-tunggal, melalui rangkaian proses fisis, kimiawi, dan biologis. Semula berawal dari ketunggalan Alláh Sang Maha Esa, dari keberadaan singularitas telur primordial tunggal cikal-bakal semesta, lalu dari fusi nuklir material, fissi atom yang berbiak (breeding) membentuk reaksi-reaksi berantai (chain reactions) picu-memicu (trigger by trigger), sehingga terbentuk molekul yang kemudian membentuk senyawa organik, asam amino, asam inti ribosa (ribose nucleic acid, RNA) dan asam inti deoksi-ribosa (deoxy-ribose nucleic acid, DNA), protein, lalu terbentuk sel biologis, dan kemudian satu sel membelah diri dari satu menjadi dua melalui fisi nuklir selular, dimana satu sel tubuh (somatic cell) dengan kromosom-ganda (diploid) melakukan fisi inti dan membelah diri jadi dua sel benih (genetic cell) dengan kromosom-tunggal (haploid) - sperma atau sel telur (ovum), dan tiap sel benih berbiak secara sporadis dalam deret-ukur: 2, 4, 6, 8, . . .


    Lafazh "fathara" dan "fithratun", dalam arti fithrah, pembelahan-diri, pemisahan satu-diri menjadi dua ini, digunakan untuk menyatakan pembiakan selular genetik ini, berabad lampau sebelum para ilmuwan memahami fisi nuklir selular sporadis, lafazh mana ditegaskan dalam kalimat

    Fithrah (pembelahan) Alláh [adalah] sesuatu-yang Dia-telah-memfithrahkan (membelah, memecah, memisah) sang jenis-manusia atas nya.

    fitharata `allaahi `allatiy fathara `aln naasa ’alay haa. [ Q 30:30 ]

    Split of Alláh [is] one-which He-hath-splited (separated) the human-kind over her.


    Dalam tiap nukleus atau inti sel makhluq hidup bersel, termasuk manusia, terdapat sejumlah tertentu khromosom, yaitu molekul senyawa biokimiawi organik, penusun gen atau unit kode informasi genetik dari faktor hereditas atau kebakaan keturunan, sebagai pembawa kode yang diwariskan berantai dari generasi ke generasi. Tiap unit khromosom terdiri dari nukleo-protein atau protein-inti, dengan molekul asam-inti, DNA yang berfungsi sebagai kurir kode informasi genetik.


    Tiap inti sel-tubuh jenis-spesies makhluq berbeda memiliki kandungan khromosom berbeda. Manusia memiliki 46 unit atau 23 pasang unit khromosom dalam tiap inti sel tubuhnya. Banyak pasangan khromosom membedakan jenis-spesies makhluq. Dari tiap jumlah pasangan khromosom, terdapat sepasang khromosom: X dan Y, yang membedakan jenis-kelamin (sex, gender) tiap makhluq: jantan untuk pasangan-XY, dan betina untuk pasangan-XX. Dalam proses pembiakan sel, tiap inti sel-somatik, sel-tubuh manusia yang merupakan sel-diploid, sel-ganda, karena terdiri dari 23 unit khromosom berpasangan, berfithrah atau membelah-diri melakukan fissi jadi dua sel-haploid, sel-paroh, yaitu sel-genetik, sel-benih, yang memasing terdiri dari 23 unit khromosom tanpa pasangan.


    Dari tiap fissi sel-somatik, pada wanita terbentuk sepasang sel-genetik dalam bentuk ovum, sel-telur, memasing dengan khromosom-X, dan pada pria terbentuk sepasang sel-genetik dalam bentuk sperma, satu dengan khromosom-X dan satu lagi dengan khromosom-Y. Pada saat pembuahan, dua sel-genetik yang haploid akan bertemu dan berpadu melakukan fusi, penggabungan inti-sel, menjadi satu sel-somatik yang diploid. Pembuahan sperma-X terhadap ovum-X akan membentuk sel-tubuh-XX yang membuahkan bayi perempuan, sedangkan pembuahan sperma-Y terhadap ovum-X akan membentuk sel-tubuh-XY yang membuahkan bayi lelaki.


    . . .


    Achmad Firwany
    Administrator
    Administrator

    Male Total Pesan : 198
    Poin : 316
    Reputasi : 0
    Sejak : 09.04.10
    Organisasi : HFI | HAGI | IEEE | NYAS
    Interes | Hobi : Fisika | KosmoFisika
    Moto | Slogan : Tiap Sesuatu adalah Unik
    Lokasi Domisili : Bojong Sari Depok | Parung Bogor

    Re: KOSMOS: Rahasia Kosmik Sang Air: Fenomena Natural dan SupraNatural

    Post by Achmad Firwany on Mon Apr 19, 2010 11:07 am

    RAHASIA KOSMIK SANG AIR — NATURAL DAN SUPRANATURAL [19]

    (C) 1996—2010 — Achmad Firwany



    SHILATU ALR-RAHIMI


    Inilah satu kenyataan dan fakta, fithrah dan shilatu `alr-rahimi manusia, bahwa seorang bayi manusia terjadi karena fithrah dan diasuh dalam rahim ibunya, karena shilaturrahimi, jalinan cinta-kasih, mawaddah dan rahmah, cinta dan kasih-sayang antara dua orang-tuanya, karena Alláh telah berkehendak menunjukkan tetanda keberadaannya, sesuai dengan ayat:

    Dan sebagian-dari tanda-tanda–Nya, [adalah] bahwa] Dia-telah-menciptakan untuk–kalian dari diri-diri–kalian-sendiri [melalui fithrah, pembelahan-diri, fission, disintegration], para-mitra|para-pasangan (partners | mates), sehingga kalian-menetap [bergabung menjadi satu > fusion, integration] kepada–nya, dan Dia-telah-menjadikan diantara–kalian cinta (love) [rekatan-erat, adhesion and cohesion] dan kasih-sayang (merciful-compassion) [tarik-menarik, interaksi, interaction]; sesungguhnya didalam yang-demikian-itu sungguh adalah tanda-tanda untuk suatu-kaum-yang mereka-berpikir-berulang-kali (tafakur).

    wa min `aayaatihii khalaqa lakum mmin `anfusikum `azwaajaan lli taskunuw `ilayhaa, wa ja’ala baynakum mmawaddatan wa rahmatan; `inna fiy dzaalika la `aayaatin lli qawmin yatafakkaruwna. [ Q 30:21 ]

    And part-of signs of his [is] that he-hath-created for all-of-you from selves of all-of-yours mates, for all-of-you-stay unto her, and he-hath-made among all-of-you love and merciful-compassion. surely in [such as] that truely signs for a-folk [who] they-repeatedly-think.


    Ungkapan, manusia kembali kepada fithrah maksudnya adalah kembali ke keadaan seperti pertama kali manusia diciptakan dari satu sel, seperti bayi, tanpa dosa. Demikianlah proses penciptaan manusia, sesuai dengan pernyataan manusia itu sendiri, sebagaimana dinyatakan dalam surah Yaa Siin

    Dan mengapa bagi ku tak aku-mengabdi (beribadah) kepada Dia-yang dia-telah-membelah-diri ku?

    wa maa li ya laa ’budu `alladziy fathara niy. [ Q 36:22 ]

    And why for me not I-dedicate-to He-who he-hath-splited me?


    Lihat juga beberapa ayat lain [ Q: 11:51 17:51 20:72 43:27 ] dan tentang penciptaan manusia secara lengkap [ Q 32:7-8 ].

    . . .

    __________________________________________________


    (C) 1996—2010 — Achmad Firwany

    HAKI (Hak Atas Kepemilikan Intelektual) karya tulis intelektual ini dilindungi oleh Undang-Undang Negara Republik Indonesia, dan juga oleh konvensi dan provisi internasional atas karya intelektual di tiap negara di seluruh dunia.

    Tak sebagian pun dr tulisan, dokumen atau pagina jala ini boleh disalin, digandakan dan atau diperbanyak: diduplikasi, direplika, direproduksi, ditransmisi, ditranskripsi, ditranslasi kedlm bentuk bahasa apapun atau disimpan dlm satu sistem retrieval apapun; dlm bentuk apapun atau dlm cara apapun, mencakup tp tak terbatas pd cara optik, elektromagnetik, elektronik, elektromekanik, atau lainnya; utk maksud dan tujuan komersial; tanpa pemberitahuan dan perkenanan tertulis terlebih dulu dr pemilik hak atas karya intelektual ini.

    Untuk non-komersial, penggunaan sebagai rujukan atau referensi, secara keseluruhan atau sebagian, harap cantumkan sumber informasi ini sebagai acuan.

    TESQ ™
    THE EXPLANATION OF SCIENTIFIC QUR`ÁN

    FINE ART ™
    FIRWANY INTERNATIONAL NETWORK ENTERPRISE ― ARTICLES ON REFORM AND TRANSFORM



    ________________________________________

    Achmad Firwany
    Administrator
    Administrator

    Male Total Pesan : 198
    Poin : 316
    Reputasi : 0
    Sejak : 09.04.10
    Organisasi : HFI | HAGI | IEEE | NYAS
    Interes | Hobi : Fisika | KosmoFisika
    Moto | Slogan : Tiap Sesuatu adalah Unik
    Lokasi Domisili : Bojong Sari Depok | Parung Bogor

    Re: KOSMOS: Rahasia Kosmik Sang Air: Fenomena Natural dan SupraNatural

    Post by Achmad Firwany on Mon Apr 19, 2010 11:10 am

    RAHASIA KOSMIK SANG AIR — NATURAL DAN SUPRANATURAL [20]

    (C) 1996—2010 — Achmad Fitwany



    THE TRUE POWER OF WATER | KEKUATAN SEJATI AIR
    DO`A DAN UCAPAN EMOSIONAL DAN PENGARUHNYA TERHADAP AIR




    Masaru Emoto


    Melalui sebuah penelitian ahli Jepang, dengan fotografi kelajuan tinggi, Dr. Masaru Emoto menangkap gambaran struktur air pada saat air tengah membeku. Lebih daripada itu ia mendapati bahwa air seolaholah paham arti kata dalam berbagai bahasa manusia,


    Penulis bersama rekannya, Kazuya Ishibashi, melanjutkan kajiannya dan mendapatkan air dapat membentuk gambar struktur kristal sangat indah bila kepadanya diucapkan kata-kata indah seperti bahagia, bagus, kuat, atau damai. Sebaliknya, air tidak akan menghasilkan kristal jika kepadanya disampaikan kata-kata buruk.


    Mereka menyimpulkan, air hanya membentuk kristal indah jika menerima kata-kata positif, dan terbukti bahwa air dapat mendeteksi emosi manusia melalui kata-kata diucapkan orang kepadanya, sehingga seakanakan ia mengerti arti kata dalam berbagai bahasa manusia. Air membentuk kristal sangat indah saat diucapkan kata "terima kasih" dalam berbagai bahasa.


    Dari penelitiannya itu, penulis pun menemukan bahwa air berguna sebagai kekuatan bagi kesehatan karena 70 persen tubuh manusia terdiri dari air. Dengan do'a dan perkataan positiv, penyakit pun dapat disembuhkan.

    . . .




    Sumber: KOMPAS


    Buku Hasil Penelitian Masaru Emoto:

    • The Hidden Messages in Water.
    • The True Power of Water.

    Achmad Firwany
    Administrator
    Administrator

    Male Total Pesan : 198
    Poin : 316
    Reputasi : 0
    Sejak : 09.04.10
    Organisasi : HFI | HAGI | IEEE | NYAS
    Interes | Hobi : Fisika | KosmoFisika
    Moto | Slogan : Tiap Sesuatu adalah Unik
    Lokasi Domisili : Bojong Sari Depok | Parung Bogor

    Re: KOSMOS: Rahasia Kosmik Sang Air: Fenomena Natural dan SupraNatural

    Post by Achmad Firwany on Mon Apr 19, 2010 11:12 am

    RAHASIA KOSMIK SANG AIR — NATURAL DAN SUPRANATURAL [21]

    (C) 1996—2010 — Achmad Firwany


    EFEK UCAPAN POSTIV DAN NEGATIV


    Sebaiknya kita semua mulai mengendalikan kata-kata yang keluar dari mulut kita dengan kata-Kata yang positif dan baik.

    Setelah mendengarkan info tentang pengaruh kata-kata negatif terhadap air yang ditulis dalam buku "The Hidden Messages in Water" karya Masaru Emoto dan pada halaman 31 buku tersebut disebutkan tentang banyaknya orang yg melakukan percobaan, sayapun tertarik untuk melakukannya sbb:

    • Tempatkan nasi sisa yg sdh didiamkan semalaman kedalam 2 toples dgn jumlah yg sama, kemudian ditutup rapat.

    • Masing-masing toples di tempelin label yg berisi kata2 sbb:

      Toples A : "Kamu Pintar, Cerdas, Cantik, Baik, Rajin, Sabar, Aku Sayang Padamu, Aku Senang Sekali Melihatmu, Aku Ingin Selalu di dekatmu, I LOVE YOU, TerimaKasih."

      Toples B : " Kamu Bodoh, dudul, Jelek, Jahat, Malas, Pemarah, Aku Benci Melihatmu, Aku Sebel Tidak mau dekat dekat kamu."




    Pasangan toples yang ditempeli label kontradiktiv

    • Botol-botol ini saya letakkan terpisah dan pada tempat yg sering dilihat, saya pesan pada istri, anak, dan pembantu untuk membaca label pada botol tersebut setiap kali melihat botol-botol tersebut.


    Dan inilah yang terjadi pada nasi tersebut setelah 1 minggu kemudian :




    Satu baik dan satu lagi buruk



    Satu masih segar dan satu lagi sudah basi

    Nasi dalam botol yg di bacakan kata-kata negativ ternyata cepat sekali berubah menjadi busuk dan berwarna hitam dgn bau yg tidak sedap.

    Sedangkan nasi dalam botol yg di bacakan kata-kata positiv masih berwarna putih kekuningan dan baunya harum seperti ragi.

    Nah silahkan teman-teman mencobanya sendiri.

    Kalau di buku di katakan ada yg mencoba dgn tiga botol dimana botol ketiga tak di beri label apa-apa alias diabaikan atau tak diperdulikan, dan ternyata beras dlm botol yg diabaikan membusuk jauh lebih cepat dibandingkan botol yg dipapar kata "Kamu Bodoh".

    Bayangkan apa yang akan terjadi dengan anak-anak kita, pasangan hidup kita, rekan-rekan kerja kita, dan orang-orang disekeliling kita, bahkan binatang dan tumbuhan disekeliling kita pun akan merasakan efek yang ditimbulkan dari getaran-getaran yg berasal dari pikiran, dan ucapan yang kita lontarkan setiap saat kepada mereka.

    Maka sebaiknya selalulah sadar dan bijaksana dalam memillih kata-kata yg akan keluar dari mulut kita, demikian juga kendalikanlah pikiran-pikiran yg timbul dalam batin kita.

    Semoga tulisan ini bermanfaat untuk kita semua.

    . . .


    Achmad Firwany
    Administrator
    Administrator

    Male Total Pesan : 198
    Poin : 316
    Reputasi : 0
    Sejak : 09.04.10
    Organisasi : HFI | HAGI | IEEE | NYAS
    Interes | Hobi : Fisika | KosmoFisika
    Moto | Slogan : Tiap Sesuatu adalah Unik
    Lokasi Domisili : Bojong Sari Depok | Parung Bogor

    Re: KOSMOS: Rahasia Kosmik Sang Air: Fenomena Natural dan SupraNatural

    Post by Achmad Firwany on Mon Apr 19, 2010 11:13 am

    RAHASIA KOSMIK SANG AIR — NATURAL DAN SUPRANATURAL [22]

    (C) 1996—2010 — Achmad firwany



    BENTUK KRISTAL MOLEKUL AIR ZAM-ZAM

    Buat yang sudah baca, mudah-mudahan masih bisa memberikan hikmah sekali lagi ...

    Penemuan ini sungguh menakjubkan dan wajib dikaji lagi bersama-sama.

    "Kenapa dengan izin-Nya air penawar bisa menyembuhkan penyakit?"

    Baca dan perhatikan petikan di bawah ini:

    Pada Kamis, 10 November 2002, Pihak Pengurus Masjid dari Wisma Telkom Semarak, menjemput ustadz Abdullah Mahmud untuk menyampaikan ceramah beliau. Diantaranya mengenai aAir yang merupakan salah satu rahmat Allah kepada manusia.

    Manusia tidak dapat hidup tanpa air, dan manusia tidak bisa hidup tanpa rahmat Allah. Ustadz menceritakan pengalaman beliau menghadiri salah satu seminar mengenai air yang diadakan di Hotel Istana baru-baru ini, dimana kebanyakan peserta seminar yang hadir terdiri dari orang selain Islam kecuali 2 orang yaitu Ustadz Abdullah dan seorang penziarah dari UM.

    Pemberi ceramah tersebut, seorang profesor pakar air dari Jepang. Beliau menunjukkan hasil penelitiannya mengenai air, beberapa slide yang ditunjukkan kepada hadirin adalah gambar sampel-sampel air yang diambil dari berbagai sumber air: laut, danau, sungai, kolam, sumur dan lainnya.

    Dari slide tersebut, terlihat berbagai rupa dan bentuk susunan molekul-molekul air tersebut. Ada yang samar-samar berbentuk seolah-olah seperti jin yang tidak begitu jelas dengan telinga yang besar, bertanduk dan sebagainya. Rupanya mengerikan dan menakutkan.

    Profesor tersebut berkata, "Banyak lagi sampel-sampel air yang lain, tapi rupa dan bentuk molekulnya hampir sama. Sekarang saya akan tunjukkan sampel air yang lain dari sampel-sampel tersebut."

    Kemudian terlihat satu bentuk susunan molekul air yang tersusun cantik. Bentuknya seolah-olah berlian yang bersinar-sinar, dan dari sinarnya mengeluarkan warna-warna yang menarik melebihi 12 warna, maa syaa'a `allaah, cantiknya.

    Lalu profesor tersebut bertanya: "Adakah yang tahu, sampel air apakah ini?"

    Seluruh hadirin terdiam, kemudian seorang penziarah dari UM menjawab,

    "Saya rasa itu adalah sampel air sumur Zam-Zam"

    Profesor dengan segera meminta Penziarah tersebut ke atas dan bertanya,

    "Beri saya alasan kenapa anda menjawab kalau itu adalah sampel air sumur Zam-Zam?"

    "Karena air sumur Zam-Zam adalah air yang termulia di dunia ini."

    Profesor itu berkata, "Saya tidak tahu benar atau tidak air sumur Zam-Zam itu air yang paling mulia di dunia ini, tapi betul ini adalah sampel dari air sumur Zam-Zam."

    Kemudian profesor menerangkan, bahwa kata-kata bisa mempengaruhi bentuk molekul-molekul air. Dan dalam kesempatan tersebut beliau membuat experimen, bagaimana kata-kata dapat mempengaruhi bentuk molekul air. Hadirin yang ada diminta untuk membacakan sesuatu ke dalam air mineral masing-masing, dan salah seorang diminta untuk menguji sendiri bentuk molekul air yang telah diberi bacaan tersebut.



    Kristal molekul air dalam bentuk normal



    kristal heksagonal molekul air [tampak atas]



    Kristal heksagobal molekul air dalam fasa transisi



    kristal molekul air yang mendengar ucapan baik



    Kristal molekul air yang dido'akan



    Kristal molekul air sumur Zam-Zam


    Dan pada layar monitor tampak molekul-molekul air tersebut membentuk rupa seolah-olah engkong cina yang memiliki janggut panjang dengan perut yang buncit. Tiba giliran Ustadz, air tersebut dibacainya surat Al-Ftihah, shalawat dan ayat Kursi. Maka nampaklah bentuk molekul air yang seperti berlian, bersinar dan berkilau-kilau ... subhaana `allaah.

    Lalu oleh profesor, ustadz diminta membaca sekali lagi sembarang ayat atau kata-kata yang tidak baik. Segera dalam layar monitor tampak bentuk molekul-molekul yang berubah seolah-olah sel-sel darah ... subhaana `allaah.

    Karena itu ustadz meminta untuk mengambil hikmah dari cerita pengalaman tersebut. Ustadz berkata, "Jika kita ingin air terasa manis, masukkan gula, jika ingin air berwarna maka masukan pewarna dan jika ingin air itu mulia, maka masukanlah ayat-ayat yang mulia kedalamnya"

    Profesor tersebut adalah Dr. Masaru Emoto, penulis buku The Hidden Messages in Water dan The True Power of Water.



    Sampul buku Masaru Emoto

    . . .


    Achmad Firwany
    Administrator
    Administrator

    Male Total Pesan : 198
    Poin : 316
    Reputasi : 0
    Sejak : 09.04.10
    Organisasi : HFI | HAGI | IEEE | NYAS
    Interes | Hobi : Fisika | KosmoFisika
    Moto | Slogan : Tiap Sesuatu adalah Unik
    Lokasi Domisili : Bojong Sari Depok | Parung Bogor

    Re: KOSMOS: Rahasia Kosmik Sang Air: Fenomena Natural dan SupraNatural

    Post by Achmad Firwany on Mon Apr 19, 2010 11:15 am

    RAHASIA KOSMIK SANG AIR — NATURAL DAN SUPRANATURAL [23]

    (C) 1996—2010 — Achmad Firwany



    SEMINAR: THE TRUE POWER OF HEXAGONAL WATER


    Pada 26 Juni 2006 telah diadakan seminar bertajuk "The True Power of Hexagonal Water" dengan pembicara Masaru Emoto dan Abdullah Gymnastiar (Aa Gym). Sedangkan Menteri Kesehatan Siti Fadilah juga hadir sebagai keynote speaker.

    Seminar tersebut membahas hal-hal seputar yang katanya adalah 'air heksagonal'. Masaru Emoto berbicara tentang penelitiannya tentang air 'heksagonal'. Sedangkan Aa Gym berbicara tentang air sumur Zam-Zam dan kekuatan do'a.

    Kita sudah tahu siapa Aa Gym dan Siti Fadilah. Tapi siapakah sebenarnya Masaru Emoto?


    MASARU EMOTO


    Masaru Emoto

    Masaru Emoto adalah lulusan Yokohama Municipal University dalam bidang hubungan internasional, dan pada tahun 1992, dia menerima gelar 'Doktor' dari The Open International University for Alternative Medicine. Universitas ini bukanlah universitas yang terakreditasi dan memiliki syarat 'kelulusan' yang sangat minim: tidak ada pengujian dan sama sekali tidak perlu menghadiri kelas.

    Masaru Emoto terkenal karena penelitian yang dilakukannya:

    • Taruh air di dalam gelas

    • Ucapkan kata-kata, musik atau taruh gambar tertentu di dekat gelas tersebut.

    • Bagi air tersebut ke dalam beberapa cawan petri berdiameter 5 cm.

    • Bekukan sampai -25°C

    • Tinggalkan selama 3 jam, kemudian biarkan cawan-cawan tersebut menghangat

    • Amati bentuk kristal es melalui mikroskop.


    Konon, jika yang diucapkan adalah kata-kata atau musik yang baik, maka kristal es akan berbentuk indah. Sedangkan jika yang diucapkan adalah kata-kata buruk, maka kristal es juga akan berbentuk buruk.

    Penelitian 'Dr.' Emoto ini tidak diterima di kalangan sains terutama karena Emoto tidak melakukan uji double blind. Dalam hal ini pengamat bentuk kristal es bebas untuk menginterpretasikan keindahan bentuk kristal es tergantung apa yang telah dilakukan sebelumnya terhadap es tersebut.

    Emoto tidak bersedia untuk melakukan eksperimen sesuai dengan metoda ilmiah yang benar. Bahkan tidak pula menggubris tawaran James Randi yang akan memberikan satu juta dolar jika dapat memberikan hasil penelitian yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Emoto lebih memilih untuk pergi dari negara ke negara untuk memberikan 'seminar'. Emoto juga menjual berbagai macam produk melalui situs-situs web www.hado.net dan www.H2Omwater.com walaupun tanpa disertai penjelasan ilmiah yang jelas.

    Emoto juga menulis beberapa buku. Buku yang paling laris adalah The Hidden Messages in Water dan The True Power of Water yang sempat bertengger di posisi 100 besar sebagai hasil karya the best seller.




    Sumber:

    • Masaru Emoto: The Hidden Messages in Water.

    • Masaru Emoto: The True Power of Water.

    • Myths and Nonsense. Fact and Fancy in the World of Ice and Snow: The Hidden Messages in Water.

    • A Pardoner's Tale: Masaru Emoto.

    • Wikipedia: Masaru Emoto.

    • Google Answers: Dr. Masaru Emoto Water Experiments.

    • Dr. Masaru Emoto, What The Bleep?

    • A Review of Masaru Emoto's Functional Water Writings, Fact, Fiction or Sympathatic Magic?

    • Water Scams Keep Flowing.

    • Turning Japanese.

    • Literate Molecules.

    • Science Fiction.

    . . .


    Achmad Firwany
    Administrator
    Administrator

    Male Total Pesan : 198
    Poin : 316
    Reputasi : 0
    Sejak : 09.04.10
    Organisasi : HFI | HAGI | IEEE | NYAS
    Interes | Hobi : Fisika | KosmoFisika
    Moto | Slogan : Tiap Sesuatu adalah Unik
    Lokasi Domisili : Bojong Sari Depok | Parung Bogor

    Re: KOSMOS: Rahasia Kosmik Sang Air: Fenomena Natural dan SupraNatural

    Post by Achmad Firwany on Mon Apr 19, 2010 11:16 am

    RAHASIA KOSMIK SANG AIR — NATURAL DAN SUPRANATURAL [24]

    (C) 1996—2010 — Achmad Firwany



    KE KENTALAN DARAH DALAM TUBUH — MENGAPA TERJADI?

    Ada satu pertanyaan yang masuk ke mailbox saya, yaitu "Mengapa harus minum air putih banyak-banyak?" Well, sebenarnya jawabannya cukup "mengerikan" tetapi karena sebuah pertanyaan jujur harus dijawab dengan jujur, maka topik tersebut bisa dijelaskan sbb:

    Kira-kira 80% tubuh manusia terdiri dari air. Malah ada beberapa bagian tubuh kita yang memiliki kadar air di atas 80%. Dua organ paling penting dengan kadar air di atas 80% adalah: otak dan darah!! Otak memiliki komponen air sebanyak 90%, Sementara darah memiliki Komponen air 95%.

    Jatah minum manusia normal sedikitnya adalah 2 liter sehari atau 8 gelas sehari. Jumlah di atas harus ditambah bila anda seorang perokok. Air sebanyak itu diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh kita lewat air seni, keringat, pernapasan, dan sekresi.


    Apa yang terjadi bila kita mengkonsumsi kurang dari 2 liter sehari ...? Tentu tubuh akan menyeimbangkan diri. Caranya? Dengan jalan "menyedot" air dari komponen tubuh sendiri. Dari otak? Belum sampai segitunya, bayangkan otak kering gimana jadinya, melainkan dari sumber terdekat: darah!

    Darah yang disedot airnya akan menjadi kental. Akibat pengentalan darah ini, maka perjalanannya akan kurang lancar ketimbang yang encer. Saat melewati ginjal, tempat menyaring racun dari darah, ginjal akan bekerja ekstra keras menyaring darah. Dan karena saringan dalam ginjal halus, tidak jarang darah yang kental bisa menyebabkan perobekan pada glomerulus ginjal. Akibatnya, air seni anda berwarna kemerahan, tanda mulai bocornya saringan ginjal. Bila dibiarkan terus menerus, anda mungkin suatu saat harus menghabiskan jutaan Rupiah seminggu untuk cuci darah

    Tadi kita sudah bicara tentang otak. Nah, saat darah kental mengalir lewat otak, perjalanannya agak terhambat. Otak tak lagi "encer", dan karena sel-sel otak adalah yang paling boros mengkonsumsi makanan dan oksigen. Lambatnya aliran darah ini bisa menyebabkan sel-sel otak cepat mati atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya, ya wajarlah namanya juga kurang makan. Bila ini ditambah dengan penyakit jantung, yang juga kerjanya tambah berat bila darah mengental, maka serangan stroke bisa lebih lekas datang.

    Sekarang tinggal anda pilih: melakukan investasi dengan minum sedikitnya 8 gelas sehari, atau membayar bunga lewat sakit ginjal atau stroke. Pilihan penuh ada pada anda sendiri.

    . . .


    Achmad Firwany
    Administrator
    Administrator

    Male Total Pesan : 198
    Poin : 316
    Reputasi : 0
    Sejak : 09.04.10
    Organisasi : HFI | HAGI | IEEE | NYAS
    Interes | Hobi : Fisika | KosmoFisika
    Moto | Slogan : Tiap Sesuatu adalah Unik
    Lokasi Domisili : Bojong Sari Depok | Parung Bogor

    Re: KOSMOS: Rahasia Kosmik Sang Air: Fenomena Natural dan SupraNatural

    Post by Achmad Firwany on Mon Apr 19, 2010 11:18 am

    RAHASIA KOSMIK SANG AIR — NATURAL DAN SUPRANATURAL [25]

    (C) 1996—2010 - Achmad Firwany



    PENUTUPAN

    Dari uraian dan pembahasan dari awal sampai akhir dalam paket seri pemaparan ini, tampak jelas bahwa para penterjemah dan ahli tafsir Al-Qur`án pada masa lalu cendrung berupaya menyesuaikan terjemah dan tafsir ayat-ayat Al-Qur`án dengan keadaan dan pengetahuan yang mereka ketahui pada waktu itu. Tapi dengan kemajuan sains dan teknologi, dan ditemukannya hal-hal baru dalam dunia ilmu pengetahuan, tampak jelas bahwa justeru terjemah dan tafsir harus disesuaikan dengan ayat-ayat Al-Qur`án sebagaimana apa adanya, bukan justeru sebaliknya, dimana kandungan ayat-ayat Al-Qur`án harus disesuaikan dengan pemikiran dan pandangan para ’ulama konservativ, dan telah terbukti secara ilmiah bahwa kandungan Al-Qur`án senantiasa berlaku sepanjang masa, sementara terjemah dan tafsir bersifat kontemporer.

    Penemuan ilmu pengetahuan modern dan kemajuan di bidang sains dan teknologi telah mengubah cara pandang para ilmuwan tentang semesta atau jagatraya, tentang hakekat materi dan energi, tentang materialisme dan spiritualisme, dan tentang banyak hal saling berkaitan tanpa batas, dan termasuk tentang konsep tuhan, dan mereka menemukan bahwa apa yang telah dinyatakan Alláh dalam Al-Qur`án lebih 14 abad lalu adalah satu kebenaran ilmiah, bukan sekedar dogma agama.

    Selama ini ada kelompok ’ulama ahli tafsir dan para penterjemah Al-Qur`án telah membentuk kelompok elite dan ekslusiv, bagaikan golongan wali dan imam yang tak boleh ditentang, seolah-olah mereka memang wakil tuhan atau penerus para nabi dan rasul. Dan secara tak langsung telah mengklaim bahwa hanya golongan mereka sajalah yang berhak dan boleh menterjemahkan dan menafsirkan Al-Qur`án. Bahkan sebagian besar dari mereka melarang terjemahan secara harfiýah dan lafzhiýah. Sungguh, bagi penulis, adalah satu hal yang sangat kolot.

    Hal sedemikian jelas sangat bertentangan dengan Al-Qur`án dan juga As-Sunnah, karena Al-Qur`án adalah untuk tiap manusia. Bukan eklusiv hanya untuk ’ulama agama. Bukan hanya hal para `ustadz, da’i, atau muballigh, dengan latarbelakang pendidikan sekolah agama Islam. Apakah keadaan Islam sekarang telah seperti Gereja Katolik Roma? Segalanya bergantung pada fatwa Paus di Vatikan? Sehingga perlu ada kebangkitan kelompok protestan dalam Islam, yang mengklaim bahwa Al-Qur`án adalah hak tiap pemeluk Islam? Jika perlu, maka barangkali penulis akan berdiri di barisan paling depan.

    Perilaku merasa paling banyak tahu atau paling pandai, keras-kepala dan ketakluwesan atau infleksibilitas ’ulama agama Islam, terutama para fuqaha atau ahli fiqih (pemahaman, comprehension), juteru secara tak langsung telah menjerumuskan mereka dalam berbagai mazhab, jalan pemikiran, isme atau aliran pemahaman, dan menimbukan perpecahan diantara mereka sendiri. Dan hal ini menjadi satu faktor kemunculan berbagai golongan atau kelompok dalam Islam yang saling bertentangan. Hal mana justeru melemahkan Islam, bukan sebaliknya berjama’ah menguatkan Islam. Bisa jadi pula hal ini menjadi salah satu faktor kemunduran Islam di dunia ini.

    Namun tulisan ini tak bermaksud memojokkan para ahli tafsir Al-Qur`án dan ’ulama agama Islam, tapi justeru bermaksud membantu mereka menemukan solusi interpretasi yang lebih logis atau masuk diakal sehat.

    Satu kelemahan terbesar umat Islam sekarang ini adalah bahwa kebanyakan mereka tak mengerti dan memahami kitab suci mereka, dan tetap tinggal dalam kebodohan atau jahiliýah, dan kebanyakan mereka terperangkap dengan wejangan para kiyai kolot dan ritual agama hampa tanpa bobot.

    Salah satu fungsi Al-Qur`án itu sendiri adalah untuk membawa seluruh umat manusia dari kegelapan kepada cahaya (mina `alzh-zhulumaati `ilaa `aln-nuwri, from the darkness into the light), atau dari kebodohan (jahiliyyah, stupidity) kepada kecerdasan (intelligence, intellectuality).

    Al-Qur`án itu sendiri bukan sekedar wahyu Tuhan yang merupakan dogma agama, yang kaku dan mati, tapi wahyu yang merupakan penjelasan (bayyinaatun, clearification) Tuhan atas segala sesuatu. Dan Al-Qur`án melalui ayat-ayatnya justeru menekankan konsep perintah kepada pengenalan dan larangan terhadap penolakan (`amar ma’ruwfi wa nahi munkaari, command to recogition and prohibition to rejection, command to recognize science and prohobition to reject the truth).

    Al-Qur`án itu kandungannya berlaku dan hidup sepanjang zaman, dan untuk itu ia harus dinamik, bukan statik. Jadi penulis ucapkan selamat tinggal kepada ’ulama Islam konservativ.



    TAK ADA KONTRADIKSI DALAM AL-QUR`ÁN

    Apakah maka tak mereka-berulang-kali-memperhatikan (menjelajah, menelaah, meneliti) Al-Qur`án? Dan kalau (andai) dia-telah-adalah dari–hadapan selain–Alláh, sungguh mereka-telah-mewujudkan (menemukan, mendapati) didalam–nya pertentangan-pertentangan (perselisihan; kontradiksi) yang-banyak.

    `a fa laa yatadabbaruwna `al-qur`aana. wa law kaana min‘inda ghayri–`allaahi, la wajaduw fiyhi `ikhtilaafaan katsiyraan. [ Q 4:82 ]


    Seluruh pembahasan, uraian, dan penjelasan diatas telah diupayakan secara optimum jauh dari kesalahan. Tapi, penulis sebagai manusia biasa tentu juga tak bisa luput dari kesalahan dan kealpaan. Bisa saja semua pemaparan diatas mengandung kesalahan, kekeliruan, atau kekurangan karena keterbatasan pengetahuan, data, referensi, dan informasi penulis miliki, termasuk kealpaan dan kesalahan ketik atau cetak.

    Untuk segala kesalahan, keliruan, kekurangan, dan kealpaan ini, bila ada, penulis mohon maaf sebesarnya, dan untuk tiap koreksi, saran, dan kritik, penulis terima dengan lapang dada. Jika ada yang sedemikian, maka semua yang salah tentulah dari penulis, dan yang benar dari Alláh, karena hanya Alláh sajalah yang Maha-Benar dan Maha-Mengetahui segalanya.


    `al-hamdu li–`allaahi rabbi–`al-‘aalamiyna.
    Maha-pujian untuk–Alláh pengasuh–sang-sekalian-alam.

    shaddaaqa `allaahu `al-‘azhiymi,
    wa
    `allaahu a‘lamu bi `alsh-shawaabi.

    Maha-Benarlah Alláh Maha-Agung,
    dan Alláh Dia-lebih-mengetahui dengan sang-ketepatan.

    taqabbal–`allaahu minnaa wa minkum,
    wa bi
    –`allaahi `alt-tawfiqiy wa `al-hidayaati,
    wa
    `als-salaamu ‘alaykum wa rahmatu–`allaahi wa barakaatuhuu.

    semoga-mengabulkan–Alláh dari–kami dan dari–kalian,
    dan dengan–Alláh-lah sang-petunjuk dan sang-panduan,
    dan sang-salam atas–kalian dan rahmat–Alláh dan berkah–Nya.

    . . .

    __________________________________________________

    (C) 1996—2010 — Achmad Firwany

    HAKI (Hak Atas Kepemilikan Intelektual) karya tulis intelektual ini dilindungi oleh Undang-Undang Negara Republik Indonesia, dan juga oleh konvensi dan provisi internasional atas karya intelektual di tiap negara di seluruh dunia.

    Tak sebagian pun dr tulisan, dokumen atau pagina jala ini boleh disalin, digandakan dan atau diperbanyak: diduplikasi, direplika, direproduksi, ditransmisi, ditranskripsi, ditranslasi kedlm bentuk bahasa apapun atau disimpan dlm satu sistem retrieval apapun; dlm bentuk apapun atau dlm cara apapun, mencakup tp tak terbatas pd cara optik, elektromagnetik, elektronik, elektromekanik, atau lainnya; utk maksud dan tujuan komersial; tanpa pemberitahuan dan perkenanan tertulis terlebih dulu dr pemilik hak atas karya intelektual ini.

    Untuk non-komersial, penggunaan sebagai rujukan atau referensi, secara keseluruhan atau sebagian, harap cantumkan sumber informasi ini sebagai acuan.

    TESQ ™
    THE EXPLANATION OF SCIENTIFIC QUR`ÁN


    FINE ART ™
    FIRWANY INTERNATIONAL NETWORK ENTERPRISE ― ARTICLES ON REFORM AND TRANSFORM


    Sponsored content

    Re: KOSMOS: Rahasia Kosmik Sang Air: Fenomena Natural dan SupraNatural

    Post by Sponsored content Today at 3:50 pm


      Waktu sekarang Sat Dec 10, 2016 3:50 pm