KAMI MENGUNDANG PARA FISIKAWAN DAN PEMERHATI FISIKA UNTUK BERGABUNG DALAM FORUM KOMUNIKASI INI

Login

Lupa password?

Real Time Clock


JADWAL SHOLAT
HARI INI
SELURUH WILAYAH INDONESIA





ARAHKAN POINTER KE JAM
UNTUK MELIHAT TANGGAL

December 2016

MonTueWedThuFriSatSun
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 

Calendar Calendar

Navigasi


E-MAIL FISIKA
daftar dan periksa disini !!
provided and suppoted by :
powered by :


 Beranda
 Blog
 Portal
 Forum

 Group Mailing List FI :
 Fisika Indonesia

 Situs HFI :
 Himpunan Fisika Indonesia

 Fisika Net Indonesia

 Kalender
 Lacak
 Galeri
 FAQ
 Group
 Anggota
 Profil
 Pesan Pribadi

 Panduan Warna

 Kotak Surat :
 Physics
 Google
 Yahoo!
 Live
 MSN
 HotMail
 AOL



[ click to toggle ]



[ click to toggle ]



[ click to toggle ]



[ click to toggle ]


Latest topics

» MATH: Prefiks Metrik Vs Digital
Mon Apr 15, 2013 12:48 am by trfrm

» FORUM: Administrator: Salam Kenal
Fri Mar 29, 2013 11:29 pm by kresnadjaja

» INTRO: TESQSCAPE
Fri Mar 29, 2013 11:26 pm by kresnadjaja

» Kelompok Keahlian Fisika Sains
Fri Aug 17, 2012 11:02 am by kresnadjaja

» INFOTEK: Pesawat Mampu Terbang Non-Stop
Sat Oct 01, 2011 4:24 pm by Achmad Firwany

» NUKLIR: Penemuan Partikel Lebih Cepat daripada Cahaya
Sat Oct 01, 2011 4:20 pm by Achmad Firwany

» DINAMIK: Memahami Kedudukan Fisika Kuantum
Sat Oct 01, 2011 4:15 pm by Achmad Firwany

» DINAMIK: Konversi dan Konservasi Energi
Sat Oct 01, 2011 4:11 pm by Achmad Firwany

» PLANETOS: Dijual, Tanah di Planet Serupa Bumi
Tue Jan 11, 2011 2:56 pm by Achmad Firwany

» PARTIKEL: Target Sains 2011: Temukan 'Partikel Tuhan'
Tue Jan 11, 2011 2:48 pm by Achmad Firwany

» PLANETOS: Jumlah Planet di Tata Surya Akan Berkurang
Tue Jan 11, 2011 2:42 pm by Achmad Firwany

» PLANETOS: Jumlah Planet di Tata Surya Akan Berkurang
Tue Jan 11, 2011 2:39 pm by Achmad Firwany

» PLANETOS: Jumlah Planet di Tata Surya Akan Berkurang
Tue Jan 11, 2011 2:39 pm by Achmad Firwany

» ASTROS: R136a1 - Bintang Terbesar SejagatRaya
Tue Jan 11, 2011 2:36 pm by Achmad Firwany

» PLANETOS: Atmosfir Pluto Terbalik Dibanding Bumi
Tue Jan 11, 2011 2:30 pm by Achmad Firwany

» PLANETOS: Peneliti Temukan Planet Bertabur Berlian
Tue Jan 11, 2011 2:28 pm by Achmad Firwany

» MEDIK: Spektrum Frekuensi Gelombang Otak Manusia
Mon Jan 10, 2011 12:37 pm by Achmad Firwany

» HELIOS: Letusan Bintik Matahari Ancam Bumi
Mon Jan 10, 2011 11:17 am by Achmad Firwany

» IPTEK: Amerika Bangun MegaProyek Matahari Buatan
Mon Jan 10, 2011 11:10 am by Achmad Firwany

» KOSMOS: Bayi Lubang Hitam Ini Bisa Melahap Bumi
Mon Jan 10, 2011 10:53 am by Achmad Firwany

» KOSMOS: Bibit Kehidupan Bumi dari Luar Angkasa?
Mon Jan 10, 2011 10:51 am by Achmad Firwany

» KOSMOS: Alam Semesta Berkembang dari Cairan
Tue Dec 28, 2010 10:39 am by Achmad Firwany

» KOSMOS: Astronom Amatir Abadikan Hantaman Benda Asing Terhadap Jupiter
Fri Aug 27, 2010 1:49 am by Achmad Firwany

» KOSMOS: Stephen Hawking: tak Mau Punah, Manusia Harus Mencari Planet Lain
Fri Aug 27, 2010 1:33 am by Achmad Firwany

» WEBINFO: E-mail Fisika
Sun Aug 22, 2010 5:40 pm by TESQSCAPE

» KOSMOS: Peneliti Yakin Bumi Kiamat Tiap 27 Juta Tahun
Sun Jul 18, 2010 12:13 pm by Achmad Firwany

» NUKLIR: PII Rekomendasikan Penerapan Energi Nuklir
Tue Jun 15, 2010 6:35 pm by Admin

» KOSMO: Kandungan Air di Bulan Ternyata Lebih Banyak dari Perkiraan
Tue Jun 15, 2010 6:21 pm by Admin

» INFO: Lukman Hakim Dilantik Jadi Kepala LIPI
Tue Jun 15, 2010 6:13 pm by Admin

» KOSMO: Patung Berusia 200.000 Tahun Ditemukan Di Bulan
Sun Jun 13, 2010 12:06 pm by Achmad Firwany

» MATERIAL: Kristal Cair
Sat May 01, 2010 9:34 am by Achmad Firwany

» PARTIKEL: Mencari Partikel Antimateri Hingga Antariksa
Sat May 01, 2010 9:23 am by Achmad Firwany

» METEOR: Ledakan Meteorit Langka dan Acak
Sat May 01, 2010 8:31 am by Admin

» NUKLIR: BATAN: Chernobyl Bukan Alasan Tolak PLTN
Sat May 01, 2010 8:14 am by Admin

» NUKLIR: BATAN: Indonesia Baru Memiliki PLTN 2018-2020
Sat May 01, 2010 7:28 am by Admin

» INFOTEK: Terapkan 42 Mbps, Indonesia Terdepan di Asia
Wed Apr 28, 2010 3:59 am by Admin

» INFOTEK: Indonesia Konsisten Perhatikan Keselamatan Nuklir
Wed Apr 28, 2010 3:49 am by Admin

» INFOTEK: Eropa Bangun Teleskop Terbesar Dunia di Chile
Wed Apr 28, 2010 3:45 am by Admin

» KOSMOS: Anda Bukan Apa-Apa ...
Fri Apr 23, 2010 6:04 pm by Achmad Firwany

» ASTRO: Foto Pertama "Mikroskop" Matahari
Fri Apr 23, 2010 5:19 pm by Achmad Firwany

» OPTO: LASER: Light Amplification by Stimulation of Emission of Radiation
Thu Apr 22, 2010 10:31 am by Achmad Firwany

» ASTRO: LAPAN: Badai Matahari 2012 Bukan Kiamat
Thu Apr 22, 2010 10:23 am by Achmad Firwany

» LENSA: Dibalik Kemerdekaan RI - 17 Agustus 1945
Thu Apr 22, 2010 10:18 am by Achmad Firwany

» KOSMOS: Penetapan Kecepatan Cahaya
Thu Apr 22, 2010 10:01 am by Achmad Firwany

» ASTRO: Kerumitan Perhitungan Saat: Hari - Bulan - Tahun
Tue Apr 20, 2010 6:03 pm by Achmad Firwany

» KOSMOS: Kita Senantiasa Berpindah dalam Ruang dan Waktu
Tue Apr 20, 2010 5:30 pm by Achmad Firwany

» KOSMOS: Kelajuan Ekstrim: Lebih Laju daripada Cahaya
Tue Apr 20, 2010 4:54 pm by Achmad Firwany

» INTERMEZO: Proyek Antariksa Indonesia ...
Tue Apr 20, 2010 9:12 am by Achmad Firwany

» ASTRO: Sistem Kalender Bumi: 20102 Qiamat? Kalkulasi Manusia Tak Pernah Bisa Presisi!
Tue Apr 20, 2010 8:44 am by Achmad Firwany

» ASTRO: Penjelasan IpTek Tentang Isue HuruHara 2012
Tue Apr 20, 2010 8:13 am by Achmad Firwany

» ASTRO: Sebelas Planet dalam Tata Surya Kita?
Tue Apr 20, 2010 8:00 am by Achmad Firwany

» KEMO: Dinding Antara Dua Laut di Giblatar dan Sungai BawahLaut di Meksiko
Tue Apr 20, 2010 7:48 am by Achmad Firwany

» INFOTEK: Senjata BelaDiri Kejutan-Listrik Tegangan-Tinggi Berbentuk PonSel
Tue Apr 20, 2010 7:37 am by Admin

» INFOTEK: Senjata Api Pembunuh Berbentuk PonSel
Tue Apr 20, 2010 6:49 am by Admin

» INFOTEK: Lensa Tembus-Pandang
Tue Apr 20, 2010 5:30 am by Achmad Firwany

» OPTO: Sains dan Teknologi Lensa Tembus Pandang
Tue Apr 20, 2010 3:49 am by Achmad Firwany

» BIO: Spektrum Frekuensi Gelombang Otak Manusia
Tue Apr 20, 2010 3:01 am by Achmad Firwany

» PSI: Menguak Kemampuan PSI | ESP
Tue Apr 20, 2010 2:52 am by Achmad Firwany

» ESAI: Orang Bodoh VS Orang Pintar
Tue Apr 20, 2010 2:24 am by Achmad Firwany

» NICE VIDEO: Black Hole: Jangan Tamak ... Jangan Serakah
Tue Apr 20, 2010 2:20 am by Achmad Firwany

» NICE VIDEO: Reach: Jadilah DiriMu Sendiri
Tue Apr 20, 2010 2:18 am by Achmad Firwany

» NICE VIDEO: Voodoo: Kejahatan Anda Akan Balik Kepada Anda
Tue Apr 20, 2010 2:15 am by Achmad Firwany

» PHOTO: Warna. Properti dan Atribut
Tue Apr 20, 2010 2:08 am by Achmad Firwany

» MIKROTEK: Kenali Kartu Plastik Pengganti Uang Anda
Tue Apr 20, 2010 1:35 am by Achmad Firwany

» LENSA: Nomor Anda Berapa?
Tue Apr 20, 2010 1:18 am by Achmad Firwany

» GEO: Biang Gempa-Bumi dan Tsunami
Tue Apr 20, 2010 12:57 am by Achmad Firwany

» MATERIAL: Logam Makin Keras dan Lentur
Mon Apr 19, 2010 5:35 pm by Achmad Firwany

» KOSMOS: Rahasia Kosmik Sang Air: Fenomena Natural dan SupraNatural
Mon Apr 19, 2010 11:25 am by Achmad Firwany

» ASTRO: Bintang Neutron, Supernova dan Lubang Hitam
Mon Apr 19, 2010 9:36 am by Achmad Firwany

» TEKNO: Bill Gates dan Toshiba akan Bangun Reaktor Nuklir
Mon Apr 12, 2010 5:18 am by Admin

» ASTRO: Pelacakan Ledakan Bintang Raksasa SuperNova
Fri Apr 09, 2010 7:34 am by Achmad Firwany

» KOSMOS: Asteroid Raksasa Penyebab Kepunahan Dinosaurus
Fri Apr 09, 2010 6:15 am by Admin

» MATERIAL: MetaMaterial Memungkinkan Anda Menghilang dari Pandangan
Fri Apr 09, 2010 4:06 am by Admin

» GEO: Hipotesis Gaia: Bumi Yang Hidup Dan Bernafas
Fri Apr 09, 2010 3:54 am by Admin

» KOSMOS: Jarak Antara Bumi dan Bulan Makin Hari Makin Jauh dan Hari Makin Panjang
Fri Apr 09, 2010 3:49 am by Admin

» TUTORIAL: Memuat Citra KompuGrafik: Foto | Gambar di Forum ini
Fri Apr 09, 2010 3:23 am by Admin

» TEST: Menampilkan Klip Video
Fri Apr 09, 2010 3:10 am by Admin

» TEST: Menampilkan Klip Audio
Fri Apr 09, 2010 2:59 am by Admin

» TEST: Menampilkan Citra Grafiks: Foto Atau Gambar
Fri Apr 09, 2010 2:32 am by Admin

» TEST: Membuat Tabulasi
Thu Apr 08, 2010 7:06 pm by Admin

» TEST: Membuat Daftar
Thu Apr 08, 2010 7:02 pm by Admin

» TEST: 1 ... 2 ... 3 ...
Thu Apr 08, 2010 7:00 pm by Admin

» FORUM: Pertanyaan Tak Akan Dijawab oleh Administrator
Thu Apr 08, 2010 6:49 pm by Admin

» FORUM: Tata Tertib
Thu Apr 08, 2010 6:46 pm by Admin

» FORUM: Etika
Thu Apr 08, 2010 6:42 pm by Admin

» FORUM: Ketentuan dan Kebijakan Administrator Forum
Thu Apr 08, 2010 6:35 pm by Admin

» FORUM: Selamat Datang
Thu Apr 08, 2010 6:15 pm by Admin

» FORUM: Undangan Untuk Para Pemerhati Fisika
Thu Apr 08, 2010 6:11 pm by Admin

» KOSMOS: Semesta Kita Ternyata Hologram Raksasa
Mon Feb 22, 2010 8:48 am by Admin

» WTA: Image To Seg-Y
Tue Feb 09, 2010 8:00 pm by hendraparley

Yahoo! Group Mailing List
Fisika Indonesia

User Yang Sedang Online

Total 3 uses online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 3 Tamu

Tidak ada


[ View the whole list ]


User online terbanyak adalah 187 pada Sat Nov 10, 2012 10:45 am

Statistics

Total 260 kiriman artikel dari user in 93 subjects

Total 39 user terdaftar

User terdaftar terakhir adalah embun.pagi.718

FISIKA-NET

Internet Banking


[ click to toggle ]

    ASTRO: Sebelas Planet dalam Tata Surya Kita?

    Share

    Achmad Firwany
    Administrator
    Administrator

    Male Total Pesan : 198
    Poin : 316
    Reputasi : 0
    Sejak : 09.04.10
    Organisasi : HFI | HAGI | IEEE | NYAS
    Interes | Hobi : Fisika | KosmoFisika
    Moto | Slogan : Tiap Sesuatu adalah Unik
    Lokasi Domisili : Bojong Sari Depok | Parung Bogor

    ASTRO: Sebelas Planet dalam Tata Surya Kita?

    Post by Achmad Firwany on Tue Apr 20, 2010 7:55 am

    SEBELAS PLANET DALAM TATA SURYA KITA

    (C) 2006—2010 — Achmad Firwany


    INFORMASI AL QUR`AN

    Tentang keberadaan planet dan banyaknya didalam tata surya kita sudah dinformasikan Allah via ayat Al Qur`an lebih 14 abad lampau, lama sebelum manusia mengetahui apa itu planet.

    `idz qaalayuusufu li `abiyhi, yaa `abati `inniy ra`aytu `ahadaasyara kawkabaan wa `alsy-syamsa wa `al- qamara, ra`aytuhum liy saajidiyna.

    Tatkala Yúsuf-(Joseph)—telah-berkata kepada [Ya’qúb | Isrá’íl (Jacob | Israel)]-bapak–nya: “Wahai bapak–ku, sesungguhnya–aku, [aku-telah-bermimpi bahwa] aku-telah-menampak sebelas planet [Bumi dan seperti-nya] dan sang-Matahari [bintang] dan sang-Bulan [satelit], aku-telah-menampak–mereka kepada–ku sebagai-para-pesujud. [ Q 12 : 4 ]

    TARJAMAH, TAFSÍR DAN TA`WÍL

    Dalam tarjamah Al-Qur`án dalam bahasa Indonesia merujuk ke tarjamah dari Departemen Agama RI, atau pun tarjamah dari kebanyakan ulama, bahkan dalam bahasa Inggris, dalam ayat [ Q 12 : 4 ], kawkabaan diterjemahkan sebagai bintang (star), bukan planet, padahal dalam Al-Qur`án, bintang adalah tarjamah untuk najmun (jamak: nujum) [seperti digunakan untuk nama surah 53, dan tarjamah untuk semua lafazh tersebut]. Hal ini bisa dimaklumi karena tim penterjemah tak memiliki latarbelakang pengetahuan astronomi | kosmologi, dan tak melihat maksud lain ayat ini, yang dalam konteks prediksi dan informasi ilmiah sangat penting dalam kosmologi.

    Dari sisi para-penterjemah, ayat ini adalah ayat mutasyábiháh (tersamar; tersirat, implisit, inklusif; berkias, bertamtsíl, beribárat; bertaw`íl) [ Q 3 : 7 ], tapi dari sudut pandang saya adalah ayat mutasyábiháh merangkap ayat muhkamáh (tentang hukum | hikmah; tersurat, eksplisit, eksklusif). Inilah yang saya maksudkan dalam pendahuluan bahwa ayat Al-Qur`an rangkap-maksud (multi-purpose) dan rangkap-tingkap (multi-level).

    Sebagai ayat mutasyábiháh, yang dimaksud `ahada–asyara kawkabaan adalah sebelas saudara nabi Yúsuf (±1678–1555 SM) as, yang bersama nabi Yúsuf merupakan 12 orang Bani Isrá’íl (para-putera Isrá’íl, children of Israel) [ Q 5 : 12 – 13 ], dimana nabi Yúsuf adalah putera ke11, dan dimana 10 putera pertama dari satu ibu dan dua putera terakhir, Yúsuf dan Bunyamin, dari satu ibu lain. Sedangkan alsy-syamsa wa `al-qamara, sang-Matahari dan sang-Bulan adalah bapak dan ibu nabi Yúsuf, yaitu nabi Ya’qúb | Isrá’íl (Jacob | Israel) (±1800–1650 SM) as. dan istri-nya. Tafsir ayat [ Q 12 : 4 ] ini dijelaskan oleh ayat [ Q 12 : 54 - 56, 90 – 102].

    Sebagai ayat muhkamáh, yang dimaksud `ahada–asyara kawkabaan adalah sebelas planet dalam sidrah (sidratun, sideral system), tata bintang (stellar system) kita, yaitu tata surya (solar system). Sedangkan pasangan alsy-syamsa wa `al-qamara adalah sang-Matahari | Mentari dan sang-Bulan | Rembulan (the-Sun and the-Moon), sebagaimana adanya, dimana Matahari adalah bintang yang menjadi pusat tata-bintang kita, dan bulan adalah satelit Bumi.


    ENAM DARI SEBELAS PLANET

    ENAM PLANET TELAH DIKETAHUI DI MASA NABI YUSUF AS (±1678–1555 SM) BAHKAN HINGGA MASA NABI MUHAMMAD SAW (571–632 M).

    • Merkurius (Mercurius | Mercury, `Utariydun).
    • Venus (Venus, Zuhrabun).
    • Bumi (Maya | Gaia | Geo | Tera | Terre | Eorthe | Ardhe | Earth, `Ardhun).
    • Mars (Mars, Mariykhun).
    • Yupiter (Jupiter, Mustariyun).
    • Saturnus (Saturnus | Saturn, Zuhalun).


    Nama pertama adalah nama Yunani dan yang terakhir adalah nama Arabik. Semuanya bisa dilihat tanpa teleskop. Tapi orang pada masa itu tak tahu bahwa mereka adalah planet (kawkabun), melainkan dianggap sebagai bintang (najmun). Karena itu Merkurius dan Venus dulu disebut sebagai bintang Utari dan bintang Zuhrab.

    Bagaimana mungkin nabi Yúsuf AS atau nabi Muhammad SAW mengetahui bahwa mereka adalah planet, bukan bintang seperti matahari (syamsun) atau satelit seperti bulan (qamarun)? [bahkan para-penterjemah Al-Qur`án yang tak memiliki pengetahuan astronomi | kosmologi hingga kini masih menterjemahkannya sebagai bintang? - lihat Al-Qur`án dan banyak terjemah Indonesia dan Inggris].

    Dari mana tahu ada lima planet lain lagi sehingga total semua ada sebelas planet dalam tata surya kita? Kebetulan atau informasi dari keberadaan SupraCerdas?


    SUNNATU`ALLAAHI DALAM JARAK RATA-RATA PLANET

    Berdasarkan penemuan matematika, fisika, astronomi, dan kosmologi, ternyata jarak rata-rata kira-kira | pendekatan (approximate mean distance) suatu planet dari Matahari adalah teratur dan dapat dinyatakan dalan satu formula matematik dalam suatu series aestetik (deret indah), sesuai nomor urutnya dari Matahari.

    • N = 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 [nomor urut planet dari Matahari].
    • 2^(N–2) = 0,5 1 2 4 8 16 32 64 128 256 512.
    • 3* 2^(N–2) = 1,5 3 6 12 24 48 96 192 384 768.
    • 4 3* 2^(N–2) = 5,5 7 10 16 28 52 100 196 388 772 [jarak astronomik planet dari Matahari, dengan beberapa koreksi].


    Apakah ini satu kebetulan atau kesengajaan untuk menunjukan bahwa semesta adalah keteraturan (cosmos) dan bukan kekacauan (chaos) dan ada campurtangan keberadaan SupraCerdas?


    RUMUS | FORMULA 1234 JARAK RERATA KEKIRA PLANET DARI MATAHARI

    Pada 1766, J. D. Titus, matematikan Jerman, menemukan bahwa Jarak rata-rata kira-kira | pendekatan (approximate mean distance) suatu planet dari Matahari adalah teratur dan dapat dinyatakan dalan satu formula matematik dalam suatu series aestetik (deret indah). Pada 1772, penemuan ini diperteguh dan dipublikasi oleh Johan Elert Bode, astronomer Jerman.

    Hukum Titius–Bode [formula 1234]: Jarak rata-rata suatu planet dari Matahari, relativ terhadap jarak rata-rata Bumi dari Matahari, adalah 0,1[2^(N–2)*3 4], atau s = [4 3*2^(N–2)]/10, untuk N = 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, dimana N adalah nomor urut planet dari Matahari, dan dimana untuk N = 3, maka s = 1 unit astronomik = 149,5 milyar meter = 149,5 juta km, adalah jarak rata-rata kira-kira Bumi dari Matahari. Formula ini memerlukan koreksi untuk N ≤ 1 dan N ≥9. Kalkulasi jarak dalam bentuk pendekatan ini kemudian ditingkatkan oleh Karl Friedrich Gauss (1777–1855), matematikan dan fisikawan Jerman, perancang geometri sferikal dan koordinat polar.



    PENEMUAN PLANET – MENGGUNAKAN KALKULASI KOSMOFISIKA DAN TELESKOP

    Uranus, planet mayor ke8, ditemukan pada 13 Maret 1781, oleh William Herschel [1738–1822), astronomer Jerman–Inggris.

    Ceres, satu planet minor atau planetoid berasal dari pecahan planet mayor ke5, ditemukan pada 1 Januari 1801, oleh Giuseppe Piazi, astronomer Italia. Planetoid berikutnya, Pallas pada 1802, Yuno pada 1804, Vesta pada 1807, dan berikutnya lagi pada 1847.

    Neptunus, planet mayor ke9, ditemukan pada 23 November 1846, oleh John Couch Adam di Inggris dan Urbain John Jospeh Leverrier (1811–1877), astronomer Perancis.

    Pluto, planet minor, ditemukan pada 18 Februari 1930, oleh Clyde William Tombaugh (1906–), setelah lama sebelumnya keberadaannya diprediksi oleh Percival Lowell, pendiri Observatorium Lowell di AS, pada 1910.

    Charon, satelit Pluto, ditemukan pada 1978, oleh James Christy, astronomer AS.

    Eris atau Xena, dgn nama resmi 136199 Eris; sebelumnya dikenal sebagai 2003 UB313, planet minor yang ditemukan pada Jumat, 29 Juli 2005 oleh tiga astronom dari Amerika Serikat, Profesor Mike Brown dan koleganya dari Institut Teknologi California (Caltech), yang juga menemukan beberapa objek-objek serupa planet pada area Sabuk Kuiper. Awalnya diklaim oleh penemunya sebagai sebuah planet mayor, namun status planet minor kemudian diterima, Eris sangat dingin, berbatu-batu dan sedikit lebih besar daripada Pluto.

    Dysnomia, satelt Eris, ditemukan pada 10 September 2005.

    Sedna, dgn nama resmi 90377 Sedna, semula bernama 2003 VB12, adalah sebuah objek trans-Neptunus, yang ditemukan oleh Michael E. Brown (Caltech), Chad Trujillo (observatorium Gemini) dan David Rabinowitz (Universitas Yale) pada 14 November 2003. Pada waktu ditemukan, Sedna merupakan benda langit dalam Tata Surya terjauh yang pernah diamati pada saat itu. Diameter Sedna sekitar 1.180 sampai 1.800 km dengan massa 1,7 - 6,1 x 1021 kg. Perihelion Sedna 76,156 AU sedangkan aphelion-nya 975,056 AU. Sedna membutuhkan 12.000 tahun untuk satu kali mengorbit Matahari


    SEBELAS PLANET TELAH DIKETAHUI DALAM TATA SURYA – SEJAK 1930

    • Vulcan? [ planet hipothetikal ]
    • Merkurius (Mercurius | Mercury, `Utarydun).
    • Venus (Venus, Zuhrabun).
    • Bumi (Maya | Gaia | Geo | Tera | Terre | Eorthe | Ardhe | Earth, `Ardhun).
    • Mars (Mars, Marykhun).
    • satu planet hancur menjadi beberapa planet-mini | planetoid (planetoids | asteroids, kawkabun | syajarun): (Ceres, Pallas, Yuno, Vesta, dll) [1801–1807, 1847, …]
    • Yupiter (Jupiter, Mustariyun).
    • Saturnus (Saturnus | Saturn, Zuhalun).
    • Uranus (Uranus, `Uranusun) [1781]
    • Neptunus (Neptunus | Neptune, Nabtunun) [1846]
    • Pluto (Pluto, Plutun) [1910–1930].
    • Eris | Xena [2003–2005]
    • Sedna [2003]




    VULCAN

    Vulcan adalah planet hipotetikal terdekat dengan Matahari sebelum Merkurius. Namun hingga kini tak dapat dibuktikan keberadaannya secara ilmiah. Dengan demikian status keberadaan Vulcan pun gugur dengan sendirinya.


    PLANET X

    Planet X adalah planet hipotetikal besar setelah Neptunus. Basis ilmu pengetahuan hipotesis planet X pertama kali disebut tahun 1980-an, dan kini tidak ada porsi signifikan populasi ilmuan yang percaya planet ini ada. Walaupun Pluto ditemukan sebagai akibat pencarian Planet X, namun planet ini tidak dianggap sebagai Planet X. Baik Eris atau Xena dan Sedna juga tidak dianggap sebagai planet X.

    . . .


    KONFIRMASI SAINS

    Berdasarkan ayat [ Q 12 : 4 ] diatas, musti ada paling sedikit 11 planet yang memenuhi kriteria sebagai planet mayor, yang jarak reratanya terhadap Matahari memenuhi formula Titus–Bode dengan beberapa koreksi. Selebihnya adalah planet minor atau planet katai (dwarf planet).

    . . .


    Semoga informasi naqli dan ilmiah ini berguna . . .

    _________________________________________________

    (C) 2006–2010 — Achmad Firwany

    HAKI (Hak Atas Kepemilikan Intelektual) karya tulis intelektual ini dilindungi oleh Undang-Undang Negara Republik Indonesia, dan juga oleh konvensi dan provisi internasional atas karya intelektual di tiap negara di seluruh dunia.

    Tak sebagian pun dr tulisan, dokumen atau pagina jala ini boleh disalin, digandakan dan atau diperbanyak: diduplikasi, direplika, direproduksi, ditransmisi, ditranskripsi, ditranslasi kedlm bentuk bahasa apapun atau disimpan dlm satu sistem retrieval apapun; dlm bentuk apapun atau dlm cara apapun, mencakup tp tak terbatas pd cara optik, elektromagnetik, elektronik, elektromekanik, atau lainnya; utk maksud dan tujuan komersial; tanpa pemberitahuan dan perkenanan tertulis terlebih dulu dr pemilik hak atas karya intelektual ini.

    Untuk non-komersial, penggunaan sebagai rujukan atau referensi, secara keseluruhan atau sebagian, harap cantumkan sumber informasi ini sebagai acuan.


    ________________________________________

    Achmad Firwany
    Administrator
    Administrator

    Male Total Pesan : 198
    Poin : 316
    Reputasi : 0
    Sejak : 09.04.10
    Organisasi : HFI | HAGI | IEEE | NYAS
    Interes | Hobi : Fisika | KosmoFisika
    Moto | Slogan : Tiap Sesuatu adalah Unik
    Lokasi Domisili : Bojong Sari Depok | Parung Bogor

    Re: ASTRO: Sebelas Planet dalam Tata Surya Kita?

    Post by Achmad Firwany on Tue Apr 20, 2010 7:57 am

    2012 NIBIRU AKAN MEMBENTUR BUMI?







    Achmad Firwany
    Administrator
    Administrator

    Male Total Pesan : 198
    Poin : 316
    Reputasi : 0
    Sejak : 09.04.10
    Organisasi : HFI | HAGI | IEEE | NYAS
    Interes | Hobi : Fisika | KosmoFisika
    Moto | Slogan : Tiap Sesuatu adalah Unik
    Lokasi Domisili : Bojong Sari Depok | Parung Bogor

    Re: ASTRO: Sebelas Planet dalam Tata Surya Kita?

    Post by Achmad Firwany on Tue Apr 20, 2010 7:58 am

    2012 NIBIRU AKAN MEMBENTUR BUMI?







    Achmad Firwany
    Administrator
    Administrator

    Male Total Pesan : 198
    Poin : 316
    Reputasi : 0
    Sejak : 09.04.10
    Organisasi : HFI | HAGI | IEEE | NYAS
    Interes | Hobi : Fisika | KosmoFisika
    Moto | Slogan : Tiap Sesuatu adalah Unik
    Lokasi Domisili : Bojong Sari Depok | Parung Bogor

    Re: ASTRO: Sebelas Planet dalam Tata Surya Kita?

    Post by Achmad Firwany on Tue Apr 20, 2010 7:59 am

    ANIMASI IMAGINASI BENTURAN NIBIRU TERHADAP BUMI







    Achmad Firwany
    Administrator
    Administrator

    Male Total Pesan : 198
    Poin : 316
    Reputasi : 0
    Sejak : 09.04.10
    Organisasi : HFI | HAGI | IEEE | NYAS
    Interes | Hobi : Fisika | KosmoFisika
    Moto | Slogan : Tiap Sesuatu adalah Unik
    Lokasi Domisili : Bojong Sari Depok | Parung Bogor

    Re: ASTRO: Sebelas Planet dalam Tata Surya Kita?

    Post by Achmad Firwany on Tue Apr 20, 2010 8:00 am

    PENJELASAN ILMIAH DAN TEKNIK SEKITAR ISUE HURU-HARA 2012 DAN FILM 2012 WWW

    (C) 2006-2010 — Achmad Firwany



    Isue ttg peristiwa qiamat akan terjadi pd 2012 M sebenarnya adalah provokasi para org yg terobsesi dgn informasi yg bersumber terutama dari prediksi kalender Maya (Mayan calendar prediction). Padahal pd dasarnya kalendar Maya tak menyatakan secara langsung bahwa qiamat akan terjadi pd 2012 M.



    KENAPA KALENDAR MAYA?

    Mengapa kalender Maya begitu terkenal dan dipercaya? Selama ini kalendar Maya dianggap sangat presisi atau hampir presisi dlm memprediksi kapan gerhana terjadi, baik gerhana bulan (lunar eclipse) maupun gerhana mentari (solar eclipse), berabad kemudian stlhnya.



    foto geseran gerhana Mentari



    Di Amerika, pelopor perhitungan kalender syamsiyah adalah bangsa Indian, suku Maya dan Aztec, yang mendiami daerah Meksiko sekarang. Suatu prasasti kalender Aztec ditemukan dalam penggalian di Plaza Mayor, lapangan utama di Kota Meksiko pada Desember 1730. Berdasarkan penelitian dan perhitungan Sylvanus Griswold Morley seorang arkeologis Amerika, sistem kalender Maya tersebut diadopsi sekitar 0580 SM.

    Sistem kalender Astec menetapkan 1 tahun = 18 bulan + 5 hari = 365 hari, dimana 1 bulan = 20 hari, dan 5 hari tambahan per tahun diberi nama tersendiri. Rangkum waktu 20 hari sebulan disebut unial, 18 bulan setahun dinamakan tun, dan 20 tahun dinamakan katun. Orang Maya menghitung hari kalender mulai dari 0, bukan 1. Disamping itu Maya memiliki ukuran kurun waktu religius yang disebut tzolkin = 13 bulan = 260 hari.

    Bilangan tahun mentari dan tahun religius, yaitu tun dan tzolkin disiklus secara serentak dan paralel 52 kali hingga bertemu kembali pada satu hari sama. Dengan satuan ini mereka mereka mencatat persamaan matematik 52 x 365 = 73 x 260 hari atau 52 tun = 1 tzolkin.

    Bangsa Indian tak meninggalkan sistem kalender syamsiyah yang mengarah ke sistem yang kita gunakan sekarang, tapi mewariskan prasasti yang menunjukan kemampuan kalkulasi matematika dan astronomi yang sangat tinggi pada masa itu, yang mana telah mampu memprediksikan gerhana mentari dan bulan selama berabad lamanya.



    ADA APA PADA 21 DESEMBER 2012 M?

    Seperti tlh dijelaskan diatas, kalender maya samasekali tak samadengan kalender Masehi kita gunakan sekarang. Banyak bulan dlm setahun dan banyak dlm sebulan berbeda, tp banyak hari dlm setahun hampir sama, yakni 365 hari. Jadi 2012 M adalah kalender Masehi yg dikonversi dari kalender Maya.

    Berdasarkan kalkulasi matemetik dan astronomik, kalender Maya bisa memprediksikan secara presisi berbagai peristiwa gerhana bulan dan gerhana mentari, pasang-surut air laut, banjir, musim hujan dan kemarau, dan bbg peristiwa alam lainnya berkaitan dgn posisi Bumi, Bulan, dan Mentari, serta planet lain dan bintang lain yg tampak dgn mata telanjang pd masa itu.



    Mentari, Bumi, dan Bulan sebagai penunjang kehidupan Manusia



    posisi Mentari dalam galaksi kita Bima Sakti


    Satu diantaranya yg kini menjadi sumber isue adalah bahwa kalender Maya tlh memprediksikan bahwa pd tgl tertentu yg stlh dikonversikan menjadi 21 Desember 2012 M, Mentari akan mengalami intensitas luarbiasa.



    BADAI MENTARI DAN GEMPA TEKTONIK BUMI

    Dgn sains dan teknologi kita sekarang ini, diketahui bahwa yg dinyatakan oleh kelendar Maya tsb tak lain adalah bahwa pd 21 12 2012 tsb, ekuator Mentari akan berada pd satu bidang dng ekuator pusat Bima Sakti (the Milky Way), galaksi atau gugus bintang dimana Mentari berada. Dampak komosfiska akan terjadi adalah bahwa, intensitas interaksi gravitasional antara pusat Bima sakti dan Mentari akan meningkat, dan sbg akibatnya, intensitas gejolak dan semburan Mentari (solar flare) akan meningkat jauh lbh dahsyat drpd sebelumnya, shg terjadi badai Mentari (solar storm) luarbiasa dlm radius mencapai orbit Bumi.




    medan gravitasi dan magnetik Mentari




    gejolak dan semburan Mentari




    horizon peristiwa badai Mentari



    Peningkatan aktivitas Mentari ini dgn sendirinya akan berdampak thdp Bumi. Pd posisi aksial dan orbital tertentu, intensitas interaksi gravitasional antara Mentari dan Bumi pun meningkat, dan sbg akibatnya, intensitas pergeseran lempeng tektonik Bumi pun akan meningkat jauh lbh frekuensiv drpd normal, dan frekuensi serta intensitas gempa tektonik pun meningkat, dan Tsunami raksasa pun terjadi di berbagai tepian benua.




    Bumi dengan pusaran Tsunami tampak dari angkasa




    sebuah foto angkasa pusat nyata pusaran Tsunami


    Lain dpd itu, semburan Mentari yg demikian dahsyat akan mempengaruhi ketahanan sabuk radiasi elektomagnetik Van Allen medan magnetik Bumi, dan Bumi yg dlm keadaan labil, baik secara gravitasional maupun secara elektromagnetik, utk mecapai kembali status kuasi-stabil keseimbangan kosmik (cosmic equilibrium quasi-stable state), kemungkinan Bumi akan mengalami pergeseran poros kutub-kutub magnetik.



    GANGGUAN PADA SABUK RADIASI ELEKTROMAGNETIK BUMI

    Secara geofisik, poros kutub-kutub gravitasional Bumi dan poros kutub-kutub magnetik Bumi tak berimpit. Selama usia Bumi, jika poros gravitasional Bumi adalah tetap, maka poros magnetik Bumi berubah-ubah posisinya, dimana kutub magnetik Bumi berpindah-pindah sekitar kutub gravitasional Bumi. Hal ini disebabkan krn medan magnetik Bumi dibangkitkan secara elektromagnetik oleh bagian cair antara kerak Bumi dan inti Bumi, dimana ketika Bumi berputar pd poros gravitasionalnya efek elektomagnetik ini dibangkitkan, shg Bumi berlaku spt sebuah dinamo.

    Variasi perubahan normal kutub magnetik Bumi selama ini adalah sekitar 1,5% s/d 15%, disebut sbg variasi diurnal dan secular, dan merupakan efek akibat dari dlm Bumi sendiri. Tp bila ada hantaman keras dari luar Bumi, maka pergeseran kutub magnetik Bumi ini bisa saja mencapai 30% atau bahkan lbh.



    sabuk radiasi elektromagnetik Bumi yang ditemukan oleh Van Allen
    berfungsi sebagai perisai Bumi terhadap radiasi kosmik dari angkasa luar



    radius sabuk radiasi Van Allen jauh lebih lebar daripada radius Bumi
    dan tanpanya seluruh kehidupan biologis di Bumi akan musnah




    sabuk radiasi Van Allen berlaku sebagai perangkap dan penetralisir
    bagi partikel atomik dan nuklir dari angkasa luar




    Ketika medan elektromagnetik Bumi labil dan melemah, sabuk radiasi Van Allen tak bisa berfungsi sbgmn mestinya utk melindungi Bumi dari serangan kosmik, spt radiasi berbahaya Mentari, radiasi Alpha, Beta, Gamma, dan kosmik secara umum, dan serangan meteor yg tiada henti. Sbg konsekuensi semua ini, kehidupan biologis di Bumi riskan terancam punah.



    Sebuah ilustrasi serangan meteor menghujani Bumi


    FILM 2012 WE WERE WARNED

    Dampak uraian diataslah yg diangkat dlm film 2012 We Were Warned [ 2012 WWW ]. Jadi pd dasarnya film ini bukan menggambarkan peristiwa hari qiyamat (resurrection day) atau hari kebangkitan-kembali kehidupan stlh kematian, atau pun kematian total Bumi dgn segala isi dan penghuninya, melainkan hanya memerikan huru-hara yg mungkin terjadi di Bumi bila predeksi kalendar Maya diatas terjadi secara presisi.


    . . .


    Demikian, semoga uraian ini bisa dicerna dan berguna . . .

    . . .


    _________________________________________________


    (C) 2006-2010 — Achmad Firwany | FINE ART - TESQ

    HAKI (Hak Atas Kepemilikan Intelektual) karya tulis intelektual ini dilindungi oleh Undang-Undang Negara Republik Indonesia, dan juga oleh konvensi dan provisi internasional atas karya intelektual di tiap negara di seluruh dunia.

    Tak sebagian pun dr tulisan, dokumen atau pagina jala ini boleh disalin, digandakan dan atau diperbanyak: diduplikasi, direplika, direproduksi, ditransmisi, ditranskripsi, ditranslasi kedlm bentuk bahasa apapun atau disimpan dlm satu sistem retrieval apapun; dlm bentuk apapun atau dlm cara apapun, mencakup tp tak terbatas pd cara optik, elektromagnetik, elektronik, elektromekanik, atau lainnya; utk maksud dan tujuan komersial; tanpa pemberitahuan dan perkenanan tertulis terlebih dulu dr pemilik hak atas karya intelektual ini.

    Untuk non-komersial, penggunaan sebagai rujukan atau referensi, secara keseluruhan atau sebagian, harap cantumkan sumber informasi ini sebagai acuan.



    ________________________________________

    Sponsored content

    Re: ASTRO: Sebelas Planet dalam Tata Surya Kita?

    Post by Sponsored content Today at 3:50 pm


      Waktu sekarang Sat Dec 10, 2016 3:50 pm