(C) 1999—2010 — Achmad Firwany
Sistem kalender Sumeria, Mesopotamia dan Babilonia merupakan sistem kalender tertua di dunia, merupakan sistem kalender qamariyah yang menetapkan 1 tahun qamariyah = 12 bulan qamariyah = 354 hari qamariyah, dimana 1 bulan qamariyah = 30 atau 29 hari berselingan, disebut qamrun atau lunasi (lunation), sehingga 6 x 30 + 6 x 29 = 354 hari. Perhitungan pergantian hari dan bulan dimulai pada petang atau awal malam hari ketika mentari terbenam dan bulan terbit.
Ketika bangsa timur-tengah mengenal sistem kalender syamsiyah dari orang Mesir, mereka mengkorelasikan kedua sistem sehingga terbentuk sistem kalender gabungan qamariyah dan syamsiyah (lunar - solar > lunisolar).
Bani Israel, bangsa Yahudi (Jew) dan Ibrani (Hebrew) tampak tak begitu tertarik atau merasa berkepentingan dengan masalah astronomik dan sistem penanggalan. Mereka mengadopsi sistem kalender gabungan qamariyah - syamsiyah dari Babilonia dan Mesopotamia, yang mana merupakan perpaduan sistem kalendar Sumeria dan Mesir kuno.
KALENDER MESIR KUNO
Tak jauh dari wilayah lembah sungai Tigris dan Euphrates, yaitu di wilayah lembah sungai Nil, pada waktu yang hampir bersamaan, diperkirakan 10000 SM atau 7000 SM, telah berkembang sistem kalender syamsiyah yang dikukuhkan pada zaman Mesir kuno. Pelopor perhitungan kalender syamsiyah adalah pada fir'aun di zaman mesir kuno, yang mengagungkan adanya Mentu sebagai dewa penguasa mentari. Diperkirakan bangsa mesir kuno telah mengenal sistem kalender lama sebelum masa jaya para fir'aun, mungkin jauh sebelum 6000 M atau 5000 SM. Berdasarkan penelitian dan perhitungan James Henry Breasted seorang arkeolog Ameika, Sistem kalender Mesir kuno kemungkina mulai diadopsi di kefira'unan pada 4236 SM.
Sistem kalender Mesir kuno menetapkan 1 tahun syamsiyah = 12 bulan syamsiyah = 360 hari syamsiyah, dimana 1 bulan = 30 hari. Pada zaman kebangkitan disnati pertama fir'aun (4000 -3000 SM), dimana Menes (+3500 SM) mempersatukan Mesir Hulu dan Mesir Hilir dengan ibukota Memphis dan membangun mastaba atau prapiramida, kalender ini dikoreksi menjadi 1 tahun = 12 bulan + 5 hari = 365 hari, dengan 5 hari tambahan per tahun diberi nama tersendiri, dan 1 tahun dibagi atas 3 catur-wulan atau kwartal, memasing untuk musim banjir atau musim dingin, musim tenang masa peralihan, dan musim panen atau musim panas. Tahun baru ditetapkan bertepatan dengan luapan banjir tahunan sungai Nil yang selalu bertepatan dengan hari pertama penampakan bintang Sothis (bintang doggy, Sirius) di ufuk pada dinihari, yang merupakan bintang paling terang tampak dari bumi.
Kalender Mesir kuno ini terdahulu sekitar 0,25 hari per tahun, karena sebenarnya 1 tahun syamsiyah mendekati 265,25 hari, sehingga tiap 4 tahun keterlambatan menjadi kumulatif mendekati 1 hari, yang ditandai oleh keterlambatan mulai banjir dan kemunculan Sothis di ufuk. Sehingga diperlukan 1 hari libur tahun baru menjelang awal tahun berikutnya. Siklus 4 tahun = 1.460 hari ini dinamakan siklus Sothik atau periode Sothik (Sothic cycle, Sothic period), dan 1 tahun = 365 hari disebut sebagai tahun samar (vague year). Sistem kalender ini terus digunakan sampai Mesir dikuasai oleh pangeran Thebes dan ibukota dipindahkan ke Thebes oleh pangeran Thebes yang bergelar fir'aun Mentu-Hotep (2050-2000 SM).
Kalender Mesir kuno melalui batu-bertulis atau prasasti (tablet) mencatat dengan jelas tahun tahun pemerintahan para fir'aun dan informasi kedatangan para nabi ke Mesir. Pembangunan mastaba atau prapiramid berlangsung dalam dinasti ke1 dan ke-2 (4000-2750 SM). Sedangkan pembangunan piramid bertingkat berlangsung dalam dinasti ke3 (2750-2600 SM), piramid-bungkuk dalam dinasti ke4 (2600-2500 SM). Pembangunan piramid mencapai puncak kesempurnaan sebagai piramid rata dalam dinasti ke4 (2500-2400 SM), dimana tiga piramid besar didirikan di Gizeh (Giza), memasing untuk fir'aun Khufu (Cheops) (2591-2568 SM), Khafre (Chefren) (2557-2526 SM) dan Menkaura (Myscerinus) (2556-2508 SM). Pembangunan piramid mengecil dalam dinasti ke5 (2500-2400 SM) dan mulai ditinggalkan dalam dinasti ke6 (2400-2300) yang menandai akhir periode kefir'aunan awal, dimana terjadi perang saudara karena keturunan para fir'aun berebut kekuasaan, sehingga kefir'aunan direbut oleh pangeran Thebes.
Fir'aun Ammen-Em-Het I (1995-1996) tercatat sebagai putera nabi Luth, keturunan Ben- Ammi. Keluarga nabi Yakub putera nabi Ishak putera nabi Ibrahim pindah ke Mesir diperkirakan sekitar (1500-1400 SM). Ketika nabi Yusuf memerintah di Mesir, tercatat adanya fir'aun yang bergelar Ankh-N-'Aton alias Ammen-Hotep IV (1375-1358 SM) putera angkat Ammen-Hotep III, dengan permaisuri ratu Nefretiti. Fir'aun ini membangun kota Ankh Et-'Aton (Tel El-Amara) dan mengadakan pembaharuan global sistem pemerintahan yang mencakup bidang agama, sosial, politik, hukum, ekonomi, seni dan budaya, dimana ia mencetuskan faham monotheisme atau satu tuhan tunggal, sehingga ia tercatat sebagai fir'aun yang dinyatakan khianat dan murtad oleh para pendeta pada masanya. Ketika fir'aun Touth- Ankh-Ammen berkuasa (1358-1350 SM) sesudahnya, faham ketuhanan dikembalikan ke politheisme yang menganut kepercayaan dewa-dewi, yang diteruskan hingga fir'aun Horus-Em-Oheb (Horemheb) (1350-1315 SM), Ra-Em-Seth (Raemeses) I (1315-1313 SM) dan Ra-Em-Seth II (1292-1225 SM) yang menuhankan dirinya dan memperbudak bani Israel untuk membangun berbagai kuil secara besar-besaran, pada zaman mana nabi Musa (Moses) kemudian membebaskan bani Israil melalui eksodus (exodus) dari Thebes ke Kana'a dan membimbing mereka kembali satu tuhan tunggal (1260-1225 SM). Berkaitan dengan ini itu tercatat dalam sejarah bani Israel, Saul membangun kerajaan Israel (1020-1004), dan kemudian nabi Daud (David) menjadi raja (1004-0965 SM) dan nabi Sulayman (Solomon) bertakhta (0965-0926 SM).
Ketika Mesir diserang dan ditaklukan oleh Iskandar DZuw `al Qarnayn (Empunya DuaTanduk) atau Iskandar Sang-Agung (Alexander The-Great) dari Macedonia (0336-0332 SM), yang juga menaklukan Palestina (0332 SM) ibukota Mesir dipindahkan ke kota Iskandariah (Alexandria), dan dimulai dinasti Ptolemius oleh Soter seorang jenderal Iskandar dengan gelar Ptolemius I (0306-0283 SM). Ketika Euergetes I alias Ptolemius III berkuasa (0246-0221 SM), pada 0238 SM, ia mengusulkan perbaikan perhitungan hari sistem kalender Mesir kuno, dengan cara menambahkan 1 hari tambahan tiap 4 tahun, sehingga siklus Sothik menjadi 1.461 hari. Satu hari ini disebut sebagai hari Festival Dewa-Dewi. Tapi ketika kejayaan dinasti Ptolemius runtuh setelah Ptolemius XII alias Cleoptara VII (0047-0030 SM), dan Mesir ditaklukan oleh Romawi (0030 SM), bangsa Mesir kembali menerapkan sistem kalender tahun samar, dan meninggalkan konsep Ptolemeus III yang dikenal sebagai dekrit Kanopus (Decree Of Canopus).
. . .















Waktu Jakarta













. . . . . . . . . . . . . . . . . . 

» NUKLIR: Penemuan Partikel Lebih Cepat daripada Cahaya
» DINAMIK: Memahami Kedudukan Fisika Kuantum
» DINAMIK: Konversi dan Konservasi Energi
» PLANETOS: Dijual, Tanah di Planet Serupa Bumi
» PARTIKEL: Target Sains 2011: Temukan 'Partikel Tuhan'
» PLANETOS: Jumlah Planet di Tata Surya Akan Berkurang
» PLANETOS: Jumlah Planet di Tata Surya Akan Berkurang
» PLANETOS: Jumlah Planet di Tata Surya Akan Berkurang
» ASTROS: R136a1 - Bintang Terbesar SejagatRaya
» PLANETOS: Atmosfir Pluto Terbalik Dibanding Bumi
» PLANETOS: Peneliti Temukan Planet Bertabur Berlian
» MATH: Prefiks Metrik Vs Digital
» MEDIK: Spektrum Frekuensi Gelombang Otak Manusia
» HELIOS: Letusan Bintik Matahari Ancam Bumi
» IPTEK: Amerika Bangun MegaProyek Matahari Buatan
» KOSMOS: Bayi Lubang Hitam Ini Bisa Melahap Bumi
» KOSMOS: Bibit Kehidupan Bumi dari Luar Angkasa?
» KOSMOS: Alam Semesta Berkembang dari Cairan
» KOSMOS: Astronom Amatir Abadikan Hantaman Benda Asing Terhadap Jupiter
» KOSMOS: Stephen Hawking: tak Mau Punah, Manusia Harus Mencari Planet Lain
» WEBINFO: E-mail Fisika
» INTRO: TESQSCAPE
» KOSMOS: Peneliti Yakin Bumi Kiamat Tiap 27 Juta Tahun
» NUKLIR: PII Rekomendasikan Penerapan Energi Nuklir
» KOSMO: Kandungan Air di Bulan Ternyata Lebih Banyak dari Perkiraan
» INFO: Lukman Hakim Dilantik Jadi Kepala LIPI
» KOSMO: Patung Berusia 200.000 Tahun Ditemukan Di Bulan
» MATERIAL: Kristal Cair
» PARTIKEL: Mencari Partikel Antimateri Hingga Antariksa
» METEOR: Ledakan Meteorit Langka dan Acak
» NUKLIR: BATAN: Chernobyl Bukan Alasan Tolak PLTN
» NUKLIR: BATAN: Indonesia Baru Memiliki PLTN 2018-2020
» INFOTEK: Terapkan 42 Mbps, Indonesia Terdepan di Asia
» INFOTEK: Indonesia Konsisten Perhatikan Keselamatan Nuklir
» INFOTEK: Eropa Bangun Teleskop Terbesar Dunia di Chile
» KOSMOS: Anda Bukan Apa-Apa ...
» ASTRO: Foto Pertama "Mikroskop" Matahari
» OPTO: LASER: Light Amplification by Stimulation of Emission of Radiation
» ASTRO: LAPAN: Badai Matahari 2012 Bukan Kiamat
» LENSA: Dibalik Kemerdekaan RI - 17 Agustus 1945
» KOSMOS: Penetapan Kecepatan Cahaya
» ASTRO: Kerumitan Perhitungan Saat: Hari - Bulan - Tahun
» KOSMOS: Kita Senantiasa Berpindah dalam Ruang dan Waktu
» KOSMOS: Kelajuan Ekstrim: Lebih Laju daripada Cahaya
» INTERMEZO: Proyek Antariksa Indonesia ...
» ASTRO: Sistem Kalender Bumi: 20102 Qiamat? Kalkulasi Manusia Tak Pernah Bisa Presisi!
» ASTRO: Penjelasan IpTek Tentang Isue HuruHara 2012
» ASTRO: Sebelas Planet dalam Tata Surya Kita?
» KEMO: Dinding Antara Dua Laut di Giblatar dan Sungai BawahLaut di Meksiko
» INFOTEK: Senjata BelaDiri Kejutan-Listrik Tegangan-Tinggi Berbentuk PonSel
» INFOTEK: Senjata Api Pembunuh Berbentuk PonSel
» INFOTEK: Lensa Tembus-Pandang
» OPTO: Sains dan Teknologi Lensa Tembus Pandang
» BIO: Spektrum Frekuensi Gelombang Otak Manusia
» PSI: Menguak Kemampuan PSI | ESP
» ESAI: Orang Bodoh VS Orang Pintar
» NICE VIDEO: Black Hole: Jangan Tamak ... Jangan Serakah
» NICE VIDEO: Reach: Jadilah DiriMu Sendiri
» NICE VIDEO: Voodoo: Kejahatan Anda Akan Balik Kepada Anda
» PHOTO: Warna. Properti dan Atribut
» MIKROTEK: Kenali Kartu Plastik Pengganti Uang Anda
» LENSA: Nomor Anda Berapa?
» GEO: Biang Gempa-Bumi dan Tsunami
» MATERIAL: Logam Makin Keras dan Lentur
» KOSMOS: Rahasia Kosmik Sang Air: Fenomena Natural dan SupraNatural
» ASTRO: Bintang Neutron, Supernova dan Lubang Hitam
» TEKNO: Bill Gates dan Toshiba akan Bangun Reaktor Nuklir
» ASTRO: Pelacakan Ledakan Bintang Raksasa SuperNova
» KOSMOS: Asteroid Raksasa Penyebab Kepunahan Dinosaurus
» MATERIAL: MetaMaterial Memungkinkan Anda Menghilang dari Pandangan
» GEO: Hipotesis Gaia: Bumi Yang Hidup Dan Bernafas
» KOSMOS: Jarak Antara Bumi dan Bulan Makin Hari Makin Jauh dan Hari Makin Panjang
» FORUM: Administrator: Salam Kenal
» TUTORIAL: Memuat Citra KompuGrafik: Foto | Gambar di Forum ini
» TEST: Menampilkan Klip Video
» TEST: Menampilkan Klip Audio
» TEST: Menampilkan Citra Grafiks: Foto Atau Gambar
» TEST: Membuat Tabulasi
» TEST: Membuat Daftar
» TEST: 1 ... 2 ... 3 ...
» FORUM: Pertanyaan Tak Akan Dijawab oleh Administrator
» FORUM: Tata Tertib
» FORUM: Etika
» FORUM: Ketentuan dan Kebijakan Administrator Forum
» FORUM: Selamat Datang
» FORUM: Undangan Untuk Para Pemerhati Fisika
» KOSMOS: Semesta Kita Ternyata Hologram Raksasa
» WTA: Image To Seg-Y
» EPILOG: The Physics Philosophy