KAMI MENGUNDANG PARA FISIKAWAN DAN PEMERHATI FISIKA UNTUK BERGABUNG DALAM FORUM KOMUNIKASI INI

Login

Lupa password?

Real Time Clock


JADWAL SHOLAT
HARI INI
SELURUH WILAYAH INDONESIA





ARAHKAN POINTER KE JAM
UNTUK MELIHAT TANGGAL

December 2016

MonTueWedThuFriSatSun
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 

Calendar Calendar

Navigasi


E-MAIL FISIKA
daftar dan periksa disini !!
provided and suppoted by :
powered by :


 Beranda
 Blog
 Portal
 Forum

 Group Mailing List FI :
 Fisika Indonesia

 Situs HFI :
 Himpunan Fisika Indonesia

 Fisika Net Indonesia

 Kalender
 Lacak
 Galeri
 FAQ
 Group
 Anggota
 Profil
 Pesan Pribadi

 Panduan Warna

 Kotak Surat :
 Physics
 Google
 Yahoo!
 Live
 MSN
 HotMail
 AOL



[ click to toggle ]



[ click to toggle ]



[ click to toggle ]



[ click to toggle ]


Latest topics

» MATH: Prefiks Metrik Vs Digital
Mon Apr 15, 2013 12:48 am by trfrm

» FORUM: Administrator: Salam Kenal
Fri Mar 29, 2013 11:29 pm by kresnadjaja

» INTRO: TESQSCAPE
Fri Mar 29, 2013 11:26 pm by kresnadjaja

» Kelompok Keahlian Fisika Sains
Fri Aug 17, 2012 11:02 am by kresnadjaja

» INFOTEK: Pesawat Mampu Terbang Non-Stop
Sat Oct 01, 2011 4:24 pm by Achmad Firwany

» NUKLIR: Penemuan Partikel Lebih Cepat daripada Cahaya
Sat Oct 01, 2011 4:20 pm by Achmad Firwany

» DINAMIK: Memahami Kedudukan Fisika Kuantum
Sat Oct 01, 2011 4:15 pm by Achmad Firwany

» DINAMIK: Konversi dan Konservasi Energi
Sat Oct 01, 2011 4:11 pm by Achmad Firwany

» PLANETOS: Dijual, Tanah di Planet Serupa Bumi
Tue Jan 11, 2011 2:56 pm by Achmad Firwany

» PARTIKEL: Target Sains 2011: Temukan 'Partikel Tuhan'
Tue Jan 11, 2011 2:48 pm by Achmad Firwany

» PLANETOS: Jumlah Planet di Tata Surya Akan Berkurang
Tue Jan 11, 2011 2:42 pm by Achmad Firwany

» PLANETOS: Jumlah Planet di Tata Surya Akan Berkurang
Tue Jan 11, 2011 2:39 pm by Achmad Firwany

» PLANETOS: Jumlah Planet di Tata Surya Akan Berkurang
Tue Jan 11, 2011 2:39 pm by Achmad Firwany

» ASTROS: R136a1 - Bintang Terbesar SejagatRaya
Tue Jan 11, 2011 2:36 pm by Achmad Firwany

» PLANETOS: Atmosfir Pluto Terbalik Dibanding Bumi
Tue Jan 11, 2011 2:30 pm by Achmad Firwany

» PLANETOS: Peneliti Temukan Planet Bertabur Berlian
Tue Jan 11, 2011 2:28 pm by Achmad Firwany

» MEDIK: Spektrum Frekuensi Gelombang Otak Manusia
Mon Jan 10, 2011 12:37 pm by Achmad Firwany

» HELIOS: Letusan Bintik Matahari Ancam Bumi
Mon Jan 10, 2011 11:17 am by Achmad Firwany

» IPTEK: Amerika Bangun MegaProyek Matahari Buatan
Mon Jan 10, 2011 11:10 am by Achmad Firwany

» KOSMOS: Bayi Lubang Hitam Ini Bisa Melahap Bumi
Mon Jan 10, 2011 10:53 am by Achmad Firwany

» KOSMOS: Bibit Kehidupan Bumi dari Luar Angkasa?
Mon Jan 10, 2011 10:51 am by Achmad Firwany

» KOSMOS: Alam Semesta Berkembang dari Cairan
Tue Dec 28, 2010 10:39 am by Achmad Firwany

» KOSMOS: Astronom Amatir Abadikan Hantaman Benda Asing Terhadap Jupiter
Fri Aug 27, 2010 1:49 am by Achmad Firwany

» KOSMOS: Stephen Hawking: tak Mau Punah, Manusia Harus Mencari Planet Lain
Fri Aug 27, 2010 1:33 am by Achmad Firwany

» WEBINFO: E-mail Fisika
Sun Aug 22, 2010 5:40 pm by TESQSCAPE

» KOSMOS: Peneliti Yakin Bumi Kiamat Tiap 27 Juta Tahun
Sun Jul 18, 2010 12:13 pm by Achmad Firwany

» NUKLIR: PII Rekomendasikan Penerapan Energi Nuklir
Tue Jun 15, 2010 6:35 pm by Admin

» KOSMO: Kandungan Air di Bulan Ternyata Lebih Banyak dari Perkiraan
Tue Jun 15, 2010 6:21 pm by Admin

» INFO: Lukman Hakim Dilantik Jadi Kepala LIPI
Tue Jun 15, 2010 6:13 pm by Admin

» KOSMO: Patung Berusia 200.000 Tahun Ditemukan Di Bulan
Sun Jun 13, 2010 12:06 pm by Achmad Firwany

» MATERIAL: Kristal Cair
Sat May 01, 2010 9:34 am by Achmad Firwany

» PARTIKEL: Mencari Partikel Antimateri Hingga Antariksa
Sat May 01, 2010 9:23 am by Achmad Firwany

» METEOR: Ledakan Meteorit Langka dan Acak
Sat May 01, 2010 8:31 am by Admin

» NUKLIR: BATAN: Chernobyl Bukan Alasan Tolak PLTN
Sat May 01, 2010 8:14 am by Admin

» NUKLIR: BATAN: Indonesia Baru Memiliki PLTN 2018-2020
Sat May 01, 2010 7:28 am by Admin

» INFOTEK: Terapkan 42 Mbps, Indonesia Terdepan di Asia
Wed Apr 28, 2010 3:59 am by Admin

» INFOTEK: Indonesia Konsisten Perhatikan Keselamatan Nuklir
Wed Apr 28, 2010 3:49 am by Admin

» INFOTEK: Eropa Bangun Teleskop Terbesar Dunia di Chile
Wed Apr 28, 2010 3:45 am by Admin

» KOSMOS: Anda Bukan Apa-Apa ...
Fri Apr 23, 2010 6:04 pm by Achmad Firwany

» ASTRO: Foto Pertama "Mikroskop" Matahari
Fri Apr 23, 2010 5:19 pm by Achmad Firwany

» OPTO: LASER: Light Amplification by Stimulation of Emission of Radiation
Thu Apr 22, 2010 10:31 am by Achmad Firwany

» ASTRO: LAPAN: Badai Matahari 2012 Bukan Kiamat
Thu Apr 22, 2010 10:23 am by Achmad Firwany

» LENSA: Dibalik Kemerdekaan RI - 17 Agustus 1945
Thu Apr 22, 2010 10:18 am by Achmad Firwany

» KOSMOS: Penetapan Kecepatan Cahaya
Thu Apr 22, 2010 10:01 am by Achmad Firwany

» ASTRO: Kerumitan Perhitungan Saat: Hari - Bulan - Tahun
Tue Apr 20, 2010 6:03 pm by Achmad Firwany

» KOSMOS: Kita Senantiasa Berpindah dalam Ruang dan Waktu
Tue Apr 20, 2010 5:30 pm by Achmad Firwany

» KOSMOS: Kelajuan Ekstrim: Lebih Laju daripada Cahaya
Tue Apr 20, 2010 4:54 pm by Achmad Firwany

» INTERMEZO: Proyek Antariksa Indonesia ...
Tue Apr 20, 2010 9:12 am by Achmad Firwany

» ASTRO: Sistem Kalender Bumi: 20102 Qiamat? Kalkulasi Manusia Tak Pernah Bisa Presisi!
Tue Apr 20, 2010 8:44 am by Achmad Firwany

» ASTRO: Penjelasan IpTek Tentang Isue HuruHara 2012
Tue Apr 20, 2010 8:13 am by Achmad Firwany

» ASTRO: Sebelas Planet dalam Tata Surya Kita?
Tue Apr 20, 2010 8:00 am by Achmad Firwany

» KEMO: Dinding Antara Dua Laut di Giblatar dan Sungai BawahLaut di Meksiko
Tue Apr 20, 2010 7:48 am by Achmad Firwany

» INFOTEK: Senjata BelaDiri Kejutan-Listrik Tegangan-Tinggi Berbentuk PonSel
Tue Apr 20, 2010 7:37 am by Admin

» INFOTEK: Senjata Api Pembunuh Berbentuk PonSel
Tue Apr 20, 2010 6:49 am by Admin

» INFOTEK: Lensa Tembus-Pandang
Tue Apr 20, 2010 5:30 am by Achmad Firwany

» OPTO: Sains dan Teknologi Lensa Tembus Pandang
Tue Apr 20, 2010 3:49 am by Achmad Firwany

» BIO: Spektrum Frekuensi Gelombang Otak Manusia
Tue Apr 20, 2010 3:01 am by Achmad Firwany

» PSI: Menguak Kemampuan PSI | ESP
Tue Apr 20, 2010 2:52 am by Achmad Firwany

» ESAI: Orang Bodoh VS Orang Pintar
Tue Apr 20, 2010 2:24 am by Achmad Firwany

» NICE VIDEO: Black Hole: Jangan Tamak ... Jangan Serakah
Tue Apr 20, 2010 2:20 am by Achmad Firwany

» NICE VIDEO: Reach: Jadilah DiriMu Sendiri
Tue Apr 20, 2010 2:18 am by Achmad Firwany

» NICE VIDEO: Voodoo: Kejahatan Anda Akan Balik Kepada Anda
Tue Apr 20, 2010 2:15 am by Achmad Firwany

» PHOTO: Warna. Properti dan Atribut
Tue Apr 20, 2010 2:08 am by Achmad Firwany

» MIKROTEK: Kenali Kartu Plastik Pengganti Uang Anda
Tue Apr 20, 2010 1:35 am by Achmad Firwany

» LENSA: Nomor Anda Berapa?
Tue Apr 20, 2010 1:18 am by Achmad Firwany

» GEO: Biang Gempa-Bumi dan Tsunami
Tue Apr 20, 2010 12:57 am by Achmad Firwany

» MATERIAL: Logam Makin Keras dan Lentur
Mon Apr 19, 2010 5:35 pm by Achmad Firwany

» KOSMOS: Rahasia Kosmik Sang Air: Fenomena Natural dan SupraNatural
Mon Apr 19, 2010 11:25 am by Achmad Firwany

» ASTRO: Bintang Neutron, Supernova dan Lubang Hitam
Mon Apr 19, 2010 9:36 am by Achmad Firwany

» TEKNO: Bill Gates dan Toshiba akan Bangun Reaktor Nuklir
Mon Apr 12, 2010 5:18 am by Admin

» ASTRO: Pelacakan Ledakan Bintang Raksasa SuperNova
Fri Apr 09, 2010 7:34 am by Achmad Firwany

» KOSMOS: Asteroid Raksasa Penyebab Kepunahan Dinosaurus
Fri Apr 09, 2010 6:15 am by Admin

» MATERIAL: MetaMaterial Memungkinkan Anda Menghilang dari Pandangan
Fri Apr 09, 2010 4:06 am by Admin

» GEO: Hipotesis Gaia: Bumi Yang Hidup Dan Bernafas
Fri Apr 09, 2010 3:54 am by Admin

» KOSMOS: Jarak Antara Bumi dan Bulan Makin Hari Makin Jauh dan Hari Makin Panjang
Fri Apr 09, 2010 3:49 am by Admin

» TUTORIAL: Memuat Citra KompuGrafik: Foto | Gambar di Forum ini
Fri Apr 09, 2010 3:23 am by Admin

» TEST: Menampilkan Klip Video
Fri Apr 09, 2010 3:10 am by Admin

» TEST: Menampilkan Klip Audio
Fri Apr 09, 2010 2:59 am by Admin

» TEST: Menampilkan Citra Grafiks: Foto Atau Gambar
Fri Apr 09, 2010 2:32 am by Admin

» TEST: Membuat Tabulasi
Thu Apr 08, 2010 7:06 pm by Admin

» TEST: Membuat Daftar
Thu Apr 08, 2010 7:02 pm by Admin

» TEST: 1 ... 2 ... 3 ...
Thu Apr 08, 2010 7:00 pm by Admin

» FORUM: Pertanyaan Tak Akan Dijawab oleh Administrator
Thu Apr 08, 2010 6:49 pm by Admin

» FORUM: Tata Tertib
Thu Apr 08, 2010 6:46 pm by Admin

» FORUM: Etika
Thu Apr 08, 2010 6:42 pm by Admin

» FORUM: Ketentuan dan Kebijakan Administrator Forum
Thu Apr 08, 2010 6:35 pm by Admin

» FORUM: Selamat Datang
Thu Apr 08, 2010 6:15 pm by Admin

» FORUM: Undangan Untuk Para Pemerhati Fisika
Thu Apr 08, 2010 6:11 pm by Admin

» KOSMOS: Semesta Kita Ternyata Hologram Raksasa
Mon Feb 22, 2010 8:48 am by Admin

» WTA: Image To Seg-Y
Tue Feb 09, 2010 8:00 pm by hendraparley

Yahoo! Group Mailing List
Fisika Indonesia

User Yang Sedang Online

Total 3 uses online :: 0 Terdaftar, 0 Tersembunyi dan 3 Tamu

Tidak ada


[ View the whole list ]


User online terbanyak adalah 187 pada Sat Nov 10, 2012 10:45 am

Statistics

Total 260 kiriman artikel dari user in 93 subjects

Total 39 user terdaftar

User terdaftar terakhir adalah embun.pagi.718

FISIKA-NET

Internet Banking


[ click to toggle ]

    ASTRO: Kerumitan Perhitungan Saat: Hari - Bulan - Tahun

    Share

    Achmad Firwany
    Administrator
    Administrator

    Male Total Pesan : 198
    Poin : 316
    Reputasi : 0
    Sejak : 09.04.10
    Organisasi : HFI | HAGI | IEEE | NYAS
    Interes | Hobi : Fisika | KosmoFisika
    Moto | Slogan : Tiap Sesuatu adalah Unik
    Lokasi Domisili : Bojong Sari Depok | Parung Bogor

    ASTRO: Kerumitan Perhitungan Saat: Hari - Bulan - Tahun

    Post by Achmad Firwany on Tue Apr 20, 2010 5:44 pm

    KESULITAN PENENTUAN SAAT HARI - BULAN TAHUN [1]

    (C) 1996-2010 - Achmad Firwany


    PERHITUNGAN HARI – BULAN – TAHUN

    • Hari, bulan, tahun (day, month, year) dalam bahasa Al-Qur`án adalah yawmun, syahrun, sanatun.

    • Di sang-Bumi, atau dalam bahasa Al-Qur`án,`al-`Ardhu (the-Earth, Eorthe, Arde, Tiera, Geos), kita mengenal yawmu–`al-`ardhiyyati, hari ardhiýah atau hari Bumi (earthian day, terrestrial day, geo day), dimana telah ditetapkan secara internasional, sebagai bilangan bulat (integer number), 1 hari = 24 jam = 1.440 menit = 86.400 detik, krn 1 jam = 60 menit, dan 1 menit = 60 detik.

    • Dalam kenyataannya, secara alami, 1 hari tidak tepat persis 24 jam, demikian juga bilangan hari dalam bulan dan tahun.

    • Ketaktepatan perhitungan ini baru bisa dikoreksi sedikit, setelah rangkum waktu 2.400 tahun bulan | qamariýah atau 4.000 tahun matahari | syamsiýah.


    HARI SYAMSIÝAH VS HARI QAMARIÝAH

    • Hari standar Kristani yang menjadi hati standar internasional ditetapkan dari perhitungan ilmiah–alamiah yang diukur berdasarkan `alsy-Syamsuatau sang-Mentari (the-Sun, Soles, Helios) sebagai patokan perhitungan waktu, disebut yawmu–`alsy-syamsiyyati, hari syamsiýah atau hari mentari (solar day), dan dimana 1 hari syamsiýah rerata (mean solar day) setara dengan rotasi nyata Bumi pada porosnya dengan mengacu pada mentari, dari fajar ke fajar antara dua fajar berurutan.

    • Hari standar Islami ditetapkan dari perhitungan ilmiah–alamiah yang diukur berdasarkan `al-Qamaruatau sang-Bulan (the-Moon, Mona, Luna) sebagai patokan perhitungan waktu, disebut yawmu–`al-qamaryyati, hari qamariýah atau hari rembulan (lunar day), dan dimana 1 hari qamariýah rerata (mean lunar day) setara dengan rotasi nyata Bumi pada porosnya dengan mengacu pada Bulan, dari senja ke senja antara dua senja berurutan.

    • Jika hari syamsiýah, berlangsung dari pagi ke pagi, dimana jam 0:00 | 24:00 berada pada tengah malam; maka hari qamariýah berlangsung dari malam ke malam, dimana jam 0:00 | 24:00 berada pada tengah siang, atau 12:00 syamsiýah.


    TAHUN SYAMSIÝAH VS TAHUN QAMARIÝAH

    • Dalam menghitung tahun, kita mempunyai dua cara berbeda. Pertama berdasarkan pd `alsy-Syamsuatau sang-Mentari (the-Sun, Soles, Helios), yang disebut sanatu–`alsy-syamsiyyati, tahun syamsiýah, tahun surya, tahun mentari, atau tahun matahari (solar year), dan kedua berdasarkan pd `al-Qamaruatau sang-Bulan (the-Moon, Mona, Luna) yang disebut sanatu–`al-qamariyyati, tahun qamariýah, tahun rembulan, atau tahun bulan (lunar year).

    • Sebagaimana kita kenal, kalender Kristiani atau almanak Masehi (M) adalah almanak syamsiýah, dan kalender Islami atau almanak Hiĵriýah (H) adalah almanak qamariýah.

    • Dalam tahun syamsiýah, banyak hari dalam sebulan kalender diturunkan dari banyak hari dalam setahun yang dihitung berdasarkan pada revolusi nyata Bumi pada orbitnya terhadap Matahari; dan yang diukur adalah tahun, kemudian bulan diturunkan dari tahun, yaitu 1/12 tahun.

    • Dalam tahun qamariýah, banyak hari dalam setahun kalender diturunkan dari banyak hari dalam sebulan yang dihitung berdasarkan pada revolusi nyata Bulan pada orbitnya terhadap Bumi; dan yang diukur adalah bulan, kemudian tahun diturunkan dari bulan, yaitu 12 bulan.


    BULAN SYAMSIÝAH VS BULAN QAMARIÝAH

    • Dengan pengamatan teliti berulangkali, diperoleh 1 tahun syamsiýah alamiýah = 365,242.216 hari = 365 hari 5 jam 48 menit 46 detik, dan ditetapkan bahwa 1 tahun syamsiýah baku dibulatkan = 365,25 hari = 365 hari 6 jam, sehingga 1 bulan syamsiýah baku rerata =30,437.5 hari.

    • Sedangkan 1 bulan qamariyyah alamiýah = 29,530.903 hari =29 hari 12 jam 44 menit 30 detik, dan ditetapkan dgn pembulatan bahwa 1 bulan qamariýah baku = 29,5 hari. Shg 1 tahun qamariýah alamiýah = 354,370.836 hari, dibulatkan jadi 1 tahun qamariýah baku = 354 hari.


    ALMANAK SYAMSIÝAH VS ALMANAK QAMARIÝAH

    • Almanak syamsiýah dinamakan almanak Masehi atau almanak Kristiani, dihitung mulai kelahiran Isa Al-Masih as atau Yesus Sang-Kristus. Almanak qamariýah dinamakan almanak Hiĵriýah atau almanak Islami, dihitung mulai hiĵrah Muhammad Al-Amin saw.

    • Untuk memudahkan perhitungan masing-masing almanak dibuat dua macam tahun kalender, yakni tahun biasa dan tahun kabisat.

    • Untuk waktu syamsiýah: 1 tahun biasa = 365 hari dan 1 tahun kabisat = 366 hari, dan 4 macam bulan: 28, 29, 30 dan 31 hari; dimana untuk koreksi waktu diadakan 1 tahun kabisat tiap 4 tahun, plus 3 tahun kabisat per 400 tahun, dan 1 tahun kabisat lagi per 4.000 tahun.

    • Untuk waktu qamariýah: 1 tahun biasa = 354 hari dan 1 tahun kabisat = 355 hari, dan 2 macam bulan: 29 dan 30 hari; dan untuk koreksi waktu diadakan 11 tahun kabisat tiap 30 tahun, plus 1 tahun kabisat per 2.400 tahun. Jadi kalender syamsiýah lebih panjang 11 hari daripada kalender qamariýah.


    HARI SYAMSIÝAH SIDRAH DAN HARI SYAMSIÝAH RERATA

    • Hari syamsiýah sidrah (sideral solar day) adalah interval antara dua transit berurutan suatu sidrah – bintang atau planet, terhadap suatu meridian cakrawala, setara rerata periode revolusi maya harian Matahari mengorbit Bumi dengan mengacu pada suatu sidrah sebagai bintang tetap (fixed star), atau setara periode rotasi lengkap Bumi pada porosnya, dimana 24 jam waktu syamsiýah sidrah adalah setara dgn jangka waktu siklus rotasi aksial Bumi = 23 jam 56 menit 4,090.6 detik = 0,997.269 hari = 23,934.469.6 jam = 1.436,068.176.6 menit = 86.164.090.600 detik waktu syamsiýah rerata. Sesuai dgn pos sebelumnya, hari sidrah ini samadgn jangka waktu siklus rotasi aksial Bumi.

    • Hari syamsiýah rerata (mean solar day) adalah rerata dari interval variabel antara dua transit berurutan Matahari terhadap suatu meridian cakrawala, setara rerata periode revolusi maya harian Matahari dengan mengacu pada titik kulminasi atas, dimana 24 jam waktu syamsiýah rerata = 24 jam 3 menit 56,555 waktu syamsiýah sidrah.


    . . .

    Achmad Firwany
    Administrator
    Administrator

    Male Total Pesan : 198
    Poin : 316
    Reputasi : 0
    Sejak : 09.04.10
    Organisasi : HFI | HAGI | IEEE | NYAS
    Interes | Hobi : Fisika | KosmoFisika
    Moto | Slogan : Tiap Sesuatu adalah Unik
    Lokasi Domisili : Bojong Sari Depok | Parung Bogor

    Re: ASTRO: Kerumitan Perhitungan Saat: Hari - Bulan - Tahun

    Post by Achmad Firwany on Tue Apr 20, 2010 5:59 pm

    KESULITAN PENENTUAN SAAT HARI - BULAN TAHUN [2]

    (C) 1996-2010 - Achmad Firwany


    TAHUN SYAMSIÝAH DAN ALMANAK MASEHI

    • Periode tahun dalam almanak masehi dihitung berdasarkan tahun syamsiýah (solar year), yang secara astronomik, dibedakan atas tiga macam.

      • Tahun syamsiýah anomalistik (anomalistic solar year)

      • Tahun syamsiýah sidrah|siderik (sideral|sideric solar year)

      • Tahun syamsiýah astronomik (astronomical solar year) atau tahun syamsiýah tropik (tropical solar year) atau tahun syamsiýah musim (seasonal solar year) atau tahun syamsiýah alamiah (natural solar year)

    • Tahun syamsiýah sipil (civil solar year) atau tahun syamsiýah warga, yaitu tahun syamsyiah digunakan dunia internasional sekarang, adalah pembulatan tahun syamsiýah astronomik.


    TAHUN SYAMSIÝAH ANOMALISTIK DAN TAHUN SYAMSIÝAH SIDERIK

    • Tahun syamsiýah anomalistik (anomalistic year) setara rerata periode revolusi nyata Bumi mengorbit Matahari dengan mengacu pada titik-terjauh (perihelion) = 365,259.6 hari syamsiýah rerata = 365 hari 6 jam 13 menit 0 detik syamsiýah rerata.

    • Tahun syamsiýah sidrah|siderik (sideral solar year) setara rerata periode revolusi maya Matahari mengorbit Bumi
      dengan mengacu pada suatu sidrah sebagai suatu bintang tetap (fixed star) = 365,256.4 hari syamsiýah rerata = 365 hari 6 jam 9 menit 10 detik syamsiýah rerata. Sesuai dgn pos sebelumnya, hari sidrah ini samadgn jangka waktu siklus revolusi sideral Bumi.

    • Karena 1 hari syamsiýah sidrah = 23 jam 56 menit 4,09 detik syamsiýah rerata, maka 1 tahun syamsiýah sidrah = (365 hari 6 jam 9 menit 10 detik) : (23 jam 56 menit 4,09 detik) = 366,256 hari syamsiýah sidrah = 366 hari 6 jam 9 menit 9 detik syamsiýah sidrah.


    TAHUN SYAMSIÝAH ASTRONOMIK DAN TAHUN SYAMSIÝAH SIPIL

    • Tahun syamsiýah astronomik (astronomical solar year) atau tahun syamsiýah tropik (tropical solar year) atau tahun syamsiýah musim (seasonal solar year) atau tahun syamsiýah alamiah (natural solar year), setara dengan rerata periode revolusi maya Matahari terhadap Bumi dengan mengacu pada titik pertama aries (aries) atau (vernal equinox) = 365,242.216 hari syamsiýah rerata = 365 hari 5 jam 48 menit 46 detik syamsiýah rerata. Jika hanya disebut tahun syamsiýah (solar year), maka yang dimaksud adalah tahun syamsiýah astronomik. Tahun inilah yang menjadi dasar perhitungan tahun syamsiýah sipil.

    • Tahun syamsiýah sipil (civil solar year) atau tahun syamsiýah warga, setara nilai pembulatan keatas tahun syamsiýah tropik = 365,242.5 hari syamsiýah rerata. Tapi dalam prakteknya terjadi pembulatan = 365,250 atau 365 ¼ hari syamsiýah rerata.


    TAHUN SYAMSIÝAH BIASA DAN TAHUN SYAMSIÝAH KABISAT

    • Untuk memudahkan perhitungan hari, bilangan hari, tahun syamsiýah sipil ini dibulatkan lagi atas dua macam tahun, dimana 1 tahun biasa = 365 hari dan 1 tahun kabisat = 366 hari. Sehingga untuk memenuhi hitungan hari, tiap 4 tahun terdiri dari 3 tahun biasa dan 1 tahun kabisat, dimana 3 x 365 1 x 366 = 4 x 365,250 = 1.461 hari.

    • Tapi dari penjederhanaan ini, tiap 4 tahun terdapat beda sebesar 4 x 365,250 – 4 x 365,242.2 = 1.461 – 1460,968.8 = 0,031.2 hari. Beda ini, tiap 40 tahun membesar menjadi 0,312 hari, dan tiap 400 tahun menjadi 3,120 hari. Untuk mengkoreksi beda ini, tiap 400 tahun ditiadakan 3 tahun kabisat, sehingga tiap 400 tahun beda dapat diperkecil menjadi 3,120 – 3 = 0,120 hari. Baru setelah 4.000 tahun kemudian, beda ini kembali membesar menjadi 10 x 0,120 = 1,200 hari. Besar beda dalam skala rangkum waktu ini bisa ditoleransi.

    • Tahun yang ditetapkan sebagai tahun kabisat adalah tahun genap yang bulat dibagi 4 untuk bilangan tahun biasa dan bulat dibagi 400 untuk bilangan tahun abad. Contohnya, tahun 1200, 1600, 1996, 2000 adalah tahun kabisat, tapi tahun 1800, 1900, 1994, 1998 bukan tahun kabisat.

    • Banyak hari per bulan berseling 31 dan 30 hari, kecuali pada bulan ke7 dan ke8 tak ada perselingan, dan bulan ke2 = 28 hari. Sehingga 1 tahun sipil = 7 x 31 4 x 30 1 x 28 = 365 hari. Sebagai korektor pada tahun kabisat, bulan ke2 = 29 hari. Sehingga 1 tahun kabisat = 7 x 31 4 x 30 1 x 29 = 366 hari.

    • Karena ada 2 macam bulan Februari (28 hari dan 29 hari), dan 1 minggu = 7 hari, maka ada 2 x 7 = 14 macam model tahun yang mungkin diperoleh, dimana 7 macam untuk tahun biasa dan 7 macam untuk tahun kabisat. Tujuh macam ini terjadi karena tanggal 1 Januri mungkin jatuh pada salah satu hari diantara minggu sampai sabtu.


    . . .

    Achmad Firwany
    Administrator
    Administrator

    Male Total Pesan : 198
    Poin : 316
    Reputasi : 0
    Sejak : 09.04.10
    Organisasi : HFI | HAGI | IEEE | NYAS
    Interes | Hobi : Fisika | KosmoFisika
    Moto | Slogan : Tiap Sesuatu adalah Unik
    Lokasi Domisili : Bojong Sari Depok | Parung Bogor

    Re: ASTRO: Kerumitan Perhitungan Saat: Hari - Bulan - Tahun

    Post by Achmad Firwany on Tue Apr 20, 2010 6:03 pm

    KESULITAN PENENTUAN SAAT HARI - BULAN TAHUN [3]

    (C) 1996-2010 - Achmad Firwany


    TAHUN QAMARIÝAH DAN ALMANAK HIĴRIÝAH

    • Jika almanak Masehi adalah suatu sistem penanggalan yang berdasarkan pada revolusi maya Matahari sebagai basis perhitungan waktu, yaitu pada tahun syamsiýah, dimana rerata satu bulan syamsiýah samadengan 1/12 tahun syamsiýah, maka almanak Hiĵriýah adalah suatu sistem penanggalan yang berdasarkan pada revolusi nyata Bulan sebagai basis perhitungan waktu, yaitu pada bulan qamariýah, dimana rerata satu tahun qamariýah terdiri samadengan 12 bulan qamriýah.

    • Jadi jika almanak syamsiýah berhitung dari siang ke siang karena mengamati gerak Matahari, maka almanak qamariýah berhitung dari malam ke malam karena mengamati gerak Bulan. Tahun Hiĵriýah yang merupakan tahun qamariýah ini lebih pendek 10 sampai 12 hari dari tahun Masehi yang merupakan tahun syamsiýah.


    BULAN SIDERIK DAN BULAN SINODIK

    • 1 bulan sidrah | siderik (sideral | sideric month), adalah setara dgn jangka waktu siklus revolusi orbital sideral Bulan = 27 hari 7 jam 43 menit 11,500 detik = 27, 321.661 hari.

    • 1 bulan sinodik (synodic month) atau bulan qamariýah (lunar month) atau lunasi (lunation), adalah setara dgn siklus revolusi orbital sinodikal Bulan, yakni rerata periode revolusi nyata Bulan mengorbit Bumi dengan mengacu pada bulan-baru (new-moon), atau dengan kata lain, tenggang waktu dari bulan-baru ke bulan-baru berikutnya dengan mengacu kepada Bumi sebagai titik tetap = 29,530.903 hari =29 hari 12 jam 44 menit 30 detik watu syamsiýah rerata. Sehingga 1 tahun qamariýah = 12 x 29,530.903 hari = 354,370.836 hari.

    • Untuk memudahkan perhitungan hari, 1 bulan qamariýah dibulatkan jadi 29,5 hari. Tapi dalam prakteknya, banyak hari per bulan bukan 29,5 hari, tapi berseling 30 dan 29 hari. Sehingga 1 tahun Hiĵriýah = 12 x 29,5 = 6 x 30 6 x 29 = 354 hari.


    TAHUN QAMARIÝAH BIASA DAN TAHUN QAMARIÝAH KABISAT

    • Akibat pembulatan ini, tiap tahun terjadi keterlambatan almanak Hiĵriýah dengan beda 354,370.836 – 354 = 0,370.836 hari = 8,900.064 jam = 8 jam 54,003.840 menit = 8 jam 54 menit 0,230.400 detik per tahun Hiĵriýah. Beda ini menjadi 3 x 0,370.836 = 1,112.508 hari atau 26,700.192 jam per tiga tahun Hiĵriýah.

    • Untuk mengkoreksi perbedaan ini, diadakan tahun Hiĵriýah kabisat = 355 hari dengan cara menambahkan 1 hari pada akhir bulan ke12 atau dzuw–`al-hijjati, dari 29 hari menjadi 30 hari pada tahun Hiĵriýah kabisat.

    • Tahun Hiĵriýah kabisat ini diadakan dalam 11 kali interkalasi 11 hari dalam tiap 30 tahun Hiĵriýah, dalam tahun ke2, 5, 7, 10, 13, 16, 18, 21, 24, 26, 28 atau 29, berurutan dengan jeda 3, 2, 3, 3, 3, 2, 3, 3, 2, 2 tahun.

    • Dengan 11 kali interkalasi 11 hari dalam tiap 30 tahun Hiĵriýah, beda yang dapat dikoreksi adalah 30 x 354,367.055.556 – 19 x 354 – 11 x 355 = 10.631,011.666.7 – 6.726 - 3.905 = 0,011.666.7 hari.

    • Meski demikian masih terdapat sedikit perbedaan kecil yang nilai kumulatifnya akan terdeteksi menjadi 1 hari dalam tiap 2.400 sampai 2.500 tahun Hiĵriýah, sehingga untuk mengkoreksi waktu yang masih tertinggal ini, tiap 2.400 tahun ditambahkan lagi satu tahun Hiĵriýah kabisat.

    • Seminggu dalam sistem kalender qamariýah adalah 7 hari, serupa dengan seminggu dalam sistem kalender syamsiýah, tapi panjang harinya berbeda dalam skala menit dan detik, dimana 1 hari qamariýah tak sama dengan 1 hari syamsiýah. Demikian juga saatnya tak berimpit atau tak sinkron.








    wa `allaahu yuqaddiru `al-layla wa `aln-nahaara; ‘alima `an llan tuhshuwhu, fa taaba ‘alaykum.

    Dan Alláh Dia-mekadar sang
    -malam dan sang-siang. Dia-Mengetahui bahwasanya tak-akan-pernah kalian-dapat-menghitungdia [secara pasti dalam bilangan-bulat, kadar satu-hari dan batas antara sang-malam dan sang-siang, would-never all-of-you-can-calculate exactly an integer-number of rate of a-day and boundary between the-night and the-day], maka Dia-telah-mentaubatkan ataskalian [memaklumi kalian akan hal tersebut dengan memaafkan ketaktepatan perhitungan waktu]. [Q 73]

    Dgn data dan informasi diatas, selanjut kita dpt melakukan perhitungan kecepatan cahaya atau kecepatan núriýah (light velocity), yg dibahas pd pos tersendiri.

    . . .


    ________________________________________

    Sponsored content

    Re: ASTRO: Kerumitan Perhitungan Saat: Hari - Bulan - Tahun

    Post by Sponsored content Today at 3:50 pm


      Waktu sekarang Sat Dec 10, 2016 3:50 pm